Kalau naik katabang awak buliah mamintak moslem/halal meal. Salain agak tanang 
manyantuangno, awak diagaiah lo labiah dulu dari nan lain.

Junaidi




On Sep 12, 2011, at 12:29 PM, "Riri Mairizal Chaidir" <[email protected]> 
wrote:

> Andi ko?
> 
> Bantuak kalio, raso2 kari?
> 
> Kalau gitu, memang namonyo "kari", atau dalam bhs Inggris "curry", masakan 
> India
> 
> Riri
> From: andi ko <[email protected]>
> Sender: [email protected]
> Date: Mon, 12 Sep 2011 11:04:42 +0700
> To: <[email protected]>
> ReplyTo: [email protected]
> Subject: Re: [R@ntau-Net] Rendang, Peringkat I Hidangan Terlezat di Dunia
> 
> Makem ZK
> 
> Tadi di Lufthansa dari Frankfurt ka Mexico City, ambo diagiah makanan mode 
> Kalio (setengah randang), atau labiah tapeknyo kari atau gulai dagiang jawi 
> dek awak. Rasonyo agak mirip-mirip kari kawannyo roti prata. Kawannyo sayua 
> ba abuih. Ambo ndak tahu apolah namonyo.
> 
> Salam
> 
> Andiko
> 
> 
> 2011/9/11 Zulkarnain Kahar <[email protected]>
> KOMPAS.com — Nasi goreng selalu disebut-sebut sebagai makanan khas Indonesia 
> yang paling populer di dunia. Tetapi, siapa sangka, nasi goreng ternyata 
> masih kalah populer dari hidangan khas Indonesia lainnya, yaitu rendang. 
> Makanan khas Sumatera Barat ini bahkan menempati peringkat pertama dari 50 
> makanan yang dinilai paling lezat di dunia.
> 
> Fakta ini diperoleh setelah situs CNNGo.com merilis daftar 50 makanan 
> terlezat di dunia (World's 50 Most Delicious Foods) pada Juli lalu, dan 
> meminta pembaca untuk memberikan voting di Facebook. Hasil dari pemungutan 
> suara tersebut menghasilkan 10 makanan terlezat di dunia, yang urutannya 
> adalah sebagai berikut:
> 
> 1. Rendang, Indonesia 
> Makanan ini menggunakan bahan dasar santan dan daging sapi, yang direbus 
> perlahan dengan campuran bumbu serai, lengkuas, bawang putih, kunyit, jahe, 
> dan cabai. Setelah mendidih, apinya dikecilkan dan terus diaduk hingga santan 
> mengental dan menjadi kering. Rendang biasa ditemukan di rumah makan Minang 
> dan sering kali disajikan dalam acara-acara seremonial.
> 
> 2. Nasi goreng, Indonesia 
> Dari mana sebenarnya asal nasi goreng? Indonesia, China, atau Thailand? 
> Entahlah, yang pasti nasi goreng Indonesia-lah yang menempati urutan kedua 
> pada daftar ini. Sedangkan nasi goreng Thailand ada di urutan ke-24. Pada 
> dasarnya, nasi goreng terdiri atas nasi, telur, dan suwiran ayam goreng. 
> Makanan ini sangat mudah diolah, tidak heran bila di Indonesia ada beragam 
> jenis hidangan nasi goreng.
> 
> 3. Sushi, Jepang
> Bagaimana Jepang mengolah ikan dan nasi menjadi begitu lezat, itulah yang 
> membuat sushi menjadi salah satu hidangan favorit masyarakat dunia. Ikan 
> mentah tak kehilangan kesegarannya, dan ketika dikombinasikan dengan sayuran 
> seperti mentimun, rasanya memang menyatu sempurna di lidah. Tak hanya lezat, 
> sushi juga kerap dirangkai dengan begitu artistik sehingga mudah menggugah 
> selera siapa saja.
> 
> 4. Tom yam goong, Thailand 
> Sup yang segar ini menggunakan bahan udang, jamur, tomat, serai, lengkuas, 
> dan daun jeruk purut. Rasanya yang asam, asin, pedas, dan manis memang 
> membuatnya disukai banyak orang. Udang memang merupakan bahan yang paling 
> sering digunakan, tetapi ada juga tom yam yang memakai ayam, ikan, dan 
> campuran makanan laut lainnya.
> 
> 5. Pad thai, Thailand 
> Anda yang kurang begitu menggemari makanan Thailand pun pasti akan menyukai 
> hidangan yang satu ini. Mirip dengan Bulgogi, makanan Korea yang menempati 
> urutan ke-23, pad thai merupakan hidangan kaya nutrisi yang disatukan menjadi 
> satu sajian mi goreng yang mewah. Rahasianya ada pada sausnya, yang merupakan 
> adonan asam jawa.
> 
> 6. Som tam, Thailand 
> Som tam adalah salad Thailand yang menggunakan bahan utama pepaya. Untuk 
> membuat salad ini, Anda perlu menyiapkan bahan lain seperti bawang putih dan 
> cabai yang ditumbuk dengan lumpang dan ulekan. Kemudian air asam jawa, saus 
> ikan, kacang, udang kering, tomat, air jeruk, adonan tebu, kacang buncis, dan 
> segenggam parutan pepaya hijau.
> 
> 7. Dim sum, Hongkong 
> Kunjungan ke Hongkong tak akan lengkap tanpa mencicipi hidangan makan siang 
> tradisional dari Canton ini. Dim sum menjadi populer karena bisa dinikmati 
> oleh siapa saja, mulai dari anak-anak, orang tua, masyarakat lokal, hingga 
> turis. Bentuknya yang kecil bisa dimakan dalam sekali suap dan, karenanya, 
> membuat orang tak akan pernah puas menyantap satu porsi saja. 
> 
> 8. Ramen, Jepang
> Konon, orang Jepang mengatakan, semakin lezat ramen atau hidangan mi yang 
> Anda nikmati, Anda harus menyeruput kuah kaldunya dengan lebih keras untuk 
> menghormati juru masaknya. Ada berbagai macam cita rasa ramen, mulai dari 
> tekstur mi-nya, topping-nya, bumbu-bumbu, dan terutama kaldunya. Hanya dari 
> kuah kaldunya kita bisa menilai betapa "jenius" sang juru masak.
> 
> 9. Peking duck, China 
> Bebek peking adalah hidangan otentik Shanghai, dan boleh dibilang merupakan 
> makanan China yang paling populer dan menjadi favorit di segala tempat. Bebek 
> dipanggang perlahan di dalam oven sehingga menghasilkan daging yang empuk dan 
> kulit yang renyah. Begitu kaya cita rasa kulitnya sehingga banyak rumah makan 
> menyajikan lebih banyak kulit daripada dagingnya. Bahkan, ada sajian khusus 
> berupa crepe isi kulit bebek peking, daun bawang, dan saus hoisin yang manis.
> 
> 10. Massaman curry, Thailand 
> Hidangan kari yang pedas, bersantan, manis, dan gurih. Biasanya menggunakan 
> daging sapi, tetapi sering juga memakai ayam, bebek, atau tahu. Selain itu, 
> masakan ini berisi kacang panggang, kentang, yang dimasak dengan daun salam, 
> saus ikan, kayu manis, kapulaga, gula aren, adas, dan saus asam jawa, serta 
> berbagai rempah dari Indonesia, seperti kunyit, cengkih, jintan, dan pala.
>  
> 
> Zulkarnain Kahar
> 
> -- 
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
> subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> 
> -- 
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
> subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> -- 
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
> subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke