Sanak Palanta,

Kalau di Piaman, KADAREK tu ka daerah 'pedalaman' sarupo ka kiktinggi, tanah 
data (daerah darek). Urang darek ko nan manyunaikannyo kan rang 
Piaman....ha...ha....

Wassalam

Syaf AL
49, Rang Piaman di Bogor
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: meddy Maula <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 26 Sep 2011 17:55:43 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Bls: [R@ntau-Net] KADAREK

Sanak palanta yth,



Kalau di canduang kadarek ko arti no adolah pai kasawah...kok ka
mandakian aie atau dll...balain bana yo arti no...baa duh mak darul,
mak ngah...



Medi Guci Canduang jkt...

--- Pada Sen, 26/9/11, Reflus <[email protected]> menulis:

Dari: Reflus <[email protected]>
Judul: [R@ntau-Net] KADAREK
Kepada: "rantaunet rantaunet" <[email protected]>
Tanggal: Senin, 26 September, 2011, 5:06 AM

Ass. Ww
Bapak2, ibu2 Dan Dunsanak di Palanta nan Ambo hormati,Kadarek, adalah suatu 
tradisi yang konon HANYA Ada di Kampuang kami. Apa memang demikian.Begin 
ceritanya.
Selesai
sholat subuh, kaum laki-laki dari seluruh pelosok negeri, tua muda,
tanpa memandang hubungan kekeluargaan berbondong-bondong datang ke
pemakaman silih berganti (“kadarek”)
Innalillahi
wainna ilahi rajiun. Nun jauh disana disatu Nagari Tanjung Barulak Kab.
Tanah Datar (Sumbar) ditengah konsumerisme dan individualistis yang
melanda sebagian masyarakat kita, alhamdulillah tradisi dari nenek
moyang sampai sekarang masih berjalan dengan baik (indak lapuak dek
hujan indak lakang dek paneh). Tulisan ini adalah merupakan hasil
reportase selama mengikuti prosesi pemakaman Saudara kami yang
meninggal dunia hari Kamis malam dan dikebumikan hari Jumat sore,
karena menunggu kedatangan keluarga dari rantau. Urutan Prosesi
pemakaman dapat kami gambarkan sebagai berikut :
1.
Setelah meninggal, Tong-tong/kentongan yang berusia 3 generasi terletak
di atas bukit/guguk di wilayah Korong sebesar pohon kelapa berbunyi
bertalu-talu, gaungnya terdengar keseantero nagari pertanda ada warga
yang meninggal dunia. Bunyinya tergantung usia yang meninggal (2
ketukan untuk anak2 dan 3 ketukan orang dewasa).
2.
Semua warga laki-laki perempuan melayat meninggalkan pekerjaan. “Kaba
baik (Baralek/pesta) diimbauan, kaba buruk (mati) baambuan, maksudnya
semua masyarakat ada hubungan keluarga atau tidak, sekalipun sedang
terjadi perselihan dengan almarhum/keluarganya melayat ke rumah duka.
Beda dengan pesta yang harus diundang terlebih dahulu. Kaum Ibu membawa
sepiring beras berdoa dan mengaji untuk almarhum sesampai di rumah duka.
3.
Semua perlengkapan kain kafan, kain panjang untuk selimut mayat, bunga,
pengharum, sabun dan lain-lain disiapkan oleh keluarga Bako (keluarga
ayah) dan menantu perempuan keluarga besar almarhum.
4.
Jumat pagi warga korong gotong royong menggali kuburan. Jumlah warga
yang ikut bekerja dan kerapihan kuburan dapat mencerminkan perilaku
almarhum semasa hidupnya.
5.
Jumat sore sebelum keberangkatan ke pemakaman dan setelah prosesi
pemakaman, pihak keluarga/ahli waris memberikan kata sambutan
permintaan maaf dan penyelesaian hutang piutang dihadapan seluruh
pelayat. Untuk yang kedua kalinya, kaum ibu membawa makanan kecil
berikut uang. Kaum Ibu yang melayat ke rumah duka dalam tenggang waktu
bisa mencapai satu minggu lama. Kedatangan kaum Ibu dari seluruh
pelosok negeri tanpa memandang hubungan kekeluargaan ke rumah duka
merupakan kesadaran/kewajiban sosial yang sudah mendarah daging.
6.
Jumat malam diadakan tahlilan yang dihadiri oleh kaum laki-laki,
sedangkan menantu perempuan keluarga besar almarhum membawa makanan
dalam dulang dengan kualitas yang berbeda-beda, tergantung jauh
dekatnya hubungan menantu dengan keluarga besar almarhum. Konon pula
kualitas makanan ini merupakan persaingan terselubung diantara para
menantu.
7.
Sabtu pagi selesai sholat subuh, kaum laki-laki dari seluruh pelosok
negeri, tua muda, tanpa memandang hubungan kekeluargaan
berbondong-bondong datang ke pemakaman silih berganti (“kadarek”) yang
dapat membuat jalanan macet saking ramainya. Sering terdapat pertanyaan
dari warga luar Nagari tentang acara dipagi itu. Dari informasi yang
kami peroleh tradisi Kadarek ini hanya ada di kampung kami Nagari
Tanjung Barulak, Batusangkar.Apakah tradisi ini juga di Nagari Bapak2, ibu2 Dan 
Dunsanak .?
Wassalam
Reflus/ 53 tahunAnak rang Tanjuang Barulak.




-- 

.

* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke