ambo dapek link iko :
http://www.lintas-kabar.com/2011/09/11/melihat-bulan-malam-ini-susah-rasanya-mempercayai-kebenaran-1-syawal-versi-pemerintah/

<http://www.lintas-kabar.com/2011/09/11/melihat-bulan-malam-ini-susah-rasanya-mempercayai-kebenaran-1-syawal-versi-pemerintah/>Melihat
Bulan Malam Ini, Sulit Rasanya Mempercayai Kebenaran 1 Syawal Versi
Pemerintah

*Oleh: Mustofa B. Nahrawardaya*

***JAKARTA, Lintas-Kabar.com – *COBA anda keluar rumah dan melongok ke
langit malam ini. Ternyata bulan sudah nyaris sempurna alias nyaris bulan
purnama (fullmoon). Kondisi bulan yang tinggal beberapa persen purnama ini,
tidak akan mungkin terjadi pembulatan sempurna lebih dari hari Senin tanggal
12 September 2011. Oleh karena itu, apabila melihat beberapa perbandingan
yang ada, dan dengan hitungan mundur melalui Kalender Full Moon, maka sangat
sulit mempercayai keputusan pemerintah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada
31 Agustus 2011, yang mana pada hari itu sepertinya sudah memasuki tanggal 2
Syawal 1432H.

*Mengapa sulit mempercayainya?*

*Pertama*, siapapun bisa membuka situs Kalender Full Moon (jadwal bulan
purnama) melalui internet maupun melalui lembaga-lembaga astronomi yang ada.
Ambil contoh, pada situs
http://www.kwathabeng.co.za/travel/moon/full-moon-calendar.html?country=Indonesia,
atau dihttp://moonphases.info/full_moon_calendar_dates.html . Pada
situs-situs tersebut terpampang jelas deretan jadwal di seluruh dunia, tidak
hanya di Indonesia maupun di Timur Tengah. Semua orang bisa mengaksesnya
dari negara manapun, dan tidak ada perbedaan jadwal full moon maupun jadwal
new moon (bulan baru) dalam Kalender Lunar (yang dipakai sebagai acuan
kalender Hijriyah). Anda tinggal memasukkan nama negara, bahkan nama kota ke
dalam mesin pencari di situs ini, maka seluruh data astronomi akan muncul.

Sesuai keperluan, saya mencoba memasukkan data full moon ke dalam search
engine dan ternyata memang jadwal seluruh dunia sama. Untuk full moon bulan
September 2011 akan terjadi pada tanggal 12 September 2011 pukul 16.28 WIB
untuk waktu Indonesia. Dari situ sangat jelas terlihat, betapa mudahnya
membuktikan benar tidaknya 1 Syawal 1432H, jika dihitung mundur dari
terjadinya Bulan Purnama. Karena bulan dalam kelender Hijriyah tidak lebih
dari 30 hari, maka tinggal hitung saja mundur dari tanggal 12 September 2011
ke tanggal sebelumnya hingga 15 kali.

Karena sudah full moon pada pukul 16.28 WIB tanggal 12 September, maka
setelah saya hitung mundur, ketemulah bahwa tanggal 29 Agustus 2011  pukul
10.05 WIB sebenarnya sudah memasuki 1 Syawal 1432H. Karena dalam kalender
Hijriyah sebuah hari dimulai pada sore hari, maka dari itu wajar saja jika
sehari setelahnya, yakni tanggal 30 Agustus 2011, sudah ada yang shalat Idul
Fitri. Otomatis, dengan Kalender Full Moon itu, keputusan 1 Syawal yang
jatuh pada 31 Agustus 2011, sebenarnya sudah memasuki 2 Syawal.

*Kedua*, untuk menghilangkan keraguan, saya mencoba membandingkan dengan
beberapa mesin atau situs pemberi informasi data astronomi seputar kondisi
bulan dari detik per detik, dari menit per menit, misalnya di
http://www.icoproject.org/icop/shw32.html. Pada situs ini, kita bisa
mengetahui secara digital dan sudah menjadi patokan di seluruh dunia,
bagaimana caranya ingin melihat prosentase bulan dari posisi new moon hingga
full moon.

Fase perubahan bulan sangat jelas terlihat secara matematis dan terukur,
bahkan lengkap dengan gambarnya. Hingga saya tulis artikel ini, fase bulan
sudah mencapai 97 persen pada pukul 20.09.10 WIB. Padahal, beberapa jam
sebelumnya baru 93 persen, setelah saya hitung, maka tetap saja sama
ketemunya, bahwa fullmoon tetap akan terjadi pada hari Senin 12 September
2011 pukul 16.28 WIB.

*Ketiga*, namun harap dimaklumi, karena pada pukul 16.28 WIB tanggal 12
September 2011 matahari masih belum terbenam, maka tentu saja bulan purnama
tidak akan kelihatan oleh mata telanjang akibat sinar matahari. Untuk
melihatnya, tunggu dulu hingga Maghrib atau terbenamnya matahari pada pukul
17.30-an. Saat itu,  kondisi bulan purnama baru akan kelihatan jelas. Posisi
bulan purnama, kira-kira akan kelihatan sempurna hingga menjelang tengah
malam.

*Keempat*, dengan Kalender-Kalender Full Moon di atas, maka untuk menentukan
kapan dimulainya 1 Ramadhan 1433H atau puasa pada tahun 2012 mendatang dan
juga kapan 1 Syawal  pada tahun yang sama sudah bisa diketahui tanpa melihat
hilal maupun hisab. Idul Fitri pun akan bisa dilakukan bersamaan. Sesuai
Kalender Full Moon, maka tanggal  19 Juli 2012 pukul 11.25 WIB sudah
memasuki 1 Ramadhan 1433H. Maka sore harinya seharusnya sudah tarawih karena
pada pagi hari tanggal 20 Juli 2012 adalah puasa hari pertama Ramadhan
1433H.

Begitupula pula, pada tanggal  17 Agustus 2012 pukul 22.55 WIB sudah
memasuki tanggal 1 Syawal 1433H. Maka dari itu, tanggal  18 Agustus 2012
adalah Idul Fitrinya. Jadi kita bisa berbangga karena dengan Kalender Full
Moon, maka pada 17 Agustus 2012 mendatang, seluruh rakyat Indonesia akan
bersatu Idul Fitrinya, ramai-ramai memperingati Kemerdekaan Indonesia
sekaligus bertakbir bersama.

Terakhir, *kelima*, menggunakan Kalender Full Moon akan mempersatukan Idul
Fitri untuk Muhammadiyah maupun Nahdlatul Ulama dan Pemerintah.

**) Penulis adalah Anggota Majelis Pustaka & Informasi PP Muhammadiyah
Email: [email protected]*

Sumber: rakyatmerdekaonline.com


aa.38.F. depok
2011/9/14 Munir, Irwan (irwanm) <[email protected]>

> Waalaikumsalam ww ****
>
> Mamak Sampono, …. Dan dunsanak dipalanta****
>
> Mohon diliek dari postingan ambo dan dibaco sacaro teliti, …. Perbedaan
> wakatu (jam) adolah 4 jam (matohari, bulan dan bumi nan kito huni dan kito
> liek ko samonyo pak) dan pado saat jam 7 pagi di Makkah tu samo kito adolah
> jam 11 siang. Dan kalau kito urut senek wakatu magrib di Makkah jam 6:15
> samo kito adolah jam 10:15 malam dan disinan urang alah takbir, pertando
> bisuaknyo alah hari rayo, ….. (kito indak maliek jam 11 siangnyo sajodoh
> pak) tapi mulai dari malamnyo kegiatan yang dilakukan di muko Ka’bah tampek
> kito menghadap syolat, … Jadi jaan diambiak ujuangnyo sajo, dan dicaliak juo
> dari mano asanyo (hari sabalumnyo)****
>
> Manonyo nan indak jaleh dek Mamak Sampono, …. Samantaro pemerintah nan kito
> kecekkan Ulil Amri masih basitegang-sitegang juo baru dan baru lah malam
> pulo hari baru diumumkan nan maa nan kakito turuik, … ??? berseteru dengan
> sudut dan indak nampak (he he he di Indonesia kini banyak kabuki jo asok
> sahinggo mungkin tatutuiknyo mak, …..) samantaro dipusat (tampek Nabi kito
> diturunkan, didepan Ka,bah) dan disitu juo bakumpua para ahli-ahli agama dan
> hisab.****
>
> Kalau ambo baliakkan ka mamak, wakatu kito labiah dahulu dari Makkah 4 jam,
> ….. dan kalau mamak Syolat bisuaknyo berarti kudian dari Makkah (aaa dari
> mano pulo dalilnyo tuu) matohari dan bulan nan mano nan dicaliak tu.****
>
> Sakitu sajo dulu mak, panjang carito kito beko (silahkan sajo ka Japri
> ambo) [email protected] kurang elok ditangah nan rami.****
>
> ** **
>
> Bukti sasudah 1 hari rayo (Kamis 01 September 2011), …. Tanyato bulan alah
> agak tinggi, dan dapek diliek dengan mato talanjang (basuluah matohari dan
> bamato urang banyak, … nyato bana nampaknyo, ….) baa gak ati dek mamak tu,
> dan banyak lai bukti sasudah tu, nan lah juo dipostingan dek sanak dipalanta
> sabalumnyo.****
>
> ** **
>
> Salam****
>
> IM****
>
> ** **
>
> ** **
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On
> Behalf Of *Chairul Djamal
> *Sent:* Tuesday, September 13, 2011 8:24 AM
> *To:* [email protected]
> *Subject:* Re: FW :Re: [R@ntau-Net] Bulan Purnama****
>
> ** **
>
> Sanak ambo Irwan dan adidunsanak di Palanta RN nan ambo Hormati,
> Ass wr wb,
>
> Kalau kito menelaah kato " mengikut " berarti awak di balakang nan diikuti,
> bukan dimuko nan diikuti
> Jadi sanak basumbahyang ( sholat ied ) tantu sasudah atau basaratoan jo
> urang di Makkah, berarti lah jam 11.00 Wib sanak melaksanakan Sholat nyo????
> Apo iyo????
> Kalau sanak sholat jam 07.00 Wib hari Salasa tu, itu bukan mengikuti urang
> di MAKKAH, tapi mandahului urang di MAKKAH namo nyo tu mah, bagarah se sanak
> ko mah
>
> Indak jaleh lai ba bahaso nan bana???
>
> Wass wr wb
>
> CDRSampono/62+snek/Tangsel-BSD
>
>
> ****
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke