21 Ramadhan 1432 H / 21 Agustus 2011 


ar⁠ عربية 


Astaghfirullah...demi Ical shalat Jum'at pun ditunda

Rasul Arasy

Ahad, 21 Agustus 2011 14:00:25

Hits: 

MALANG (Arrahmah.com) – Sungguh aneh kaum Muslimin di negeri ini. Hanya demi 
menanti kedatangan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie yang akan menyumbang 
sepuluh juta rupiah, ribuan jamaah Masjid Agung Malang ‘rela’ menunda shalat 
Jum’at selama 20 menit.

Takmir Masjid Agung Kota Malang mengundurkan jadwal shalat Jumat selama 20 
menit demi menunggu kehadiran Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie yang katanya 
mau datang.

“Beliau sudah janji mau shalat di sini, karena itu kita tunggu,” kata Ketua 
Takmir Masjid Agung Kota Malang, Kamilun Muhtadin, Jumat (19/8/2011).

Ironinya, setelah ribuan jamaah yang berjubel hingga areal luar masjid itu 
menunggu selama 20 menit, yang ditunggu tak muncul juga. Akhirnya Takmir Masjid 
memutuskan menggelar shalat Jumat tanpa kehadiran sang tamu: Aburizal Bakrie 
yang akrab disapa Ical.

Bahkan setelah shalat Jumat selesai dilaksanakan pun, Ical juga belum tiba. 
Akhirnya, takmir melanjutkan agenda tambahan untuk mengulur waktu sambil 
menunggu kedatangan Aburizal Bakrie, dengan melaksanakan shalat ghaib untuk 
para pahlawan, yang diteruskan dengan membaca zikir.

“Tadi kami olor dengan shalat ghaib, usai shalat Jumat. Karena masih juga belum 
datang, kami kemudian mengajak jamaah untuk membawa zikir. Untung di akhir 
pembacaan zikir, Pak Aburizal datang,” ujar Kamilun.

“Mohon maaf, saya tak bisa shalat Jumat di sini karena ada penundaan jadwal 
pesawat,” ujar Aburizal Bakrie kepada pengurus Masjid Agung dan para habib yang 
menemuinya.

Saat berpidato, Ical mengatakan tujuannya ke Kota Malang adalah untuk 
bersilaturahmi dengan warga Kota Malang.

Sebelum meninggalkan masjid, Aburizal Bakrie yang didampingi oleh Ketua Golkar 
Kota Malang Sofyan Edy Jarwanto dan Ketua Golkar Kabupaten Malang Rendra 
Khresna, memberikan bantuan sebesar Rp 10 juta untuk pembangunan Masjid Agung 
yang bersejarah itu. Menurut Kamilun, bantuan akan ditambah jika pengurus 
masjid mengajukan proposal secara resmi.

Ical bersama rombongan kemudian melanjutkan roadshow ke Pasar Tradisional 
Sukun, serta pembangunan kantor DPD Golkar Jalan Raya Karangpandan, Kecamatan 
Pakisaji, Kabupaten Malang. Sore hari Ical melanjutkan perjalanan menuju Kota 
Batu.

Sementara itu, menanggapi insiden penundaan shalat karena pejabat Golkar 
tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta agar pengurus masjid tidak 
menunda shalat Jumat demi menunggu pejabat atau siapapun.

“Shalat Jumat itu waktunya sempit, jadi jangan ditunda-tunda. Pengurus masjid 
kalau sudah waktu shalat ya shalat saja,” kata Ketua MUI Ma’ruf Amin, Sabtu 
(20/8).

Ma’ruf menjelaskan, tidak hanya shalat Jumat, shalat lima waktu yang lain pun 
demikian. Sebaiknya shalat dilaksanakan dengan tepat waktu. Ma’ruf menegaskan 
bahwa siapapun pejabat yang ditunggu tidak boleh ditunda. (voaI/arrahmah.com)
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke