Assalamu Alaikum W. W.
Sabananyo kapatang lah bundo comment puisi Rina.  Tapi dimano tasangkuiknyo 
indak tahu bundo.
Rin bundo benar2 terharu dan menghargai sekali bakat Rina dalam menulis puisi. 
Sepertinya menurut bundo Rina itu mungkin seperti Chairil Anwarnya di era ini. 
Teruslah berlatih anakku. Bakatmu luar biasa. Kita kaya dengan Human Resources 
seperti ananda Yanto Jambak dan Rina mungkin  suatu waktu ada yang akan 
mengkoordinir penerbitan serba serbi puisi Rantau Net.
Coba Rinba bandingkan sajak Chairil yang dibawah ini dengan sajak Rina.
Krawang - Bekasi
Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati ?
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.
Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa
Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan
Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
Kaulah sekarang yang berkata
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir
Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian
Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi
Chairil Anwar (1948)
Brawidjaja, Jilid 7, No 16, 1957



Hayatun Nismah Rumzy

--- On Thu, 6/23/11, rinapermadi <[email protected]> wrote:


From: rinapermadi <[email protected]>
Subject: [R@ntau-Net] Puisi
To: [email protected]
Date: Thursday, June 23, 2011, 12:03 PM








Di Liang Lahat Rimba Sumatera
By : Ritrina
 
Kami yang berbaring di kedamaian Rimba Sumatera
Mendelik ngeri melihat negeri kini
Para dubalang raja berkeliaran
Menebas kedamaian tidur abadi kami
Debum pohon tua itu membangunkan malam kami
 
Hai kau yang duduk enak dibalik kursi
Bukankah cita-cita kita dulu sama?
Mengangkat marwah negeri ini
Sepotong pulau besar yang sungguh amat kaya
Lekas nian wajahmu bertukar rupa
 
Hai kau yang sama-sama angkat senjata
Lupakah tetesan airmatanya
Para kekasih kita 
Yang berlarian bersama mortar meregang nyawa
Lupakah kau kaleng penyok itu
Penyeduh kopi nikmat di kelambu rimba
Sungguh nikmat berdua tertawa
Di peluk kedamaian rimba gerilya
 
Kau jual demi remah politik busuk itu
Begundal-begundal berdasi merah
Lenggang melenggang diatas peti mati kami
 
Sudahlah kau hentikan semua ini
Masih banyakkah pundi kosongmu 
Raung gergaji berkejaran menggorok telinga kami
Cukuplah pengorbanan kami yang sia-sia
Termakan hasutan gegar mulut bercabang itu
Atau masih akan kau tambah dengan orang-orang rimba ini
Yang setia menunggui keabadian damai rimba purba ini
Paru-paru negeri yang sedang asma
 
Di kalbumu kami memohon
Ribuan kami yang terbaring disini
Akankah sia-sia?
Di liang lahat rimba Sumatera….
 
Batam, 23 Juni 2011
 
 
 
 
 
 
 
 
 
  

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke