Jumat, 29 Juli 2011 02:55

PADANG, HALUAN — Je­maah tarekat Naqsabandiyah sudah mulai
beraktivitas di Musala Baitul Ma’mur, Pasar Baru, Kecamatan Pauh, Kota
Padang sejak sepuluh hari yang lalu. Mereka yang berasal dari berbagai
daerah di Sumatera Barat dan sebagian besar adalah orang tua tersebut
telah menjalani suluk dan puasa sunnah Syaban.

Baiyar (71) warga Limau Lunggu, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten
Solok mengakui baru sekali mengikuti puasa Syaban dan akan menjalani
puasa Ramadan di musala yang dipimpin Buya Piri tersebut. Tahun-tahun
sebelumnya ia menjalani suluk dan puasa di sebuah surau di kampungnya
yang juga dipimpin oleh Buya Piri. “Sudah dari lama saya berniat
mengikuti puasa di sini, dan kali ini anak saya mengizinkan dan
mengantarnya,” katanya.

Keseluruhan jemaah Tarekat Naqsabandiyah yang melakukan suluk di
musala tersebut membawa beragam perlengkapan dari rumah atau
kampugnya. Termasuk kasur yang tidak akan mereka bawa lagi pulang dan
akan disimpan di sana sampai tahun berikutnya.

“Tahun depan saya akan puasa di sini lagi, jika umur panjang,” jelas
Baiyar yang mengakui ingin belajar banyak di musala tersebut melalui
pengajian Buya Piri. “Jujur saja, kalau sudah tua begini agak susah
belajar, kaji saja baru Alfatihah, itu pun susah,” terangnya.

Begitu juga dengan Maya (70) yang mengaku sudah tiga tahun belakangan
menjalani puasa  Syaban dan suluk di sana. Warga Limau Manis, Pauh
tersebut mengakui sudah tiga tahun mengikuti pengajian tersebut dan
juga baru kali itu menjalani ibadahnya di surau tersebut. “Sudah
sepuluh hari saya di sini, dengan niat men­jalani puasa penuh,”
jelas­nya

Ia juga mengakui dirinnya baru sanggup mengikuti ibadah puasa Syaban
dan belum me­ngikuti salat empat puluh. “Makanya kami di bawah surau,
kalau di atas orang sedang suluk dan sembahyang empat puluh, kami
sudah tua dan tidak sanggup,” katanya tentang belasan jamaah tarekat
naqsyabandiyah yang berada di lantai atas musala tersebut.

Mulai Tarawih

Aliyas (41) satu-satunya laki-laki yang baru datang untuk mengikuti
suluk di musala tersebut, Kamis (28/7), mengatakan malam  tanggal 30
Juli 2011 sebagai awal Ramadan 1432 H dan malam ini akan memulai salat
tarawih. “Jumat malam kami akan menjalani tarawih pertama, dan sabtu
sudah mulai puasa Ramadan,” katanya.

“Hal tersebut sudah menjadi penetapan dari ulama-ulama Naqsabandiyah,”
jelas laki-laki yang berasal dari Solok tersebut. Ia juga menjelaskan
bahwa penghitungan awal ramadhan tersebut didasarkan pada hisab munjid
(penanggalan yang disusun kalifah tareqat Naqsabandiyah) yakni metoda
dalam melihat bulan.

“Peredaran bulan berubah sekali lima tahun, jadi ada ahli yang
menghitungnya dalam sekali lima tahun,” jelasnya.

Selain itu, Aliyas mengakui metoda penghitungan tersebut sederhana
dibanding penghitungan bulan dan penetapan Ramadan oleh pemerintah.
“Dulu, semasa orde baru, atau sebelum reformasi penghitungan bulan
tarekat Naqsabandiyah sama dengan pemerintah. Sama memulai puasa dan
lebaran,” ungkapnya.

Hanya saja, tambah Aliyas, setelah Orde Baru, pemerintah juga
melakukan ijma atau perbandingan dengan negara lain. “Makanya setelah
itu penghitungannya tidak sama,” tambah Aliyas yang mengakui dalam
konsep penghitungan tariqat naqsabandiyah peng­hitungan waktu di tiap
daerah tersebut tentu berbeda. (cw01)

http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=7265:naqsabandiyah-mulai-tarawih-malam-ini&catid=1:haluan-padang&Itemid=70

Wassalam
Nofend/34+ CKRG

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke