Kenangan saya melayang ke puncak Gunung Bungsu di Ranah Limo Puluah Koto. 
Ketika remaja 1952-55 saya berapa kali naik puncak Gunung Bungsu melihat Rahah 
indah di bawahnya. Kemana saya keliling di Limopuluah Koto dalam masa 
pengembaraan Perang Saudara 1959-61, Gunung Bungsu tetap jadi titik pedoman.

--MakNgah
Sjamsir Sjarif

Lihat berita untuk mempariwisatakan daerah itu. Halauan: 

Gunung Bungsu Berpotensi jadi Wisata Unggulan   PDF     Cetak   Surel
Senin, 13 Juni 2011 00:44

LIMAPULUH KOTA, HALUAN— Kawasan olah raga paralayang di pinggang Gunung Bungsu 
Nagari Taeh Bukik, berpotensi di­kem­ba­ngkan sebagai salah satu tempat wisata 
unggulan.

Untuk itu perlu pembenahan lebih lanjut terutama dalam sarana prasarana 
pendukung seperti akses jalan dan penginapan.

Pengelola kawasan olahraga paralayang Havid mengatakan, saat ini olah raga 
paralayang di Gunung Bungsu telah mulai dikenal oleh masyarakat, tidak saja di 
Limapuluh Kota bahkan sampai provinsi tetangga, Riau bahkan negeri Jiran 
Malaysia. 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke