Makasih Nofen atas info ni n selamaik pagi para sanak palanta terutamo nn
disayangi kaum perempuan.
JB tidakkan mengulas berita "bahwa alm pak Syafruddin Prawiranegara adalah
simbol perlawan pembela rakyat".
Untuak melengkapi akibat kegagalan politik alm di Jakarta n kemudian
menjadikan Sumteng sebagai basis kelanjutan petualangan politiknya dengan
prri,rakyat Sumteng menjadi korban nn tidak tehingga baik laki2 terutama
Perempuan nn dipaksa diperkosa,dilecehkan,ditelanjangi oleh tentara pusat cq
divisi Diponegoro nn bertugas di Sumteng+sigila OPR n militer prri itu sendiri
terutama terhadap wanita gerwani n wanita dusun lainnya.
Meminjam istilah gurindam Reni Nuryanti dalam bukunya 'Perempuan berselimut
Konflik',-Padusi Minang sebagai studi kasus-tidak jarang para padusi korban
kekerasan ini dijadikjan sebagai "ganja batu nn ganja kayu"oleh kedua pihak
tentara nn saling berhadapan ini.Mungkinkah para padusi nn manjadi korban ini
dapat disebut "Jugun Ianfu" model sedadu Jepang,sebagai pemuas nafsu sek para
serdadu Jepang itu? Menurut Hilde Jansen dalam sk Rebublika tanggal 1 Juni
2011,'20 ribu perempuan indonesia jadi korban jugun ianfu itu termasuk di
Sumteng.
Sisi prri nn berkaitan dengan para korban perempuan Minang ini hampir tidak
pernah dikupas,karena nn menjadi hero penulisan semasa parang adalah bangsa
laki2.
Karena itu kata Reni Nuryanti dalam bukunya itu,kini saatnya mereka(kaum
perempuan) bersuara.
Menurut JB kenapa para perempuan ini jadi korban.Kasat mata dapat dikatakan
karena ulah kehawusan sek para tentara(apri n prri).Tapi hal ini TIDAK akan
terjadi kalau alm pak Syafrudin Prawiranegara tidak menjadikan Sumteng cq
rakyatnya,sebagai basis pemberontakan prri terhadap Pusat. Korbanlah secara
paksa kaum perempuan Minang.Oh nasibmu perempuan Minang.
Untuk lebih memaahami apa benar ada 'Jugun Ianfu modern sewaktu prri,JB
menganjurkan terutama para perempuan anggota palanta RN ini,untuk membaca buah
karya Reni Nuryanti yang berjudul "Perempuan berselimut Konflik:Perempuan
Minangkabau di masa Dewan Banteng dan PRRI".Penerbit Tiara Wacana,jln Kali
urang,Kopen Utama no 16 Banteng-Sleman,Yogyakarta,cetakan pertama:2011.
JB,Dt Rajo Jambi,72thn,asa Padusunan,Piaman,kini larek di Betawi.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
-----Original Message-----
From: "Nofend St. Mudo" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 26 Jun 2011 22:12:51
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] Sjafruddin Prawiranegara Simbol Perlawanan Pembela Rakyat
Senin, 27 Juni 2011 02:50 WIB
PALEMBANG--MICOM: Ketua DPR RI Marzuki Alie menilai, kiprah Mr Sjafruddin
Prawiranegara dalam sejarah Indonesia sangat besar, sehingga sosoknya juga
menjadi simbol perlawanan pemerintah daerah atas pemerintah pusat terhadap
ketidakadilan yang dialami.
"Keterlibatan beliau dalam Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI)
menjadi titik awal perlawanan atas ketidakadilan dan ketimpangan sosial ekonomi
saat awal Orde Lama, kata Marzuki, ketika menjadi "pembicara kunci" pada
Seminar Nasional Satu Abad Mr Sjafruddin Prawiranegara, di Palembang, Sumatra
Selatan, Minggu (26/6).
Menurut dia, Sjafruddin merupakan sosok pejuang yang berdedikasi tinggi dan
berada di garis depan membela rakyat. Buktinya, kata dia, meskipun berasal dari
pusat, tetapi konsisten berjuang menuntut keberpihakan pemerintah pusat
terhadap kesejahteraan penduduk di daerah.
Ia menyatakan, idealisme Sjafruddin dalam membela kepentingan rakyat daerah,
menjadi inspirasi memahami aspirasi daerah untuk mengukuhkan Negara Kesatuan
Republik Indonesia (NKRI). Aspirasi daerah merupakan satu hal yang sangat
penting untuk
dilaksanakan pemerintah pusat sesuai dengan amanat pembukaan Undang-Undang
Dasar 1945, kata dia.
Marzuki menjelaskan, saat ini kepeloporan Sjafruddin itu terjawab dengan telah
diamendemen UUD 1945, sehingga kini sudah terbentuk perwakilan daerah melalui
Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Selain itu, sejumlah undang-undang dan peraturan
baru yang notabene berpihak kepada pemerintah daerah, juga telah terbit, ujar
dia.
Prof Salim Said yang menjadi salah satu narasumber seminar tersebut mengatakan,
selama ini PRRI bentukan Sjafruddin Prawiranegara tersebut ditafsirkan banyak
orang sebagai tindakan melawan Pancasila dan pemerintahan yang sah. Padahal
Sjafruddin berupaya menegakkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan
UUD 1945 secara benar, kata dia.
Dia menjelaskan, upaya Sjafruddin memperjuangan nasib rakyat di daerah yang
kebetulan saat itu sedang bermukim di Palembang, sampai kini dianggap sejarah
yang kelam. Pembelokan fakta sejarah akhirnya juga menimbulkan stigma terhadap
perjuangan beliau menjadi bertolak belakang, karena sampai kini Sjafruddin
tidak juga mendapatkan gelar pahlawan nasional, ujar dia lagi. (Ant/OL-2)
http://m.mediaindonesia.com/index.php/read/2011/06/27/237526/284/1/Sjafruddin_Prawiranegara_Simbol_Perlawanan_Pembela_Rakyat
Wassalam
Nofend | 34+ | Cikasel
Sent from Pinggiran JABODETABEK®
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/