Sarancaknyo sidang isbat jan jam 7 malam tapi jam 12 malam, supayo bulan bisa 
diliek jam 11 malam, kalau indak pacayo jo hisab. Untuak apo kalender bulan 
kalau ulama indak picayo. Mudah-mudahan tahun muko Pemerintah bisa punya 
prinsip nan jaleh misalnyo jo full moon calendar tadi. Apo ulama kito samakin 
gaptek?

 
Zorion_Anas 
*55yo
http://minangmaimbau.blogspot.com
http://zorionanas.blogspot.com
[email protected], [email protected], [email protected] 
Cel./HP No. :085811292236
Country code +62


>________________________________
>From: auliah azza <[email protected]>
>To: [email protected]
>Sent: Wednesday, September 14, 2011 10:06 AM
>Subject: Re: FW :Re: [R@ntau-Net] Bulan Purnama
>
>
>ambo dapek link iko 
>: http://www.lintas-kabar.com/2011/09/11/melihat-bulan-malam-ini-susah-rasanya-mempercayai-kebenaran-1-syawal-versi-pemerintah/
>
>
>Melihat Bulan Malam Ini, Sulit Rasanya Mempercayai Kebenaran 1 Syawal Versi 
>Pemerintah
>
>Oleh: Mustofa B. Nahrawardaya
>JAKARTA, Lintas-Kabar.com – COBA anda keluar rumah dan melongok ke langit 
>malam ini. Ternyata bulan sudah nyaris sempurna alias nyaris bulan purnama 
>(fullmoon). Kondisi bulan yang tinggal beberapa persen purnama ini, tidak akan 
>mungkin terjadi pembulatan sempurna lebih dari hari Senin tanggal 12 September 
>2011. Oleh karena itu, apabila melihat beberapa perbandingan yang ada, dan 
>dengan hitungan mundur melalui Kalender Full Moon, maka sangat sulit 
>mempercayai keputusan pemerintah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada 31 
>Agustus 2011, yang mana pada hari itu sepertinya sudah memasuki tanggal 2 
>Syawal 1432H.
>Mengapa sulit mempercayainya?
>Pertama, siapapun bisa membuka situs Kalender Full Moon (jadwal bulan purnama) 
>melalui internet maupun melalui lembaga-lembaga astronomi yang ada. Ambil 
>contoh, pada 
>situshttp://www.kwathabeng.co.za/travel/moon/full-moon-calendar.html?country=Indonesia,
> atau dihttp://moonphases.info/full_moon_calendar_dates.html . Pada 
>situs-situs tersebut terpampang jelas deretan jadwal di seluruh dunia, tidak 
>hanya di Indonesia maupun di Timur Tengah. Semua orang bisa mengaksesnya dari 
>negara manapun, dan tidak ada perbedaan jadwal full moon maupun jadwal new 
>moon (bulan baru) dalam Kalender Lunar (yang dipakai sebagai acuan kalender 
>Hijriyah). Anda tinggal memasukkan nama negara, bahkan nama kota ke dalam 
>mesin pencari di situs ini, maka seluruh data astronomi akan muncul.
>Sesuai keperluan, saya mencoba memasukkan data full moon ke dalam search 
>engine dan ternyata memang jadwal seluruh dunia sama. Untuk full moon bulan 
>September 2011 akan terjadi pada tanggal 12 September 2011 pukul 16.28 WIB 
>untuk waktu Indonesia. Dari situ sangat jelas terlihat, betapa mudahnya 
>membuktikan benar tidaknya 1 Syawal 1432H, jika dihitung mundur dari 
>terjadinya Bulan Purnama. Karena bulan dalam kelender Hijriyah tidak lebih 
>dari 30 hari, maka tinggal hitung saja mundur dari tanggal 12 September 2011 
>ke tanggal sebelumnya hingga 15 kali.
>Karena sudah full moon pada pukul 16.28 WIB tanggal 12 September, maka setelah 
>saya hitung mundur, ketemulah bahwa tanggal 29 Agustus 2011  pukul 10.05 WIB 
>sebenarnya sudah memasuki 1 Syawal 1432H. Karena dalam kalender Hijriyah 
>sebuah hari dimulai pada sore hari, maka dari itu wajar saja jika sehari 
>setelahnya, yakni tanggal 30 Agustus 2011, sudah ada yang shalat Idul Fitri. 
>Otomatis, dengan Kalender Full Moon itu, keputusan 1 Syawal yang jatuh pada 31 
>Agustus 2011, sebenarnya sudah memasuki 2 Syawal.
>Kedua, untuk menghilangkan keraguan, saya mencoba membandingkan dengan 
>beberapa mesin atau situs pemberi informasi data astronomi seputar kondisi 
>bulan dari detik per detik, dari menit per menit, misalnya 
>dihttp://www.icoproject.org/icop/shw32.html. Pada situs ini, kita bisa 
>mengetahui secara digital dan sudah menjadi patokan di seluruh dunia, 
>bagaimana caranya ingin melihat prosentase bulan dari posisi new moon hingga 
>full moon.
>Fase perubahan bulan sangat jelas terlihat secara matematis dan terukur, 
>bahkan lengkap dengan gambarnya. Hingga saya tulis artikel ini, fase bulan 
>sudah mencapai 97 persen pada pukul 20.09.10 WIB. Padahal, beberapa jam 
>sebelumnya baru 93 persen, setelah saya hitung, maka tetap saja sama 
>ketemunya, bahwa fullmoon tetap akan terjadi pada hari Senin 12 September 2011 
>pukul 16.28 WIB.
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke