Ditulis oleh Teguh
Minggu, 03 Juli 2011 01:17
BENTENG VAN DER CAPELLEN

BATUSANGKAR, HALUAN - Fort Van Der Capellen, kata yang tidak asing lagi bagi 
sebagian masyarakat Sumatera Barat. Sebuah benteng bekas pertahanan Belanda 
yang berada di Batusang-kar, Kabupaten Tanah Datar.

Menurut sejarah, benteng ini didirikan saat Perang Padri yang dibangun
antara tahun 1822 dan tahun 1826, dan dinamai menurut nama Gubernur Jenderal 
Hindia Belanda G.A.G.Ph. Van Der Capellen. Pada tahun 1949, kawa-san benteng 
ini berubah nama kolonialnya menjadi Batu-sangkar.

Sampai saat ini Van Der Capellen bekas Markas Kepolisian Resor Tanah Datar ini 
masih berdiri kokoh dan sudah masuk dalam daftar salah satu benda cagar budaya 
di Tanah Datar. Keberadaan benteng ini di jantung Kota Batusangkar ini tidak 
bisa dilepaskan dari peristiwa pepera-ngan antara kaum adat dan kaum agama yang 
diperkirakan terjadi pada tahun 1821. Pada tahun 2008 lalu,
Peme-rintah Kabupaten Tanah Datar telah melakukan rehabilitas Benteng Van Der 
Capellen yang dimaksudkan mengembalikan kondisi banguan bernilai kuno ini 
menjadi bangunan benda cagar budaya bernilai jual tinggi untuk pariwisata Luhak 
Nan Tuo.

"Selama bangunan kuno ini bisa dipertahankan apalagi me-nyim-pan sejarah yang 
panjang, pemerintah akan tetap melakukan rehabilitasi yang diharapkan mampu 
mempertahankan seba-gai-mana aslinya dan menarik dikunjungi," ujar
Kepala Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olahraga Alfian Jamrah.

Saat pengunjung memasuki Benteng Van der Capellen, masih terdapat dua buah 
meriam kuno peningalan Belanda yang terdapat di sisi kiri dan kanan bangunan 
benteng. Pengembalian bentuk awal bangunan benteng yang saat ini ditempati
sebagai Kantor Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olahraga Tanah Datar itu 
masih dipertahankan.

Kilas Sejarah

Setelah Belanda meninggalkan Batusangkar, Benteng Van der Capellen kemudian 
dimanfaatkan oleh PTPG yang merupakan cikal bakal IKIP Padang (sekarang 
Universitas Negeri Padang) untuk proses belajar mengajar yang saat itu 
diresmikan olah Prof. M. Yamin, SH. Pemakaian bangunan benteng untuk PTPG
berlangsung sampai tahun 1955 dan pada tahun itu juga PTPG dipindahkan ke Bukit 
Gombak.

Benteng Van Der Capellen kemudian dijadikan sebagai markas Angkatan Perang 
Re-publik Indonesia.

Pada saat meletus peristiwa PRRI tahun 1957, Benteng Van der Capellen dikuasai 
Batalyon 439 Diponegoro yang kemudian diserahkan kepada Polri pada
tanggal 25 Mei 1960. Oleh Polri kemudian ditetapkan sebagai Mapolres Tanah 
Datar dan ber-lanjut hingga tahun 2000.

Sejak tahun 2001, Benteng Van der Capellen dikosongkan karena Mapolres Tanah 
Datar telah pindah ke bangunan baru yang berada di Pagaruyung.

Pada tahun 1984 dilakukan pe-nam-bahan ruangan untuk serse dan dibangun pula TK 
Bhayang-kari. Parit yang masih ada di sebelah kanan dan kiri bangunan benteng 
ditimbun dan diratakan pada tahun 1986. Selain itu, rua-ngan sel tahanan yang 
semula ter-diri dari 4 ruangan, dibongkar satu sehingga tinggal
menjadi 3 ruangan. Peru-bahan bangunan terakhir kalinya terjadi pada tahun 
1988, yaitu berupa penambahan bangunan kantin dan bangunan untuk gudang.
(aldoris/berbagai sumber).

http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=634
2:menelusuri-wisata-sejarah-di-batusangkar-&catid=39:lancong&Itemid=153



Wassalam
Nofend | 34+ | Cikasel

Sent from Pinggiran JABODETABEK®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke