Aww. Ddn. Azmi Datuk Bagindo jo Anak Nagari Minangkabau nan ABS SBK,
aaa) Minal AIdzin wal Faidzin, Mohon maaf lahir dan bathin, semoga  amal ibadah 
kita dimasa Ramadhan dan Idul Fitri yang lalu menjadikan kita kedepan 
menghadapi maso 11 bulan yad. akan lebih kuat dan tegar talabieh menghadapi 
gelombang Globalisasi tamasuek arus kuning nan indak sajalan jo ABS SBK.
bbb) ABS SBK adolah hal nan nyato dan jaleih duduk pakaro dalam kehidupan 
rahayat Minangkabau di Ranah dan Rantau, oleh karenanya menyambung tulisan Ddn 
Azmi Datu Bagindo adolah sangeik mantab dan paralu dintdak lanjuti dengan 
action jo program aksi dilapangan. Misalnya kito memulai untuk 
menginventarisasikan Datuk/Sutan nan ado diNagari2 dan mengajak beliau2 untuk 
mempelajari secaro lebih mendalam tentang ABS SBK tarutamo "Manjua" gelar nan 
dapeik merupakan "entry point" untuk masueknya berbagai paham luar dan dalam 
negeri sekalipun nan indak sasuai jo ABS SBK tasabuik.
ccc) Kami berharap kironya melalui peranan Ddn. Azmi Datuk Bagindo dapeik 
menyusun program aksi lapangan diantaronyo koordinasikan dengan LKAAM SB, Ninik 
Mamak, Cadiek pandai dan BUndo Kanduang (Tungku Tigo Sajarangan) "right away" 
manduduakkan masalah tasabuik (pemberian gelar, penggunaan Narkoba, dll.) pada 
porsi nan sajalan jo ABS SBK. KIto dapeik ambil contoh masyarakat Aceh 
menjalankan hukuman cambuk bagi yang memang bersalah dan bertentangan dengan 
ABS SBK ataupun mengucilkan mereka dari kehidupan sosial masayrakat 
Minangkabau, ataupun dalam bentuk dan cara2 lain nan praktis.
Samantaro sakien tanggapan kami dan salut dengan penuturan Ddn. Azmi Datuk 
Bagindo nan mantab tentang implementasi ABS SBK. DImano paralu dibentuk TIM 
Kerja untuk menggerakkan masyarakat Minangkabau dalam menentang segala bentuk 
nan merugikan  ABS SBK.
Wassalam dan  Salamaik BErjoang,
ASmun (Lk/67/Depok). 

--- Pada Ming, 11/9/11, azmi abu kasim azmi abu kasim 
<[email protected]> menulis:

Dari: azmi abu kasim azmi abu kasim <[email protected]>
Judul: [R@ntau-Net] HARAPAN DAN SEMANGAT BARU DALAM MENATAP MASA DEPAN ADAT 
MINANGKABU
Kepada: [email protected]
Tanggal: Minggu, 11 September, 2011, 12:57 PM



HARAPAN
DAN SEMANGAT BARU

DALAM
MENATAP MASA DEPAN MASYARAKAT ADAT MINANGKABAU

 

 Harapan dan
semangat baru dalam menatap masa depan masyarakat adat Minangkabau, dengan
adanya kesedian para intelektual Minangkabau yang cinta Minang dan Adatnya,
baik yang di ranah dan begintu juga yang di rantau bersedia menerima dan
memengang Jabatan Niniak Mamak Penghulu Pemangku Adat dari kaumnya
masing-masing di Minangkabau. Yang  mana  pengangkatan serta pelawaan 
beliau-beliau telah
dilaksanakan pada hari raya ini 1432 H di nagari masing-masing di Minangkabau.
34 orang di kanagarian Gurun Luak Tanah Data yang telah di lakanakan
pengangkatan dan di Lewakan  pada tgl 3
September 2011, dan Konon 43 orang di Kangarian Magek Luak Agama, yang di
tegakan dan di Lewakan pada hari ini Minggu tgl 11 September 2011, dan begitu
juga Bapak Ir.Dodi Yusman Sekjen MAPPAS dari Sianok telah di lewakan pula dengan
Gelar Dt.Rajo Panghulu Nan Tinggi dari
suku beliau di Sianok Luak Agam

Maka kami Atas Nama Lembaga Adat Kebudayaan
Minangkabau (LAKM) Jakarat, dengan ini mengucapkan Selamat atas pengangkatan
dan telah di Lewakannya beliau-beliau sebagai Penghulu Pemangku Adat Nan Bagala 
Datuak, kami mendoakan semoga
beliau-beliau itu dapek melaksanakan amanah yang telah di terima sesuai dengan
sumpah jabatan yang telah di ucapkan, dan semoga pula Allah S.W.T. akan
memberkan bimbingan serta kemudahan dalam menjalankan amanah tersebut ,amin.

Dan hal ini mudah-mudahan dapat pula memberikan dorongan
serta menimbulkan harapan dan semangat baru untuk menyonsong masa depan 
kehidupan
beradat masyarakat Minangkabau sehingga kelangsungan kehidupan beradat
masyarakat Minang di masa mendatang akan lebih baik. Apa lagi beliau-beliau itu
telah menggucapkan sumpah jabatan, dibawah nangko kami akan mencoba menuliskan  
sumpah jabatan penghulu-penghulu yang
telah  di ucapankan sewaktu pelewaan di
nagari Gurun Luah Tanah Data, kira-kira seperti dibawah ini:

Panca setia di Minangkabau yang didasarkan kepada Adat Basandi Syarak Syarak
Basandi Kitabullah, untuk itu saya bertanggung jawab dalam melestarikannya.
Bahwa bila saya tidak menjalankan atau mungkin dari janji yang saya ikrarkan
ini, saya iklas dimakan  biso kawi lakeh
sumpah niniak mayong, kateh indak bapucuak kabawah indak baurek di
tangah-tangah geriak di kumbang.

Itulah kira-kira bunyi sumpah atau ikrar jabatan
yang telah diucapkan oleh penghulu pemangku Adat nan Bagala Datuak di
Kanagarian Gurun Luak Tanah Data. Namun, kita tidak tahu apakah pada waktu itu
pakai Al Quran atau tidak barangkali Renny dapek membrikan impormasikan kepada
kito tentang hal tersebut. Jika kita cermati akan  isi sumpah jabatan tersebut 
diatas, hal
tersebut jelas membuat kita merinding dan takut, apa lagi bagi yang
mengucapkannya. Karena disitu jelas-jelas,  ada kata-kata bertanggung jawab 
untuk
melestarikan ABS-SBK di Minangkabau, hal ini secara berminang-minang
tentu perlu kita sambut dan dukung bersama, 
dan selanjutnya  bila saya tidak menjalankan atau mungkin dari
janji yang saya ikrarkan ini, saya iklas dimakan  biso kawi lakeh sumpah niniak 
mayong, ini tentu satu bentuk
keseriusan bahwa beliau-beliau itu akan melaksanak semua tugas-tugas
kepenghuluan, dan beliau-beliau itu menyadari bahwa jika tidak melaksanakan
sesuai dengan yang telah di ikrarkan, mereka berdedia kena sanksi sumpah biso
kawi dari niniak moyong, dan kemudian  di
pertegas lagi dengan kateh
indak bapucuak kabawah indak baurek di tangah-tangah di geriak kumbang.

Itulah bentuk pernyatan atau Ikrar yang telah di
ucapkan secara pribdi oleh beliau-beliau itu sakali lagi kita doakan semoga
beliau-beliau sehat dan dapat melaksanakan tugas dan amanah dengan
sibaik-baiknya. 

Keberadaan beliau-beliau itu dengan semangat dan
sumpah yang telah di ucapkan  sangatlah
tepat,  karena  situasi yang ada pada saat ini, dalam tatanan
adat Minangkabau sangat membutuhkan pempinan yang serius jujur, berani dan
bertanggung jawab. Sebagai niniak mamak yang bersemangat baru yang bersedia
memperjuangkan, keberadaan serta kelangsungan nilai-nilai Adat Minangkabau
sesuai dengan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Besandi Kitabullah, yang
merupakan Jati diri dan sekaligus 
benteng pertahanan masyarakat adat Minangkabau dalam menata masa depan
dan mengapi tantang serta perkembangan zaman. 

Pekerjaan-pekerjan yang pada saat ini telah menati
adalah Sbb:

1.       
Adanya usaha dari pihak tertentu untuk melemahkan dan mengkaburkan
nilai-nilai ABS-SBK  dengan memaksakan
etnis non muslim masuk ke dalam tatanan Adat Minangkabau, dengan memberikan
Gelar Datuak dan Sutan

2.       
Kuatnya pengaruh budaya luar yang sangat memprihatinkan kita, yaitu salah
satunya “Orgen Tunggal”  yang
sekarang marak di Sumartera Barat atau di Minangkabau. Seperti misalnya pada
Hari Raya Idul Fitri, setelah puasa satu 
bulan lamanya, kemudian membayar Zakat Fitrah untuk jadi Fitrah, kemudian
kigiatan seperti Khatam Al Quran, Khitan Masal, Tablik Akbar, lalu kemudian
ditutup dengan Orgen Tunggal sampai pagi,  hal ini tentu akan mengabis segala 
pahala yang
di dapat pada bulan puasa satu bulan lamanya, dan tentu tidak sesuai pula dengan
perinsif ABS-SBK,  dan hal ini sering
juga menelan karban.

3.       
Pengaruh Kristenisasi di Sumatera Barat atau di Minangkabau, Rantaunet 3
Agustus 2011 [Adat Minangkabau Yang
Berdasarkan ABS _ SBK] Dokumen Baru: SUMATERA BARAT DALAM CENGKERAMAN GURITA.

Ambo yakin dan percaya,
jika para penghulu pemangku adat nan bagala Datuak, di Minangkabau itu kompak
dalam menegakan serta mempertahankan nilai-nilai ABS-SBK, tentu ini akan
merupakan satu kekuatan yang sangat dasyat, karena beliau-beliau itu mempunyai
legitimasi yang sangat kuat karena diangkat oleh anak kemanakan, sesuai dengan
pepatah,”berdiri penghulu sepakat kaum berdiri adat sepakat nagari”,
beliau di tanam mangkonyo tumbuah,  di
anjung mangkonyo tinggi, di ambak mangkonyo gadang. Mako Jadilah beliau “Gadang
Basa Batua” 

Yang
sudah barang tentu, segala sesutunya tentu di mulai dari anak kemanakan
masing-masing, dan kemudian dilanjutkan di tingkat nagari, dan selanjutnya
tingkat Minangkabau. 

Dengan landasan tanah sabingkah lah bapunyo, rumpuik
saalailah bamiliak, tetapi malu indak dapek di babagi, suku indak dapek  di 
asak. Tagak suku pertahankan suku, tagak
kampung pertahankan kampung, tagak nagari pertahankan nagari, tagak Minang
tentu pertahankan Minang, begitu seterusnya. Dan sabliaknyo, salisiah basuku,
disalaikan bakampung, salisiah bakumpung di salasaikan banagari, salisih
banagari salasaikan ba Minang. 

 

Adapun
yang di maksud dari “Gadang Basa Batuah”
menurut pemehaman mbo adalah Sbb: 

1. Gadang,
artinya adalah, seorang penghulu nan bagala datuak, beliau “digadangkan di 
payung nan  sakaki di 
tombak nan sabatang, dibadia nan sapucuak”, itulah dia “Batagak Gadang”. 
Upacara ini
didahului oleh kesepakatan dalam kaum masing-masing untuk mengangkat seorang
panghulu pemangku Adat. Baik dalam system Koto piliang atau dalam sistem Budi
Caniago, sekalipun kedua kelarasan ini ada perbedaan. Namun, kesepakatan mutlak
harus ada, inilah yang disebut berdiri penghulu sepakat kaum berdiri Adat
sepakat nagari

 

2. Basa,
artinya adalah “punya daerah pemerintahan atau tritorial seorang penghulu”, 
yaitu “seluruh harta
pusaka dalam kaum, sawah ladang banda buatan, 
banda baliku turun bukik, sawah bapetak dinan data, ladang batumpak  di nan 
lereng”. Itulah
daerah kekuasaan seorang panghulu 
seperti dalam kisah Basa Ampek Balai. Kok jauah dapek diantakan kok
dekek dapek di tunjukan, nan basasok bajarami nan bapandam bapakuburan,
disinanlah tinggal dan diam serta hidupnya anak kemanakan  

 

3.  Batuah, sama artinya dengan Bertuah dalam Bahasa Indonesia.
Yang artinya adalah “ucapan atau perkataan serta perbuatannya
bertuah dan didengar orang”, tuah kato sapakat cilako kato
basilang, dalam istilah adat disebutkan, “kato sapatah bama’ana langkah,
salangkah batujuan, kok  satitiak
dilawikkan  kok sakapa di gunungkan”  

 

            Bakarih
indah sampono

            Baingkisan rajo majapaik

            Tuah basabab bakarano

            Dapek batenggang dinan rumik

 

Itulah
nan dapek ambo sampaikan, sebagai wujut dari rasa syukur dan pengargaan ambo
dan Lembag Adat Kebudayaan Minngkabau (LAKM) Jakarta, kepada beliau-beliau
niniak mamak penghulu pemangku adat yang baru sajo dilewakan di ranah Minang,
dan jikok ado nan kurang pado tampeknyo, kok talantung sabab dek kanik, kok
talantak sabab dek katurun, ambo mohon maaf dan terima kasih ateh saglo
perhatin, dan semoga bermnfaat hendaknyo, amin.

 

Wassalam,

 

Azmi
Dt.Bagindo ( 59)

Sekum
LAKM Jkt  

 





-- 

.

* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke