Alhamdulillah alah ado tindakan nan teukur untuk maurai banang nan alah kusuik ko
On 7/21/11, azmi abu kasim azmi abu kasim <[email protected]> wrote: > > > > > > > Assalamualikum > w.w > > Angku2/Bapak2/Ibu2/ > Dunsanak Sapalanta Nan Ambo Hormati > > Terlampir > ambo sampaikan hasil bincang-bincang kami beberapa hari yang lalu di > Gedung DPR > Jakarta, prihal pemberian Gelar Adat kepada 2 orang Non Muslim yang di > lakukan oleh niniak mamk KAN nan sapan suku di Nagari Padang. > Demikianlah > ambo sampai, terima kasih. > > Wassalam, > > Azmi > Dt.Bagindo (59) > > HASIL > BINCANG-BINCANG > TENTANG > PEMBERIAN GELAR ADAT > Pada hari Selasa tgl 19 Juli 2011 dari Jam 15.30 > sampai Jam 17,30 wib, kami berkesempatan berbincang-bincang dengan > beberapa > orang kawan-kawan yang berasal dari Minang di DPR pusat lantai 3 kamar > 321, > beliau-beliau tersebut adalah : > Bapak H.Hermanto,SE,MM, anggota DPR Pusat, Bapak Ilhamsyah Mirman St.Rajo > Ameh, Tenaga > Ahli DPR Pusat Bapak Zufikar St.Bagindo, Tenaga Ahli DPR > PusatBapak Syahril dari BAKOR PadangAzmi Dt.Bagindo, dari LAKM > Jakarta. > Adapun pokok pembicaan kami adalah tentang > pemberian Gelar Adat kepada orang non muslim yang dilakukan oleh niniak > mamak > (KAN) nan salapan suku di nagari Padang, yaitu gelar St.Rangkayo Mudo > diberikan kepada Ferryanto Gani, dan gelar Dt. Rajo Putiah diberikan > kepada Wi Hook Chang (Setia Budi), tentang > hal tersebut kami sependapat, bahwa : > Pemberian gelar yang bukan pada tempatnya atau > kepada orang non muslim, bararti hal tersebut membuka peluang > kepada pihak agama lain untuk masuk kedalam tatanan Adat Minangkabau, > sehingga ABS-SBK yang merupakan Jati diri masyarkat Minangkabau akan > melemah, hal tersebut tentu tidak boleh terjadi Pemberian gelar > tersebut adalah merupakan > kesalahan besar yang tidak dapat di biarkan dan harus di tolak dengan > tegas, karena hal tersebut sangat bertentangan dengan aturan Adat > Minangkabau yang di kenal dengan filosofi, “Adat Basandi Syarak, > Syarak Basandi Kitabullah” (ABS-SBK) Pemberian gelar tersebut juga > bertentangan > dengan “Sumpah Satia” yang telah di ucapkan secara turun temurun oleh > niniak mamak nan salapan suku nagari Padang, isi sumpah satia > tersebut adalah, > “Nan salamo salamonyo indak maubah–ubah buek (1), salamo aia > hilia, salamo gagak hitam, salamo gunung marapi tatagak dari awa > sampai > akie” (Tambo > Kota Padang Google) > > Untuk sementara langkah-langkah yang diambil > adalah : > Karena adanya duo orang tokoh masyarakat Minang > yang turut memberikan ucapan selamat atas pemberian gelar tersebut melalui > media masa yang berkebetulan membawa nama istansi masing-masing, yaitu > Bapak > Gamawan Fauzi Dt.Rajo Nan Sati dengan mengatas namakan Menteri Dalam > Negeri > & Bapak Irman Gusman Dt.Rajo Nan Labiah, beserta 3 orang anggota DPD RI > asal Dapil > Sumbar maka untuk hal ini beliau-beliau atau Bapak yang di DPR berjanji > akan > mencoba mencari tahu kebenarannya, apakah ucapan tersebut rekayasa, atau > bagaimana? > Bapak Syahril dari Bakor Padang telah > menyatakan pula kesediaanya, bahwa akan meyelidiki kepada Harian > Singalang yang memuat ucapan tersebut, yang di muat pada tgl 24 Juni > 2011. Ucapan dibuat atas permintaan siapa?Kita juga sependapat, > untuk terlebih > dahulu Bakor Padang mencoba mencari penyelesaian dengan cara > pendekatan, kiranya niniak mamak KAN nan salapan suku dapat > mecabut kembali pemberian gelar tersebut, dan kemudian menyatakan > di media masa, bahwa gelar tersebut telah di cabut dan tidak berlaku > lagiUntuk salanjutnya kita menghimbau kepada semua > pihak untuk dimasa datang kiranya dapat lebih berhati-hati, dalam > segala > hal dan upaya yang mengatas namakan suku & adat budaya Minangkabau > yang berpotensi menimbulkan kontroversi, > labiah rancaknyo dibao duduak basamo, agar hal seperti ini tidak > terulang > kembanli. Karena hal tersebut menyangkut nilai-nilai dasar adat > Minangkabau atau > di adat nan salingka Alam. > Sementara > demikianlu yang dapat kemi sampaikan, semoga bermanfaat adanya, mohon maaf > bila ada kekilapan dan terima kasih atas segala perhatian. > Wassalam, > Bapak Ilhamsyah Mirman St.Rajo Ameh, Bapak Zufikar St.Bagindo, > (1) “Buek” Arti > buek, adalah sebelum kata > “Adat” di Lazimkan, yang di pakai dahulu di Minangkabau adalah kata > “Buek” manuruik > buek jo buatan, artinya menuruik Adat jo pelaksanaannya. Mamacah buek > artinya, merusak Adat. (M.Rasjid > Manggis Dt.R.Panghulu Minangkabau Sejarah Ringkas Adatnya hlm 100) > > > > > --- Pada Sen, 18/7/11, azmi abu kasim azmi abu kasim > <[email protected]> menulis: > > Dari: azmi abu kasim azmi abu kasim <[email protected]> > Judul: PEMBERIAN GELAR ADAT TIDAK PADA TEMPATNYA > Kepada: "Evy Nizhamul" <[email protected]> > Tanggal: Senin, 18 Juli, 2011, 8:22 PM > > > > Assalamualaikum w.w > > Ibu Evy Nizhamul Yth, > > Beberapa hari yang lalu ambo cobo > babincang-bincang jo kawan2 urang awak nan di DPR pusat mengenai pemberian > gelar kepada orang non muslim seperti nan awah bicarokan di milis nangko. > Dan ambo kemukakan kepada mereka, bahwa hal yang menjadi tanda tanya besar > bagi > ambo, adolah adonyo ucapan Selamat terhadap pemberian gelar tersebut dari > para tokoh dan pemuka masyarakat Minangkabau ucapan diberikan dg mengatas > namakan Kementerian Dalam Negri dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang di > muat > di media masa. Hal tersebut ada tanggapan dari pihak mereka, tadi sore ambo > di > hubungi oleh mereka untuak bebincang2 di DPR besok jam 15.00 Wib. ambo > usulkan > agar Ibu Evy di undang karena ambo anggap banyak mengetahui nagari Padang, > mereka > setuju. oleh karena itu jika Ibu ada waktu dan bersedia untuk hadir, mohon > konfirmasi, dan tolong di kirimkan nomor hp ibu, ambo akan berikan kepada > mereka biar Ibu di hubungi oleh mereka, terima kasih. > > > > Wassalam, > > > > Azmi Dt.Bagindo > > > > --- Pada Rab, 13/7/11, Evy Nizhamul <[email protected]> menulis: > > Dari: Evy Nizhamul <[email protected]> > Judul: Bls: Bls: [R@ntau-Net] PEMBERIAN GELAR ADAT TIDAK PADA TEMPATNYA > Kepada: [email protected] > Tanggal: Rabu, 13 Juli, 2011, 9:02 AM > > Nah.... inilah yang ambo maksud pak Taufiq.. > > Doeloe maso kecil ambo sampai usia 10 tahun bergaul jo urang chino itu dek > rumah berada di Nagari Manicika itu. > Sebelum GESTAPU - mereka masih bisa menampilkan kesenian Barongsai dan Kudo > api.. Pelaku barongsai itu si melayu dan China. Dalam usia kanak-kanak > sudah berpikir tatkala menyaksikan KUDO API2.. Duduak gadis China > diatas kursi-kursi yang dipanggul oleh lelaki melayu... Ambo berpikir : ' > enak benar tuh gadis gadis. jujur mereka agak angkuh - dengan kondisi > sebelum GESTAPU itu. Sesudah adanya pemberangusan kampuang China tahun > 1966, barulah si China ini tak berbuat apa apa. Banyak diantara mereka yang > merantau ke jakarta. Syofyan Wanandi adalah bagian dari komunitas itu. > Setelah peristiwa itu, banyak China itu yang > menyatu dan beradaptasi secara utuh dengan orang Melayu. Sekarang ini > mereka dibawah " persukuan ' mereka pula yaitu Feriyanto Gani karena mereka > memang sudah turun temurun sejak jaman Chino Kek.. yang masih ambo sempat > saksikan ' telapak kakinya dilipat agar mengecil ". > > Nah yang Datuk Rajo Putih itu...???? Ngkoh mereka berasal dari Medan. Ngkoh > yang suka berbaik baik dengan kami yang paja paja ketek ngambil jambu > paraweh di halaman rumahnya.... > > Antara yang asli padang dan yang datang dari Medan itu ternyata juga terjadi > persaingan. Yang datang dari Medan ini lebih ganas. Agak sulit memahami jiwa > orang minang dalam berbisnis... Ini Semua info terkini yang ambo dapatkan > dari family di Kota Padang. > > Begitulah....... > > Wassalam > > > ~ 3vy Nizhamul ~ > (Kawasan > Puspiptek, Kota Tangerang Selatan) > > http: //bundokanduang.wordpress.com > http://hyvny.wordpress.com > > > Dari: "[email protected]" <[email protected]> > Kepada: [email protected] > Terkirim: Rab, 13 Juli, 2011 08:20:18 > Judul: Re: Bls: [R@ntau-Net] PEMBERIAN GELAR ADAT TIDAK PADA TEMPATNYA > > > Sanak Evy Nizhamul > > > Selain soal kudo api 2 dalam tradisi Cino itu > > Kutiko barongsai baru buliah beratraksi dilua > baliak > > Di Pakanbaru ado atraksi barongsai dari Padang > > Sesudah acara berakhir, ambo liek nan kalua dari Nago itu kuliknyo macam > kulik ambo, matonyo indak sipit...bicaranya Padang bangeeet.....he...he > > ---TR > > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! > Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > > > > -- > > . > > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > > =========================================================== > > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > > - DILARANG: > > 1. E-mail besar dari 200KB; > > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > > 3. One Liner. > > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > > =========================================================== > > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
