Rupanya ada dua Calau di daerah Sijunjung. yang saya kenal baik Calau yang di sumopur Kudus, Kampung Buya Ma'arif.
Ada yang tahu apa arti kata Calau? Mudah-mudahan para pengreset dapat pula maresek-resek apa asal katanya. Tentu sebaiknya halaman-halam buku tua itu discan dan disimpan dalam alat-alat computer storage modern yang dapat diakses dengan mudah di perpustakaan-perpustakaan dimasa depan. Salam, --MakNgah Sjamsir Sjarif Di Tapi riak nan Badabua. Santa Cruz, California Sept 16, 2011 --- In [email protected], "Nofend St. Mudo" <nofend@...> wrote: > > Kab. Sijunjung | Jumat, 16/09/2011 11:01 WIB > > Muaro Sijunjung, (ANTARA) – Ragam budaya dan peninggalan benda-benda > kuno di Kabupaten Sijunjung, Sumbar, kini mulai menarik perhatian para > ilmuwan. Salah satunya adalah para dosen Fakultas Sastra Universitas > Andalas (Unand) Padang, yang kini tengah melakukan penelitian terhadap > kitab kuno di Calau Muaro Nagari Muaro Kecamatan Sijunjung. > > "Kita senang dan bangga dengan adanya penelitian yang dilakukan oleh > Universitas Andalas Padang yang bekerjasama dengan Tokyo University of > Foriegn Studies (TUFS) terhadap naskah-naskah kuno yang ada di Calau. > Ini tentu nantinya akan dapat menguak sejarah yang sangat bermanfaat > bagi masyarakat Calau khususnya dan Muaro secara umum," ujar Ketua > Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LP3I Kabupaten Sijunjung, Zulkarnain > di kediamannya, Jumat. > > Menurut Zulkarnain, kedatangan para ilmuwan dari Unand dan TUFS itu > adalah, dalam rangkaian kegiatan bhakti masyarakat yang dilakukan > Unand bersama TUFS berupa konservasi naskah kuno, dimana di Kabupaten > Sijunjung ada 2 lokasi yang dijadikan objek yaitu, naskah kuno yang > terdapat di surau M. Yasin Tanjung Ampalu dan di Calau Nagari Muaro. > > "Untuk naskah yang terdapat di surau Syech M. Yasin telah selesai > dilakukan, sekarang tim ini tengah melakukan penelitian di surau > Syech. Abdul Wahab di Calau," katanya. > > Kegiatan yang dilakukan oleh tim ini, selain melakukan penelitian juga > sekaligus memperbaiki kembali kitab-kitab yang rusak dan robek, tanpa > mengubah naskah asli, baik kertas maupun tulisan dalam kitab tersebut. > > "Dari hasil penelitian mereka, kitab-kitab tersebut sudah berumur > sekitar 300 tahun dan ditulis dengan tulisan tangan menggunakan kertas > dari Eropah. Dengan adanya konservasi dan perbaikan terhadap > kitab-kitab yang rusak, kita berharap kitab yang amat bersejarah dalam > pengembangan ajaran Islam di Kabupaten Sijunjung ini kembali utuh > seperti sedia kala," harapnya. (eri) > > http://www.antara-sumbar.com/id/berita/kab-sijunjung/d/18/185604/universitas-andalas-teliti-naskah-kuno-di-calau-sijunjung.html > > -- > > Wassalam > Nofend/34+ CKRG -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
