Ustaz St.Sinaro, Kok buliah ambo batanyo baa mangko postiang Ustaz tantang Setan ko dikirim sabingkah-sabingkah sahinggo indak ado threadnyo? Urang nan ka manalusua postiang tu indak tahu dimaa ka dimuloi macanri no. 1.1 sampai 1.14 tu.
Atau kok alah nan sudah, lah masak dalam pariuak, rancak dibarikan referensi webpagenyo sahinggo kok ado urang nan ingin manambah pangatahuan tantang setan ko dapek pulo manaunciknyo dapek pulo basitungkin mamparajainyo :) Salam, --Makngah Salam, --- In [email protected], Sutan Sinaro <stsinaro@...> wrote: > > Bab 1 : N. Fitnah > > Fitnah adalah senjata yang paling ampuh yang dimiliki kaum Dajal zionis untuk > menghancurkan umat Islam. Berapa banyak korban tersungkur karena tajamnya > senjata > fitnah yang "melahap" umat Islam yang sedang lengah. Berapa banyak diantara > umat > Islam maupun umat agama lainnya yang terkena "racun berbisa" dari fitnah yang > dilontarkan oleh para kafir zionis ini. Bila ada satu figur yang dengan > ikhlas mengorbankan > seluruh hidupnya untuk agama dan mau mengambil risiko untuk kejayaan umatnya, > maka > tantangan berat yang dia hadapi bukanlah musuh yang ingin menghancurkan > agamanya, > melainkan justru dari sesama bahkan kawan sendiri. Mereka menusuk dari > belakang dan > mencemooh dari jauh. Mengulasnya seakan-akan dia tahu persis dengan tokoh > mujahid > tersebut. > > Orang-orang yang dengan bangga menepuk dada dan menganalisis sang mujahid > tersebut, tidak lain adalah seorang yang paling hina di muka bumi. Bahkan, > Al-Qur'an > mengibaratkannya sebagai seorang "kanibal" yang memakan bangkai daging sesama > saudaranya sendiri. Kaum kafir zionis sangat tahu bahwa banyak diantara para > juru > dakwah agama telah menjadi pengikutnya yang setia, yaitu dengan cara > menyebarkan > fitnah yang dihembuskan dari kantong-kantong konspirasi kafir zionis. > > Untuk memporak-porandakan persatuan bangsa, para pemfitnah tampil sebagai > provokator > yang mencoba mengipas kebencian dan dendam, sehingga konflik diantara sesama > bangsa tersebut tercabik-cabik. Dan ketika mereka yang bersengketa lelah > berperang, > maka zionisme pun datang bagaikan "juru selamat". Sambil menawarkan jasa > perdamaian, dia menginjak martabat bangsa sendiri. > > Untuk menghancurkan kekuatan umat Islam, sebagian umat Islam yang lemah > imannya -- > yang telah terpengaruh oleh zionis-- mengembangkan cerita-cerita bohong, > tanpa sedikit > pun rasa bersalah karena tidak melakukan tabayun (penjelasan/verifikasi data) > dengan > orang yang menjadi objek fitnahannya. Di satu pihak bertambah pedih luka hati > sang > mujahid, di lain pihak merambahlah kenikmatan diri sang pemfitnah. > > Boleh jadi, kita menyaksikan adegan sadis seseorang yang dibunuh di luar > batas > kemanusiaan, tetapi juru fitnah jauh lebih sadis dari pembunuh tersebut. > Sebab itulah, > umat Islam yang di dadanya bersemayam iman, niscaya menundukkan dirinya, > setiap > mendengar berita yang menghasut dan menjelekkan sesama saudaranya. Mengapa > demikian? Karena dia tidak ingin memakan bangkai sesama saudaranya sendiri. > Karena > dia tidak ingin pula menjadi pembunuh sadis yang membunuh tidak dengan > pedang, > melainkan menyayat-nyayat hati yang luka, apalagi sesama saudaranya yang > difitnah. > > Oleh karena itu, seorang muslim sejati tidak pernah gampang terkena provokasi > setan dan > fitnah al Masih ad-Dajal, yaitu para penipu yang menampakkan wajah suci, atau > para > penipu yang mengatasnamakan Imam Mahdi atau Almasih, padahal di balik dadanya > ada > kebencian yang lebih besar dari apa yang diucapkannya. Hal itu sebagaimana > firman Allah > SWT: > > "... dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi...." (Ali > Imran: 118) > > "Dan diantara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia > menarik > hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya, > padahal ia > adalah penentang yang paling keras." (al-Baqarah: 204 ). > > Oleh karena itu, seorang yang berpihak kepada agama Allah dan Rasul-Nya, ia > akan > menutup telinganya dari berita fitnah; mengunci mulutnya dari analisis berita > bohong. > Bahkan, dia tampil membela sesama saudaranya yang difitnah. > > Kejantanan seperti apa yang disebut jantan, apabila membiarkan sesama saudara > dicerca > dan difitnah, tapi tidak membela saudaranya tersebut. Mudah-mudahan, kita > dijauhi dari > fitnah keji dan tawar-tawaran licik al Masih ad-Dajal. Persatuan tercerai > berai. > Persaudaraan porak poranda. Perseteruan semakin menyeteru, mengharu biru > Kenelangsaan semakin membucah resah, menebar gelisah. Bukan karena tajamnya > pisau, melainkan karena tajamnya lidah sang juru fitnah! > > Dabbah, binatang melata yang muncul dari dalam tanah, seiring dengan > munculnya Dajal > dengan tanda di keningnya yang bertuliskan tulisan "kufur'', sudah sangat > nyata keluar > menyebarkan berbagai fitnah dan perangkap dunia yang memikat. Menggoda orang > beriman agar melepaskan "jubah" akidahnya. Lantas, masihkah kita berpangku > tangan > dan sibuk sendiri memenangkan ambisi dan hawa nafsu ashabiyah-nya? > > Maka hanya ada "satu kata" untuk kita memenangkan pertempuran dalam melawan > fitnah > keji dan licik al-Masih ad-Dajal, yaitu "Bersatulah"! > > Bersambung ke bab 1.15 > > Wassalam > > St. Sinaro > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti > subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
