Ambo satuju jo angku doto Rahayu Salim Seperti nan alah ambo sampaikan sebelumnyo Handaknyo awak mancaliak iko sasuai jo Hukum Islam yang memang mengadakan Qisash dan potong tangan, dalam menegakkan aturan
Jadi jan tapangaruah jo LSM dan pihak2 yang ingin mendangkalkan Hukum Islam atas nama Perikemanusiaan Tanpa menisbikan perilaku "induak samang Arab nan cingkahak". Awakpun indak bisa pulo tutuik mato dek parangai negatif oknum urang awak. Nan menghalalkan segala cara disitu, bahkan dalam pelaksanaan Haji. Banyak nan menerbitkan berbagai "Sertifikat" kalau awak ingin menghajikan orang tua maupun keluarga lain Kalau memang kenyataannyo inyo bersalah, apakah kita harus kasak-kusuk lobby kesana kemari Sehingga nantinya "Pelaksanaan Hukum Islam" gagal dilaksanakan Kalau ada andil kita dalam gagalnya "Pelaksanaan Hukum Islam" itu kita ikut berdosa ? Jan sampai Right or Wrong, ano urang awak. Tapaso awak sokong taruih Mungkin para ulama kita dapat memberikan tausiyah mengenai hal ini ---TR (56, Rang Kik Tenggi) Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
