kalau melihat cara si burung Nazar melempar bernyanyi, tidak mustahil juga, nyanyiannya tentang Chandra Hamzah dan M. Jasin adalah sepertinya nyanyiannya kepada Bagindo Fahmi. Paling tidak akibat nyanyiannya terdahulu, langkah Chandra Hamzah untuk masuk dlm 17 calon pimpinan KPK sudah tamat. Kita tunggu saja hasil kerja dari Komite etik KPK yang akan memeriksa pimpinan KPK yang disebut - sebut oleh Nazarudin.
sedikit kilas balik, kasus wisma Atlet ini ini terkuak kan dari hasil penggerebekan KPK hingga akhirnya menyeret nama Nazarudin serta nama - nama petinggi P.Demokrat, sampai - sampai Cikeas ikut gerah. Kini, KPK sepertinya kena serangan balik dari kasus wisma Atlet ini dan pernyataan terakhir meluncur dari mulut Ketua DPR Marzuki Alie untuk membubarkan KPK. Serangan balik ke KPK jilid 2 ??? wassalam, harman ________________________________ From: Joesrinal <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Wednesday, August 3, 2011 6:41 AM Subject: RE: [R@ntau-Net] Carito Bagindo Fahmi Na'uzhubillzhi minzhaliq....hebat betul..bocah Nazarudin bs atur2 org di pemerintah,bs pecat org,bs pindah jabatn?...siapa dia... Kalau memang benar demikian alahkah bobroknya ....wallahu'alam bishshawab. -----Original Message----- From: ajo duta Sent: 02/08/2011, 9:58 PM To: [email protected]; [email protected] Subject: [R@ntau-Net] Carito Bagindo Fahmi Iko kisah Nazar di Ranah Minang: TEMPO Interaktif, Jakarta - Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sutan Bagindo Fahmi membantah pernah menyuap Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum Rp 1 miliar. "Saya kasih Anas untuk apa? Karena saya bukan anggota Partai Demokrat," ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat di sela-sela ujian profile assessment calon pimpinan KPK di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Selasa, 2 Agustus 2011. Tudingan suap itu dilontarkan tersangka kasus suap wisma atlet Muhammad Nazaruddin. Suap itu menurut Nazar diberikan agar Fahmi terpilih sebagai pimpinan KPK 2011-2015. Fahmi mengaku, dia memang mengenal Anas. Namun perkenalan itu tidak lantas membuat Fahmi menyumbang Anas Rp 1 miliar untuk Kongres Demokrat di Bandung awal tahun lalu. "Siapa sih yang nggak kenal Anas," ujarnya singkat. Menurut Fahmi, tudingan Nazaruddin tidak benar. Ia justru menyebut bekas Bendahara Umum Partai Demokrat itu pernah mengancamnya terkait kasus korupsi di Damasraya, Sumatera Barat. Diungkapkan Fahmi, ancaman Nazaruddin itu dilancarkan lewat layanan BlackBerry Messenger. Fahmi menjelaskan, kasus bermula dari proyek pembangunan rumah sakit di Damasraya. Semula, kata Fahmi, harga tanah proyek tersebut Rp 300 juta, namun belakangan menggelembung mencapai Rp 5 miliar. Kemudian untuk meratakan bangunan di situ, dana yang dikeluarkan Rp 19 miliar, dengan biaya pembangunannya Rp 30 miliar. Masalahnya, menurut Fahmi, kontraktor proyek tersebut terpilih tanpa proses tender. "Dan nggak pakai termin-termin lagi duitnya. Jadi ambil aja. 'Blug!'," ujarnya. "Proyeknya bisa dibilang fiktif." Fahmi menyebut Nazaruddin sempat meminta kepadanya untuk mengamankan kasus tersebut. Bahkan, melalui layanan BBM yang dikirim ke Fahmi, Nazaruddin menjual nama Anas. "Katanya 'Pak, saya baru ngomong sama Anas. Beliau sepaham sama saya. Tolong dibantu, Pak'," beber Fahmi menirukan perkataan Nazaruddin dalam BBM. "Tapi saya jawab nggak mau. Saya mau dikasih uang juga tapi saya nggak mau." Fahmi yang tak percaya pada Nazaruddin, kemudian mengklarifikasi BBM tersebut ke Anas, saat keduanya bertemu di sebuah pesta pernikahan rekan di Padang pada Mei lalu. "Itu bohong, kata Anas. Menurutnya, dia tidak ikut campur masalah proyek," ungkapnya. Sebulan lalu, Nazaruddin kembali mengirim ancaman melalui BBM. Fahmi menduga, hal itu terkait dengan sikap Kejati Sumbar yang menetapkan Bupati Damasraya, Marlon Martua, masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). "Pak Nazar marah sekali," kata Fahmi. Ia mengaku, belakangan masih beberapa kali dihubungi Nazaruddin via BBM. Bahkan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat itu terus mengancam dan memaki-makinya. Fahmi juga diancam akan diberhentikan sebagai Kajati jika masih terus mengusut proyek senilai Rp 52 miliar tersebut. ISMA SAVITRI -- Sent from my mobile device Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), gelar Bagindo, suku Mandahiliang, lahir 17 Agustus 1947. di Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli dan Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA ------------------------------------------------------------ "Kepedulian terhadap ranah Minang adalah salah satu misi RantauNet. Yayasan Palanta RantauNet (YPRN) dimaksudkan untuk menyalurkan kepedulian itu. Salurkan zakat, infaq dan sadaqah sanak antaranya melalui YPRN, rekening No. 0221919932 Bank BNI" -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
