Tarimokasih sarannyo sanak Nofend

 
Zorion_Anas 
*55yo
http://minangmaimbau.blogspot.com
http://zorionanas.blogspot.com
[email protected], [email protected], [email protected] 
Cel./HP No. :085811292236
Country code +62


>________________________________
>From: Nofend St. Mudo <[email protected]>
>To: [email protected]
>Sent: Monday, September 12, 2011 11:02 AM
>Subject: Re : [R@ntau-Net] Beberapa wafat karena tanah longsor di Gassan 
>Gadang, kampuang ajo Duta
>
>Catatan :
>
>Pak Anzori, buek mail baru mohon pakai halaman baru Pak, apolai
>mambaok email nan sangai panjang yg tidak ado hubungannyo jo email nan
>di reply.
>Rasonyo indak susah..
>
>Indak rancak bantuak susunannyo di archive web pak, mako dari itu
>dianjurkan di adaik salingka Palanta.
>
>Barikuik dibawah ambo Fwd kan beritanyo, dari Twiit uda UJP nan ambo
>baco kapatang sekitar 4 urang sekeluarga tu kalau ndak salah.
>
>Wassalam
>Nofen/34+ CKRG
>=============
>
>Berita Kab. Padang Pariaman
>Foto Kab. Padang Pariaman
>Kab. Padang Pariaman | Sabtu, 10/09/2011 19:55 WIB
>Longsor di Padangpariaman Timbun Satu Keluarga
>
>Padangpariaman, (ANTARA) - Tanah longsor di Desa Barang-barangan,
>Nagari Sariak Malai, Kecamatan Batang Gasan, Kabupaten Padangpariaman,
>pada Sabtu dini hari menimbun satu keluarga dalam satu rumah.
>
>Wakil Bupati Padangpariaman, Damsuar, di Padangpariaman, Sabtu
>mengatakan, korban tewas akibat longsor sebanyak empat orang,
>sedangkan peristiwa itu baru diketahui pada Sabtu pukul 11.00 WIB.
>
>"Rumah yang tertimbun longsor ini terpencil dari pemukiman, sehingga
>kejadian longsor baru diketahui saat siang, kemudian evakuasi baru
>bisa dilakukan pada pukul 13.00 WIB," ujarnya.
>
>Longsor yang terjadi tidak ada hubungannya dengan gempa 4,3 Skala
>Richter pada Sabtu pukul 16.30 WIB yang berpusat di Sungai Limau,
>Padangpariaman, karena longsor terjadi lebih dulu.
>
>Korban tewas akibat longsor tersebut yakni kepala keluarga Syambri
>(35) yang sehari-hari bekerja sebagai petani, istrinya Rosna (30), dan
>dua anak mereka Lia (6) serta Ali (3).
>
>Ia menjelaskan, longsor terjadi pada pukul 02.00 WIB diduga karena
>hujan lebat turun yang saat itu cukup lama membuat tebing-tebing di
>samping rumahnya longsor.
>
>Menurutnya, pasca gempa 30 September 2009 memang banyak tanah-tanah
>retak di Kabupaten Padangpariaman yang berpotensi longsor.
>
>Tim SAR terdiri atas BPBD Padangpariaman beserta instansi terkait
>dikomandani bupati setempat, katanya, baru bisa selesai mengevakuasi
>semua korban menjelang sore.
>
>Seluruh jenasah korban longsor dievakuasi ke rumah-rumah warga
>terdekat dan hingga Sabtu malam masih proses untuk pemakaman.
>
>Ia mengimbau kepada warga agar waspada terhadap bencana terutama tanah
>longsor karena curah hujan tinggi beberapa hari terakhir.
>
>Ia juga mengimbau warga tidak tinggal di lokasi rawan longsor, karena
>bila terjadi sedikit saja goncangan seperti gempa pada Sabtu sore,
>bisa meruntuhkan tebing-tebing.
>
>Terutama kepada warga yang tinggal di lokasi terpencil, Damsuar
>mengimbau mereka dapat berbaur dengan masyarakat lainnya sehingga bila
>terjadi bencana cepat diketahui dan cepat diberi pertolongan. (*/jno)
>
>http://www.antara-sumbar.com/id/berita/kab-padang-pariaman/d/12/184562/longsor-di-padangpariaman-timbun-satu-keluarga.html
>
>
>Pada 11 September 2011 20:45, Anzori <[email protected]> menulis:
>> Tag line di Mtro tv ambo liek kapatang musibah di Gassan Gadang Pariaman
>>
>> Zorion_Anas
>> *55yo
>
>======= DISIKO DIKAREK, BERHARAP MANJADI KEBIASAAN NAN ELOK ======
>
>-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
>wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/~
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>- DILARANG:
>  1. E-mail besar dari 200KB;
>  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
>  3. One Liner.
>- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
>http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
>- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
>subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke