12 Sep

Padang, Sumbar - Beberapa waktu lalu, CNN telah mentasbihkan Rendang asal 
Sumatra Barat sebagai makanan terlezat di dunia. Rendang mampu mengalahkan 
makanan khas Jepang, Sushi dan Tom Yam asal Thailand. Tapi tidak banyak yang 
tahu, rendang dulunya adalah makanan kebesaran untuk raja dan petinggi ada di 
Minangkabau.

Sejarah mengatakan, setiap upacara adat, rendang selalu menjadi menu utama. Dia 
menjadi makanan adat dan kebesaran. Makanan ini sudah ada sejak ratusan tahun 
lalu.

Sekarang, selain masih jadi menu wajib dalam upacara adat, masakan ini juga 
menjadi makanan wajib saat hari besar agama Islam, Idul Fitri dan Idul Adha 
disetiap rumah di Minangkabau. 

Diluar itu, rendang juga sudah hadir di hampir seluruh restoran dan rumah makan 
Padang, baik yang ada di SUmatra Barat sendiri, maupun restoran dan rumah makan 
di seluruh Indonesia dan di luar negri. 

Menariknya, diluar Sumatra Barat, sudah banyak orang yang bukan asli Sumatra 
Barat bisa membuat masakan terlezat di dunia itu. Pembuatnya juga tidak 
didominasi kaum ibu lagi, kaum lelaki juga sudah banyak yang pintar membuatnya.

Dibandingkan masakan lain, pembuatan rendang sedikit lebih rumit. 
Daging yang digunakan untuk haruslah dari daging terbaik. Biasanya yang dipakai 
adalah daging pinggul sapi atau kerbau yang disebut juga topside. Daging 
pinggul ini lemaknya sedikit, dan lebih empuk dari bagian lain.

Untuk mendapatkan cita rasa yang enak, proses memasaknya haruslah lama. 
DIbutuhkan waktu empat sampai lima jam dengan api secukupnya. Tujuannya agar 
santan kelapa serta bumbu rempah yang ada didalamnya berubah menjadi minyak dan 
kadar air di dalam daging menjadi kering. Saat memasaknya, Rendang harus terus 
diaduk supaya tidak gosong.

Bumbu yang digunakan adalah rempah-rempah yang mudah didapatkan di pasar-pasar 
tradisional.Diantaranya Cabe merah, Bawang Putih, Bawang Merah, Jahe, garam, 
Santan Kelapa dan sejumlah bumbu penyebab lainnya. Rasa yang dihasilkan dari 
racikan bumbu membuat rasa rendang menonjolkan rasa pedasnya.

Saat ini, selain rendang daging, sudah muncul varian rendang lainnya. Ada 
Rendang Telur, Rendang Belut, Rendang Ayam, dan rendang paku (daun pakis). 
Masakan ini cukup berkembang ditengah-tengah masyarakat Minangkabau di Sumatera 
Barat. (tim/zamrudtv.com) 


http://zamrudtv.com/filezam/terkini/mediaterkini.php?module=detailterkini&id=1805



Wassalam
Nofend | 34+ | Cikasel

Sent from Pinggiran JABODETABEK®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke