Inspiring story perjuangan yang tidak ada batas bagi anak manusia.

http://archive.kaskus.us/thread/6179346

Lee Myung-bak yang baru saja memenangkan pemilu di Korea ternyata punya masa
lalu yang sangat penuh derita. Namun, dengan keyakinan dan perjuangannya, ia
membuktikan, bahwa siapa pun memang berhak untuk sukses. Dan bahkan, menjadi
orang nomor satu di sebuah negara maju layaknya Korea Selatan.

Coba bayangkan fakta yang dialami oleh Lee pada masa kecilnya ini.
Jika sarapan, ia hanya makan ampas gandum. Makan siangnya, karena tak punya
uang, ia mengganjal perutnya dengan minum air. Saat makan malam, ia kembali
harus memakan ampas gandum. Dan, untuk ampas itu pun, ia tak membelinya.
Keluarganya mendapatkan ampas itu dari hasil penyulingan minuman keras.
Ibaratnya, masa kecil Lee ia harus memakan sampah.

 Terlahir di Osaka, Jepang, pada 1941, saat orangtuanya menjadi buruh tani
di Jepang, ia kemudian besar di sebuah kota kecil, Pohang, Korea. Kemudian,
saat remaja, Lee menjadi pengasong makanan murahan dan es krim untuk
membantu keluarga. “Tak terpikir bisa bawa makan siang untuk di
sekolah,”sebut Lee dalam otobiografinya yang berjudul “There is No Myth,”
yang diterbitkan kali pertama pada 1995.

Namun, meski sangat miskin, Lee punya tekad kuat untuk menempuh pendidikan
tinggi. Karena itu, ia belajar keras demi memperoleh beasiswa agar bisa
meneruskan sekolah SMA. Kemudian, pada akhir 1959, keluarganya pindah ke
ibukota, Seoul, untuk mencari penghidupan lebih baik. Namun, nasib
orangtuanya tetap terpuruk, menjadi penjual sayur di jalanan. Saat itu, Lee
mulai lepas dari orangtua, dan bekerja menjadi buruh bangunan. “Mimpi saya
saat itu adalah menjadi pegawai,” kisahnya dalam otobiografinya.

Lepas SMA, karena prestasinya bagus, Lee berhasil diterima di perguruan
tinggi terkenal, Korea University. Untuk biayanya, ia bekerja sebagai tukang
sapu jalan. Saat kuliah inilah, bisa dikatakan sebagai awal mula titik balik
kehidupannya. Ia mulai berkenalan dengan politik. Lee terpilih menjadi
anggota dewan mahasiswa, dan telibat dalam aksi demo antipemerintah. Karena
ulahnya ini ia kena hukuman penjara percobaan pada 1964.

Vonis hukuman ini nyaris membuatnya tak bisa diterima sebagai
pegawai Hyundai Group. Sebab, pihak Hyundai kuatir, pemerintah akan marah
jika Lee diterima di perusahaan itu. Namun, karena tekadnya, Lee
lantas putar otak. Ia kemudian membuat surat ke kantor kepresidenan.
Isi surat bernada sangat memelas, yang intinya berharap pemerintah
jangan menghancurkan masa depannya. Isi surat itu menyentuh hati
sekretaris presiden, sehingga ia memerintahkan Hyundai untuk menerima Lee
sebagai pegawai.

Di perusahaan inilah, ia mampu menunjukkan bakatnya. Ia bahkan kemudian
mendapat julukan “buldozer”, karena dianggap selalu bisa membereskan semua
masalah, sesulit apapun. Salah satunya karyanya yang fenomonal adalah
mempreteli habis sebuah buldozer, untuk mempelajari cara kerja mesin itu. Di
kemudian hari, Hyundai memang berhasil memproduksi buldozer.

Kemampuan Lee mengundang kagum pendiri Hyundai, Chung Ju-yung.
Berkat rekomendasi pimpinannya itu, prestasi Lee terus melesat. Ia
langsung bisa menduduki posisi tertinggi di divisi konstruksi, meski
baru bekerja selama 10 tahun. Dan, di divisi inilah, pada periode
1970-1980 menjadi mesin uang Hyundai karena Korea Selatan tengah
mengalami booming ekonomi sehingga  pembangunan fisik sangat marak.

Setelah 30 tahun di Hyundai, Lee mulai masuk ke ranah politik dengan masuk
jadi anggota dewan pada tahun 1992. Kemudian, pada tahun 2002, ia terpilih
menjadi Wali Kota Seoul. Dan kini, tahun 2007, Lee yang masa kecilnya sangat
miskin itu, telah jadi orang nomor satu di Korea Selatan. Sebuah pembuktian,
bahwa dengan perjuangan dan keyakinan, setiap orang memang berhak untuk
sukses.

Keberhasilan hidup Lee, mulai dari kemelaratan yang luar biasa
hingga menjadi orang nomor satu di Korea Selatan, adalah contoh nyata
betapa tiap orang bisa merubah nasibnya. Jika orang yang sangat miskin
saja bisa sukses, bagaimana dengan kita? Mulailah dengan
keyakinan, perjuangan, dan kerja keras, maka jalan sukses akan terbuka
bagi siapapun.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke