Assalamualaikum ww. Sanak Palanta nan Ambo hormati. Setelah mendapat dukungan dari Ajo Duta Dan Bapak Abraham Ilyas, Ambo posting topic di atas sebagai berikut.
Begini ceritanya. Bulan Puasa tahun lalu, kami naik Pesawat Garuda dari Pekanbaru ke Jakata, take off jam 8 pagi. Sebagaimana biasanya, setelah Pesawat terbang beberapa menit, pramugari membagikan makanan. Saya menolak makanan yang diberikan dengan alas an saya sedang berpuasa. Penumpang yang tidak berpuasa, menyantap makanan yang diberikan, bisa jadi Ada orang yang sedang berpuasa duduk disampingnya. Karen a sebagian besar penduduk Indonesia beragama Islam, kami berpendapat bahwa sewajarnya orang berpuasa dihormati. Kepada Pramugari, kami Sampaikan pendapat Dan usulan. Selama bulan puasa, khususnya penerbangan dal am Negeri agar tidak membagikan makanan . " Hormatilah orang yang sedang berpuasa", bukan sebaliknya, "Hormati orang yang tidak berpuasa" Pramugari meminta kami memberikan usulan Dan pendapat di atas secara tertulis. Di bawah ini jawaban dari GARUDA. Kepada Yth. Bapak Reflus Komp. Pertamina Jatiwaringin Asri Pulogadung [email protected] 31 Agustus 2010 GARUDA/JKTCSL-28708/10 Tanggapan Saran Dengan hormat, Mewakili Manajemen PT. Garuda Indonesia (Persero) perkenankan kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas kepercayaan serta kesetiaan Bapak selama ini, terbang bersama Garuda Indonesia. Kami sangat menghargai masukan yang telah Bapak tuliskan melalui Suggestion Form pada saat melakukan penerbangan dengan GA-173 dari Pekanbarumenuju Jakarta. Kami menyadari sadar bahwa Suara Pelanggan berupa saran dan harapan yang diberikan merupakan acuan untuk melakukan berbagai upaya perbaikan. Pelayanan kami yang semakin membaik saat ini tidak terlepas dari peran sebagai salah satu Attentive Customer kami yang dengan aktif memberikan masukan positif terhadap kemajuan Garuda Indonesia. Perkenankan kami menyampaikan permohonan maaf atas berbagai ketidaknyamanan yang alami terkait dengan sajian makanan di pesawat. Kami sangat menghargai masukan yang perihal penyajian makanan bagi penumpang berpuasa. Terkait dengan penyajian makanan selama bulan Ramadhan, dapat kami sampaikan bahwa kami tetap menyajikan makanan bagi setiap penumpang dengan menu dan kemasan yang disesuaikan. Sajian makanan kami kemas untuk dapat dibawa pulang dan dapat dinikmati saat berbuka puasa. Demikian disampaikan, terima kasih atas waktu yang telah disediakan. Kiranya pelayanan Garuda Indonesia menjadi lebih baik sehingga perjalanan udara Bapak menjadi semakin nyaman. Hormat kami, PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) MANAGER CUSTOMER AFFAIRS Agatha T. Simatupang Mohon pendapat dari Dunsanak. Apokah protest atau usul Ambo pad a tempatnya ?. Sebelumnya Ambo sampaikan tarimo kasih. Salam Reflus/L 53 th. Sedang di Martapura, Banjarmasin. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
