Pak St. Sinaro dan dunsanak,

 

Tarimo kasih apresiasi untuk puisi ko

Tadi tagisia dek imbauan Mamak Darwin sahinggo Rina cubo oret-oret apo nan
tapikian sajo. Mudah-mudahan Papa dan adidunsanak lapau sehat salalu. Amin..

 

Wassalam

Rina

 

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Sutan Sinaro
Sent: Monday, June 13, 2011 1:18 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Puisi berjudul "PAPA"

 


Hebat Rina, terasa seperti anak perempuan saya membanggakan papanya.

Sayang lagu berikut lagu lelaki, Ebiet.

 

http://www.4shared.com/get/qbYOITZx/Ebiet_G_Ade_-_Titip_rindu_buat.html

tapi ndak apa-apa lah, mudah-mudahan dapat menghibur Rina rindu jo papa.

 

Wassalam

 

St. Sinaro


--- On Sun, 12/6/11, rinapermadi <[email protected]> wrote:


From: rinapermadi <[email protected]>
Subject: [R@ntau-Net] Puisi berjudul "PAPA"
To: [email protected]
Received: Sunday, 12 June, 2011, 10:13 PM

PAPA

By : Ritrina

 

 

Tangan kokoh yang telah dibaluti jengat tua itu

Selalu bergetar kini .....

 

Penyakit yang mengkhianati tubuhmu

Namun kau tetap terus berlari 

Pikulan berat tanggung jawab kehidupanmu 

 

Tangan kokoh yang bergetar itu

Pernah membidikkan 12,7

Membumihanguskan ketakutan

Menolak intimidasi tirani

Menampar kelaliman

Menghantam kelicikan 

Melibas kesewenang-wenangan

Berlari dan menyalib diantara peluru berdesingan

Berkejaran memintas keserakahan 

Bertabur daun-daun rimba yang berguguran

Ranting-ranting patah terkoyak mortar kecongkakan

 

Dia....

Empunya tangan kokoh itu 

Gigilan yang sama 

Ketika lapar dan dahaga menusuk hati

Ketika daunan hutanpun menjadi santapan

Diselimuti dinginnya pelukan Rimba Sumatera

Menjaga teguh jiwa-jiwa yang bersih

1961 akhir pergolakan

DR Mohammad Natsir Sang Guru

Si penebar benih-benih kehidupan penuh wibawa

Wibawa nan penuh santun

 

Walau waktu bergerak menutup 

Lembar demi lembar kehidupan ini

Menelan segala peristiwa demi peristiwa

Nafas ketegaran itu tak pernah redup darimu

Menghembuskan semangat bagi penerusmu

Ikut berlari, menerjang dan memelintir kehidupan kejam ini

 

Tanpa sebijipun medali bagimu

Tapi ,

"Ku bangga padamu.. PAPA..."

 

 

Batam, June 13, 2011

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, d

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke