Saya baca di VIVAnews bahwa pemerintah Arab Saudi telah menghentikan penerimaan tenaga kerja sektor domestik dari Indonesia dan Filipina. Semoga langkah ini dapat mengurangi masalah yang dialami TKI kita dan kita dapat bersaing di sektor formal. Waktu saya di sana, kabarnya banyak ekspatriat dari AS yang pensiun, sehingga membuka peluang baru. Banyak ekspatriat dari Malaysia yang mengisi kekosongan itu. Mestinya tenaga dari kita juga dapat memanfaatkannya.
Lihat: http://bisnis.vivanews.com/news/read/230045-ri-antisipasi-aksi-arab-saudi-stop-impor-tki http://nasional.vivanews.com/news/read/230048-bnp2tki--larang-tki--arab-bukan-balas-dendam -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
