Assalamu'alaikum. w.w. .... kita teruskan kaji yang kemarin. ... Kemudian dalam hal ketaatan kepada suatu perintah berkenaan dengan adil ini, ada batas-batasnya. Kalau tuan-tuan bekerja sebagai bawahan, kalau tuan-tuan mematuhi suatu perintah secara membabi buta, buruk akibatnya Kita recall kembali kisah fir-aun laknatullah, Setelah Fir’aun laknatullah bermimpi, dengan suatu mimpi yang sangat mengkhawatirkannya, maka dipanggilnya ahli nujumnya. Sang ahli nujumnya berkata: "dalam pandangan patik, kerajaan tuanku tidak lama lagi akan hancur ditangan seorang anak lelaki". Inilah pangkal mulanya fir'aun melakukan kezhaliman. Karena apa tuan-tuan ?, karena perjuangan orang-orang tidak beriman adalah perjuangan di jalan syaithaan. Kalau tadi golongan yang beriman hendak mewujudkan masyarakat yang bertaqwa yang makmur dan ‘adil, sementara golongan ini kata Dr. Hamka, perjuangan golongan yang tidak beriman ini tidak lain dan tidak bukan hanyalah menghendaki kekuasaan. Apabila kekuasaan berada di tangan mereka, mereka akan membalas dendam kemudian akan menyusullah kezhaliman-kezhaliman, penindasan di kalangan manusia. Inilah bentuk perjuangan taghut, tuan-tuan, sila rujuk tafsir Dr. Hamka. Kalau Kita simak memang demikian halnya. Untuk mempertahankan kekuasaannya, ia tidak peduli, menipu orang, dan sebagainya, yang penting dia tetap berkuasa. Nampak kan ?. Jadi fir-aun berfikir apa yang harus dilakukannya, anak lekaki, nggak masalah katanya. Dikeluarkannya perintah supaya setiap anak lelaki yang baru lahir langsung di bunuh. Di sini kita dapat melihat bahwa ayat ini memberi pengajaran, mematuhi suatu perintah ada batas-batasnya.Bagaimana ?. Ayatnya dalam surah ke 11, surah Hud ayat 97 hingga 99. Kita pelajari ayat ini, setelah itu kita lihat apa yang terjadi di dalam negara kita. إِلَى فِرْعَوْنَ وَمَلَئِهِ فَاتَّبَعُواْ أَمْرَ فِرْعَوْنَ وَمَا أَمْرُ فِرْعَوْنَ بِرَشِيدٍ يَقْدُمُ قَوْمَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَأَوْرَدَهُمُ النَّارَ وَبِئْسَ الْوِرْدُ الْمَوْرُودُ وَأُتْبِعُواْ فِي هَـذِهِ لَعْنَةً وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ بِئْسَ الرِّفْدُ الْمَرْفُودُ
Kepada Fir'aun dan pemimpin-pemimpin kaumnya, tetapi mereka mengikut perintah Fir'aun, padahal perintah Fir'aun sekali-kali bukanlah (perintah) yang benar. Ia berjalan di muka kaumnya di hari kiamat lalu memasukkan mereka ke dalam neraka. Neraka itu seburuk-buruk tempat yang didatangi. Dan mereka selalu diikuti dengan kutukan di dunia ini dan (begitu pula) di hari kiamat.La'nat itu seburuk-buruk pemberian yang diberikan. Betul atau tidak, kita yang hidup di kemudian hari ini sudah menampak kenyataan itu. Innaka la tukhliful mi’aad. Sesungguhnya Allah ta’ala itu tidak pernah menyalahi janji. Apa yang Allah janjikan pasti terjadi, lambat laun pasti terjadi. Ilaa fir’auna wa mala-iHi…. Kepada fira’aun dan pengikut-pengikut (pentolan-pentolannya). Sedangkan perintah fir’aun itu tidak betul. Apabila orang memberi perintah tidak betul, Tuhan berfirman pada ayat 98. Fir’auan akan mengepalai pengikut2 yang setia padanya, di hari akhirat kelak. Kalau di dunia tuan-tuan, orang-orang besar berjalan di depan, orang-orang biasa berjalan di belakang.Kalau di dunia kita patuh sedemikian rupa, di akhirat besok begitu juga kata Allah. Firaun akan mengepalai kaumnya, pengikut-pengikut yang setia kepadanya tadi, yang mengikuti perintah bunuh, bunuh. Maka pada hari kiamat dia akan mengepalai dan membawa golongan ini, pengikut yang setia yang patuh kepadanya, Fa auradahumun naar, membawa mereka ke jalan menuju neraka. Masuk neraka tuan-tuan. Oleh sebab itu, sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Iman Muslim Innama ta’atu fi ma’ruufi Sesungguhnya keta’atan itu hanya kepada perkaara yang ma’ruf saja. Kenapa hadits ini tidak dibaca ?. Kalau kita lihat tuan-tuan يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً Ketaatan itu hanya kepada perkara ma'-ruuf saja. Ini, disuruh bunuh anak lelaki, mereka bunuh, patuh sekali pada perintah. Di akhirat esok mereka akan menjadi pengikut fira’aun sama-sama dengan fir’aun dicampakkan ke dalam neraka. Tapi perlu ingat ayat 99 Tuhan sebut, sebelum mati, Wa’usibhu fi hadzihil laknat. Di dunia ini diikuti dengan laknat. Apa makna laknat, tuan-tuan cari dalam suratul baqarah ayat 88, Laknat ialah bala bencana. Diikuti dengan laknat di dunia sampai ke kiamat, itulah seburukburuk pemberian dari Allah. Bila kita lihat tuan-tuan, kita flashback kembali, Indonesia … Bagaimana seorang insan yang difitnah yang akhirnya meringkuk dalam penjara selama beberapa tahun. Dituduh … Kalau kamu menjadi pengikut setia, kamu mematuhi secara membabi buta Maka itulah laknat, tak sempat mohon maaf. Dengan manusia ini susah tuan-tuan, kita mesti langsung minta maaf, kalau tidak mau celaka di akhirat, bukan minta ampun, tapi mintak maaf. Sepatutnya peristiwa-peristiwa seperti ini menjadi pengajaran … Kalau Al Qur-an menyebut, tidak akan salah tuan-tuan. Orang yang mematuhi perintah yang tidak betul, akan ditimpa bala di dunia. Dilaknat, berarti di dunia di timpa bala. Esok di akhirat kita tidak tahu apa ‘azab yang sedang menanti golongan-golongan yang memfitnah, yang mengkhianat, dan sebagainya. termasuk yang menzhalimi rakyat. ....lah panjang pula.... beresok kita sambung ... Billaahil Hidayah wat taufiq Wassalam St. Sinaro -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
