iko nan namonyo ADIL tapi tidak BERPRIKEADILAN..hehehhehee..  bantuaknyo
banyak terjadi dalam praktek bernegara kita saat ini....

salam
Ephi

2011/6/27 Hendra Messa <[email protected]>

> Dunsanak di lapau maya, sekalian, ******
>
> sesuai dg kaidah minang alam terkembang jadi guru,  kita pun bisa mengambil
> pelajaran dari cerita para binatang di rimba raya,
>
> Sekedar refresh, berikut cerita fabel, kisah binatang di rimba raya, yg
> mudah2an bisa jadi pelajaran bagi kita semua****
> http://hdmessa.wordpress.com/2011/06/25/keadilan-semu-artificial-justice/*
> ***
>
> salam ****
> HM malin sinaro
>
> --------------****
>
> Pada suatu masa di rimba raya, 3 ekor binatang pergi berburu bersama ;
> singa, serigala dan musang. Dari perburuan nya, mereka mendapatkan 3 ekor
> binatang pula, kijang, ayam dan kelinci.****
>
> Kemudian berkatalah sang singa kepada serigala; “wahai serigala bagilah
> hasil buruan kita dengan adil”****
>
> Maka serigala pun membagi nya dan berkata ; “kijang untuk tuan singa,
> kelinci untuk saya dan ayam untuk musang”****
>
> Mendengar hal tersebut, seketika marah besar lah singa sampai di makan nya
> serigala, karena pembagiaan nya dianggap tidak adil. Musang pun kaget dan
> ketakutan karena nya.****
>
> Kemudian singa berkata pada musang, agar membagi buruan bersamanya dengan
> adil.****
>
> Musang yg masih kaget, terdiam berpikir sejenak, kemudian dengan suara yg
> agak gugup ia berkata;  wahai tuan singa, berikut pembagian nya ; Kijang
> adalah untuk makan pagi tuan singa, kelinci untuk makan siang, sedangkan
> ayam untuk makan malam nya.****
>
> Singa pun tersenyum senang dan bertanya pada musang;****
> wahai musang, darimana engkau dapat ilmu sehingga bisa membagi buruan kita
> dengan adil ?****
> musang berkata: “ ilmu itu saya dapat setelah melihat kematian serigala
> tadi”…****
>
> Demikian cerita binatang (fable) dari Aesop, ahli filsafat Yunani kuno,
>  tentang hukum rimba yang bisa jadi pelajaran untuk kita semua. Hikmah dari
> cerita ini, ialah betapa makna keadilan ditafsirkan berbeda, sesuai dengan
> kepentingan pihak yg berkuasa. Sebuah realita yang sebenarnya banyak terjadi
> pula pada kehidupan manusia, sungguh menyedihkan, bahwa manusia makhluk
> ciptaan Allah yg mulia, lebih tinggi dari binatang, namun ternyata kelakuan
> nya tak jauh berbeda dari binatang. Cerita fable ini diceritakan kembali
> oleh guru ngaji saya di Bandung  dulu, ustad Usman Solehudin.****
>
> Cobalah kita telusuri realita kehidupan sehari2, mulai dari kehidupan
> bermasyarakat, tempat kerja sampai realita politik bernegara, bahkan sampai
> konstelasi politik tingkat dunia. Kalau kita membaca sejarah peradaban
> manusia, hal tersebut banyak terjadi pula. Betapa pihak yg berkuasa mulai
> dari penguasa kecil, pimpinan di tempat kerja, pimpinan politik sampai
> negara super power, memberikan tafsiran tersendiri mengenai keadilan,
> mendiktekan apa yg benar dan apa yg salah, sesuai kepentingan nya sendiri,
> yang mau tak mau terpaksa diakui oleh pihak2 yg lemah.  Sepanjang sejarah,
> tetap ada pihak2 yg berani mengungkapkan keadilan sesuai makna hakikinya,
> tapi sebagian besar akhirnya tumbang oleh kedigdayaan pihak yg berkuasa,
> jadi martir yg dikenang sepanjang masa.
> ****
> Begitu sulitnya menemukan keadilan yg hakiki dalam realita kehidupan
> sehari2, sampai akhirnya, keadilan jadi bagaikan utopia yg ditunggu tunggu,
> seperti dalam konsep Ratu adil yang ditunggu2 dalam budaya jawa, atau Imam
> Mahdi yang akan membawa keadilan di akhir jaman dalam konsep historis
> sebagian kaum muslimin. Logika yg hampir mirip juga ada pada konsep historis
> agama lain nya****
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>



-- 
=========== Salam Hormat ==========
Yuhefizar a.k.a Ephi Lintau | Laki2 | 35 th
www.ephi.web.id |  http://blog.ephi.web.id
www.web1juta.com |  www.pengusaha-online.com
e-Mail : [email protected]
Handphone  : 08126777956
================================

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke