Momen Lebaran Ajang Pamer Status Sosial
Sabtu, 03 September 2011 07:41
Padang - Sosiolog
Universitas Andalas, Mira Elfina menilai, kendati kewajiban sosial untuk
bersilaturahim sudah terpenuhi, ada kecenderungan tradisi berlebaran sejak
beberapa tahun terakhir dimanfaatkan sebagai ajang pamer status sosial.
"Perilaku pamer status sosial tersebut ditandai dengan pamer kendaraan,
baju baru lengkap dengan pernak-pernik perhiasan dan lainnya," kata Mira
Elfina di Padang, Sumatera Barat, Jumat (2/9).
Ia mengatakan itu, terkait manfaat libur bersama bagi keluarga saat lebaran dan
dampak psikis bagi seseorang yang mempunyai hubungan erat dengan kerabatnya.
Menurutnya, penampilan masyarakat yang mudik dengan memamerkan status sosial
itu adalah untuk memperlihatkan kepada keluarga atau pada kalangan kerabat dan
masyarakat bahwa status sosial mereka meningkat karena dinilai telah sukses di
rantau.
Ironisnya, justru banyak penampilan mereka yang `kamuflase` atau mengelabui
orang ditandai antara lain dengan membawa kendaraan pribadi (kendati dirental),
baju baru dan lainnya.
"Artinya, ketika mudik lebaran, citra dan status sosial perlu terus
dijaga, agar orang di kampung juga menjadi bangga," ujarnya.
Ia meyebutkan, contoh penyewa (rental) mobil yang tiap tahun selalu meminta
agar mobil yang disewanya agar warna catnya tidak diganti, jenis mobil tersebut
harus sama.
Permintaan sewa mobil dengan persyaratan demikian, katanya, penting untuk
mengesankan mereka telah memiliki kendaraan sendiri sekaligus menjaga citra
bahwa dirinya sukses dirantau.
Contoh lainnya, yang dirantau justru berbondong-bondong ke bank atau ke kantor
pos mengirimkan wesel atau belanja lebaran untuk keluarga di kampung, kendati
uang yang dikirim Rp 500 hingga Rp 1 juta .
"Perilaku ini juga memamerkan bahwa mereka telah sukses di rantau hingga
berhasil mengirimkan belanja. Sebaliknya bagi orang di kampung pergi ke kantor
pos untuk mengambil kiriman belanja lebaran tentu akan bangga dan menceritakan
pada orang lainnya bahwa keluarganya dirantau telah sukses hingga berhasil
mengirimkan uang," ujarnya. [TMA, Ant]
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/