Sekadar perbandingan saja
*
1. Sukarno* (orla) mem *vitalkan* Pancasila dengan dengan dimitoskannya 1
Juni sebagai hari Lahir Pancasila (?), seolah dia penemu pancasila.
Tuhan marah, karena bukan Soekarno penemu/penggali pancasila !
Lagipula Soekarno tak sungguh sungguh berideologi berpancasila, karena
memeras pancasila menjadi trisila---> ekasila (gotongroyong).
Soekarno sendiri berideologie *marhaenisme* (marxisme yang ditrapkan dengan
kondisi  Indonesia)

*2. Suharto* (orba) mem *vitalkan* Pancasila dengan menjadikan 1 Oktober
sebagai Hari Kesaktian Pancasila.
1 Oktober 1965 adalah hari istimewa untuk keberhasilan jenderal Suharto
menumpas pembrontakan komunis

....kedua presiden ini gagal merealisasisikan pancasila dalam masyarakat
karena pamrih, menggunakan pancasila untuk pemujaan/kultus pribadi !

kini ---------->

*3. SBY* (mendagri) mem *vitalkan* Pancasila dengan:

KEGIATAN


Pasal 6

(1) Kegiatan revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila dilakukan
oleh:

a. penyelenggara negara dan pemerintahan ditingkat daerah;

b. organisasi politik, organisasi kemasyarakatan dan lembaga nirlaba
lainnya;

c. lembaga  pendidikan; dan

d. secara bersama-sama antara pemerintah daerah dengan masyarakat,
organisasi kemasyarakatan dan lembaga nirlaba lainnya.

(2)  Pemerintah daerah menyelenggarakan kegiatan revitalisasi dan
aktualisasi nilai-nilai Pancasila secara rutin kepada unsur unsur
sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf b,huruf c dan huruf d.

(3)  Kegiatan revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila sebagaimana
dimaksud pada ayat (2) adalah dalam bentuk:

a.  pendidikan formal mulai taman kanak-kanak sampai dengan perguruan
tinggi, pendidikan informal dan non formal ;

b.  diskusi, dialog interaktif, sarasehan, halaqoh/orientasi, workshop,
seminar, lokakarya;

c.  pelatihan;

d.  simulasi;

e.  penataran;

f.  olahraga, seni dan budaya;

g.  Lomba, kompetisi dan festival;

h.  penulisan buku, artikel, atau cerita; dan

i.  pembuatan atau penayangan film.

BAB V

PENDEKATAN KEGIATAN

Pasal 7

(1)   Kegiatan revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 dilaksanakan dengan pendekatan:

a. edukatif;

b. praktis/tindak nyata; dan

c. ketauladanan.

(2)  Pendekatan edukatif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a
dilaksanakan untuk menggugah kesadaran warga masyarakat melalui proses
belajar mengajar, sehingga dapat memahami ,menghayati dan mengamalkan
nilai-nilai Pancasila.

(3)  Pendekatan praktis/tindak nyata sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
huruf b dilaksanakan untuk menggugah kesadaran warga masyarakat melalui
kegiatan nyata dilapangan, sehingga dapat memahami,menghayati dan
mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

(4)  Pendekatan ketauladanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c
dilaksanakan untuk menggugah kesadaran warga masyarakat melalui suri
tauladan, sehingga dapat memahami,menghayati dan mengamalkan nilai-nilai
Pancasila.

BAB VI

PEMBINAAN DAN PENGAWASAN

*Komentar*: Kito tunggu sajo hasilnyo !

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke