Menarik temuannya, Pak Abraham,
 
Rendahnya tingkat keberhasilan ujian akhir SMA dalam Bhs Ind di Sumbar, 
sebagaimana tingginya tingkat keberhasilan yang sama di Jatim, tentu hasil dari 
sekian banyak faktor. Mari kita analisa lebih lanjut apa faktor2 penyebabnya 
itu.
 
Wass, MN
 
 
 

--- On Fri, 6/10/11, Abraham Ilyas <[email protected]> wrote:


From: Abraham Ilyas <[email protected]>
Subject: Re: [R@ntau-Net] Redupnya Etos Intelektual di Minangkabau
To: [email protected]
Date: Friday, June 10, 2011, 5:07 PM


Dunsanak di palanta nan ambo hormati.

Dek karono panjangnyo artikel iko mako izinkanlah ambo maambiak ringkasannyo 
sajo, dan ambo tambah jo berita pareso hasil ujian salah satu matapelajaran 
pada Ujian Nasional di SB. tahun 2011:

Provinsi dengan Tingkat tidak lulus Ujian Nasional Bahasa Indonesia untuk 
SMA/MA (dikutip dari Media Indonesia 10 Juni 2011).

Sumatera Barat : 262 siswa (penduduk  4.845.998)

Jawa Timur       : 258 siswa (penduduk 37.476.011) 

----------

........Menarik sebetulnya dari hasil diskusi yang dilakukan oleh komunitas 
Limpapeh Institute, bahwa problem terbesar di Sumatera Barat saat ini adalah 
redupnya etos intelektual. 

........Etos intelektual dikalahkan, bahkan dipinggirkan dengan etos berdagang, 
dan etos merantau. Maka tak heran paradigma berpikir masyarakat Minang 
cenderung pragmatis-realistis.

........Selain itu, yang perlu dikritisi adalah ekses negatif dari praktik 
otonomi daerah yang salah tafsir, seperti hidupnya kembali imperium ninik-mamak 
yang tak kalah kejamnya dari politik penyeragaman yang dilakukan rezim Orde 
Baru.   

........Berkembangnya intelektual Minang pada masa dahulu karena banyak media 
komunikasi yang berkembang saat itu. 
Dan, memperluas kelompok-kelompok sosial yang berbasiskan komunitas yang 
mempunyai perhatian terhadap dunia intelektual. 
Seperti kelompok kajian sastra, kelompok pembaca buku, seni, budaya, banyak 
jurnal penerbitan, dan koran dan lain sebagainya.

Salam

AI


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke