Ajo Sur;

Konstitusi KSA berdasarkan Al Quran, tentu menganut ekonomi syariah. Kalau
perbankan di KSA saya  kurang tahu. Bank syariah (bagi hasil) pertama yang
menjadi model perbankan syariah di Indonesia dan Malaysia didirikan di
Inggris oleh pengusaha non-muslim dan nasabahnya pun non-muslim. Sekarang
hampir semua bank asing atau bank nasional yang mayoritas sahamnya dimiliki
asing berloba-lomba membangun divisi syariah, tentu saja bukan hendak
menegakkan syiar Islam :), tetapi karena pertimbangan bisnis/komersial
belaka.

Bank BCA dan BNI di KSA utamanya melayani jemaah haji dan umrah asal
Indonesia yang jumlahnya ratusan ribu itu setiap tahunnya.

Suku bunga bank ditentukan oleh tiga faktor utama: biaya dana, biaya
transmediasi (O&M plus profit) dan risiko (kredit macet, inflasi dll). Yang
pertama dan ketiga lebih tinggi di Indonesia daripada di Eropah. Di
Indonesia suku inflasi ± 6%. Di Belanda saya kira < 2%. Tetapi terlepas dari
hal itu perbankan di Indonesia memang masih belum sepenuhnya sehat.

Mengenai bunga, yang menarik adalah bunga negatif bagi petani miskin (diberi
pinjaman 10 dikembalikan 9), yang diberikan oleh pemerintahan mantan
Presiden Lula yang memerintah selama dua periode  di Brazil, yang dengan
sistem sosialisme kerakyatan berhasil membawa negaranya menjadi “macan
ekonomi” dan menurunkan jumlah penduduk miskin secara signifikan.

Sangat aneh memang Indonesia yang rakyat dan pemimpinnya mayoritas Islam
lebih “neo-lib” daripada negara non-muslim. Malahan saya tidak ragu
mengatakan bahwa SBY lebih neo-lib daripada Presiden negara “mbahnya”
libralisme: Obama.

Wallahualam bissawab

HDB-SBK.

   

 

2a. 


 
<http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/message/145592;_ylc=X3oDMTJzZTM4ZmZ
zBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzExMjAxMjcEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MzI5NzI5BG1zZ0lkAzE0NTU
5MgRzZWMDZG1zZwRzbGsDdm1zZwRzdGltZQMxMzA3ODk1ODAx> Re: [R@ntau-Net] Paradoks
Ekonomi Islam di Ranah Minang 


Posted by: "Lies Suryadi"
<mailto:[email protected]?Subject=%20Re%3A%20%5BR%40ntau-Net%5D%20Parado
ks%20Ekonomi%20Islam%20di%20Ranah%20Minang> [email protected] 


Sun Jun 12, 2011 6:01 am (PDT) 




 Kalau di Arab Saudi apo sistem ekonomi e nan dipakai e? Ado bank co bank
BCA atau BNI ko bagai di sinan? Ambo agak heran juo: baa kok di negara2
Eropa bungo bank ko randah, sadangkan di Indonesia (yg mayoritas Islam)
bungo bank ko tinggi2. Kalau marente kepeng baa hukumnyo tu? Baa kok di
zaman ulando banyak rukang rente pitih ko di nagari awak urang keturunan
Arab jo urang Cino?
 
Salam,
Suryadi

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke