Assalaamu'alaikum. w.w. Dunsanak semuanya, kita teruskan kaji yang kemaren ... ....... Diantara mereka, masing-masing menghendaki jabatan, maka terjadilah perpecahan dikalangan mereka sendiri. (Di awak lah takah itu pulo, apo aratinyo tu ?). Dikalangan mereka sendiri terjadi pertengkaran (Inggeris dan Amerika soal hukum dan Islam). Perselisihan pandangan sehingga mengeluarkan kata-kata kotor. Ini bukti kebenaran al-Qur-an.
Oleh sebab itu orang yang istiqamah tidak pernah meragukan kebenaran al-Qur-an, karena lambat laun ia akan menjadi kenyataan. Berapa banyak scientist menemui kenyataan intelectual dalam penelitian pada hari ini, tapi Al-Qur-an sudah bicara semenjak 14 abad yang lalu. Lalu mereka masuk Islam dengan kesadaran sendiri, dan hebatnya, Islam mereka lebih paten dari kita. Ini bukti kebenaran al-Qur-an jangan ragu-ragu. Ini sifat orang yang istiqamah. Kita ini… dengan Qur-an pun tidak percaya … bertanya pulak tu... "Kalau al-Qur-an benar kenapa Islam tak menang-memang…?"... hooo… Payah bicara dengan orang seperti ini,… pelan-pelanlah, Allah pun tahu. Kalau diberi kemeangan sekaligus tuan-tuan apa jadinya ?. Mungkin kita lupa diri seperti zaman kegemilangan Islam dahulu. Oleh sebab itu syukur dengan nikmat-nikmat yang sudah diberi, jaga nikmat-nikmat itu baik-baik, Insya Allah “Lain syakartum la-aziidan nakum", Kalau kamu bersyukur akan Aku tambah nikmat-Ku,… surat Ibrahim surah ke 14 ayat ke 7. "walain kafartum inna ‘adzaabii lasyadiid”. Tapi ingat kalau kamu kufur, azab-Ku amat pedih. Mari kita membina istiqamah dalam jiwa kita, menjadi hamba-hamba yang tidak pernah ragu dengan Al-Qur-an dan as sunnah. Begitu juga tidak mengenal takut dan mundur dalam memperjuangkan kebenaran al-Qur-an kebenaran as-sunnah, ajaran Islam yang mulia ini, tidak pernah mengenal takut dan mundur . Kalah bangun lagi, kalah bangun lagi sampai kemenangan menjumpai kita. Tidak mungkin lah kalah terus… Wa tilkal ayyaau, nudaawiluHaa bainan naasi, Ali Imran surah ke tiga di pertengahan ayat 140. Dan demikianlah, hari-hari kemenangan itu Kami pergilirkan diantara manusia. Tidak kenal takut. Tambahan kalau kita mengaku kita seorang pejuang Islam, Allah berfirman dipertengahan ayat 54 surah al-Maidah YujaaHiduuna fii sabiilillahi walaa yakhaafuuna lau ma ta laa-im. Mereka berjihad, mereka berjuang mereka bersungguh di jalan Allah, memperjuangkan untuk menegakkan kalimah Allah. Apa berjuang dijalan Allah itu ?, sahabat bertanya, apa maksud yaa rasulallah ?. berjihad di jalan Allah ?. Man qatala, litakuuna kalimatullahi hiyal ‘ulya fahuwa fi sabilillah. (Hadits riwayat Muslim, silah rujuk Kitab Riyadus shaalihin, ada hadits ini) Ini jawaban rasulullah tuan-tuan, jangan keliru, apa maksud berjihad, berjuang di jalan Allah. Nabi bersabda, barang siapa yang berjuang untuk meninggikan kalimah Allah, itulah yang dikatakan berjuang dijalan Allah. Maknanya untuk meninggikan Al-Qur-an dan As sunnah. Bukan sekadar menyuruh orang shalat puasa zakat haji, tetapi semua yang termaktub dalam al-Qur-an mesti ditegakkan. Itulah perjuangan di jalan Allah, perjuangan untuk meninggikan kalimah Allah. Kita ini berjuang separoh-separoh saja, menyuruh yang ma’ruf, kemungkaran tidak berani melarang, negara dibiarkan carut marut, mana bisa. YujaaHiduuna fii sabiilillahi walaa yakhaafuuna lau ma ta laa-im. Mereka yang beriman ini kata Allah, mereka berjuang, mereka berjihad di jalan Allah dan mereka tidak takut terhadap celaan orang yang mencela., fitnah dan bermacam-macam fitnah. Kita tidak pernah takut dan mundur, kalau kalah kita tidak pernah berpaling kebelakang meninggalkan perjuangan, tidak, perjuangan mesti diteruskan. Hasilnya tuan-tuan kita serahkan pada Allah swt. Inilah istiqamah tuan-tuan, tidak ragu-ragu dan tidak pernah mundur. Sebagian ulama tuan-tuan mengatakan istiqamah ialah, berpegang teguh dengan ajaran Islam, ketika senang, ketika susah, ketika kaya, ketika miskin, ketika sehat, ketika sakit, ketika menjadi pemimpin atau ketika menjadi rakyat. Pengangan kita tidak lain tidak bukan hanya dua saja, Taraqtu fikum amrani maa intamasaktum bihima lam tadhillu abada, kitaballahi wa sunnatar rasuli, Bukhari Muslim Aku tinggalkan kepada kamu dua perkara saja, selama kamu berpegang teguh kepada keduanya, maka kamu tidak akan sesat. Yang ditinggalkan oleh Nabi saw. Al-Qur-an dan as sunnah tuan-tuan, orang yang istiqamah dengan pengertian, berpegang teguh dengan ajaran agama Islam, berpandukan kepada Al-Qur-an dan as sunnah. Dan bila kita bertelingkah, kita berselisih pendapat dan pandangan Faintana za’tum fi syai fa rudduhu ilallaah war rasul, ing-kuntum tu’minu na billah wal yaumil aakhir, dzaalika khairu wa ahsanu takwiila. Dipertengahan ayat 59 an-Nissa tuan-tuan. Maka apabila kamu berselisih pendapat, maka kembalilah kamu merujuk kepada al-Qur-an dan as-sunnah kalau kamu memang beriman kepada Allah dan hari kemudian, yang demikian itu adalah lebih baik dan lebih elok kesudahannya. Ini jaminan Tuhan Tapi kita ini, bila terjadi perselisihan pendapat, tidak pernah mau merujuk Al-Qur-an dan as sunnah, di sinilah berlaku perpecahan. Karena tidak berpegang teguh dengan ajaran agama Islam berpandukan Al-Qur-an dan as sunnah. Allah berfirman dalam surah Ali Imran ayat 103 Wa’tashimuu bihablillaaHi jamii'aw walaa tafarraquu Dan hendaklah kamu berpegan teguh dengan tali Allah (agama Islam) dan jangan kamu berpecah belah. Inilah istiqamah, ketika menjadi rakyat atau ketika menjadi pemimpin, rujukan utama kita hanya Al-Qur-an dan as sunnah. Kita akan melaksanakan apa-apa yang menjadi ketentuan ketetapan, apa-apa yang menjadi tuntutan dari Allah dan rasul-Nya, itulah yang hendak dan semestinya kita laksanakan. Muslimin dan muslimat yang dirahmatil Allah. .... lah panjang pula ... beresok kita sambung.. Billaahil Hidayah wat taufiq Wassalam St. Sinaro -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
