Mamanda Reflus

Sebuah pengalaman yang menarik, kebetulan patangko ambo malapehan taragak
nonton di SUGBK pertandingan Sea Games Indonesia vs Singapore yo lah soto
pulo basorak2 didalam.

Tapi pengalaman yang mengerikan nan pernah ambo alamin sa'at nonton di
SUGBK adalah pas pertandingan Liga Indonesia taunnyo ambo lah lupo yaitu
antara Persija vs Semen Padang kalo ndak salah hasilnyo seri 1-1, cuma
setelah pertandingan pas keluar stadion para pendukung Semen Padang lari
tunggang langgang ka Jl Sudirman dek dikaja oleh para Jack mania, sajak
itu yo ndak berani lei nonton LI di Senayan, kecuali Timnas sakali2.

Mengenai pertandingan Persib vs Petrokimia Putra itu bukan partai final
Galatama, dek karno Persib tu Tim Perserikatan dan Petrokimia Tim Galatama
atau mungkin kalo :

Final Galatama

Bandung Raya vs Petrokimia Putra atau

Final Liga Indonesia

Persib vs Petrokimia Putra

Itu stek koreksi dari ambo, mohon ma'af kalau ado nan salah.


Wassalam


Hanif
==================

> Beberapa Catatan Menonton di Senayan
>
> Oleh : Reflus.
>
>
>
>
> Bapak2. Ibu2,Mamak2 Dan Dunsanak di Palanta NAH.
>
> Sekedar bacaan ringan yang Ada hubungannya dengan Sea Games.
>
> Mudah2an bisa terhibur.
>
>
> Menjual karcis kepada tukang catut dan ketahuan Office Boy. Maluuuuuuuuuuu
>
> Pertama kali aku memasuki Stadion Utama Senayan tahun 1979 menonton
> pembukaan Sea Games, diajak oleh Saudara yang sudah lama tinggal di
> Jakarta. Waktu itu aku nggak punya karcis namun pingin nonton, maklum baru
> datang dari kampong. Agar bisa masuk, adikku (cewek) merayu penjaga karcis
> supaya karcis tidak disobek dengan alasan untuk koleksi. Setelah dia
> sampai di dalam, karcis kuambil dari balik jeruji besi dan akhirnya Aku
> aku masuk. Ada-ada aja he he he
>
> Sampai di dalam Stadion, aku takjub melihat Stadion yang begitu besar dan
> megah, konon kabarnya Stadioon Utama Senayan (kini Gelora Bing Karno)
> termasuk stadion nomor lima terbesar di dunia. Di dalam Stadion aku nggak
> dapat tempat   duduk saking penuhnya karena di isi oleh para pelajar se
> DKI.  Rudy Hartono dan Sprinter putri (siapa ya ?) dengan anggunnya
> menyalahkan obor Sea Games. Pengalaman pertama ini membuat aku selalu
> ingin menonton setiap ada pertandingan. Dibawah ini aku menulis pengalaman
> yang cukup menarik (ini versi ku lho!). Untuk anda yang sering menonton di
> Stadion Utama aku harap “sesama bis kota jangan saling mendahului”.
> Silahkan kasih komen atau penjelasan tambahan setelah selesai kutulis.
> Maksa ni yee…
>
> Iran vs PSSI Garuda : Piala Asia.
>
> Era 80an, aku yakin penggila bola pasti mengenal PSSI Garuda yang hampir
> menjajal piala Dunia 1986 di Meksiko, sayang kalah lawan Korsel dibabak
> penyisihan. Aku kira sampai saat ini belum ada tim PSSIyang bisa menyamai
> Garuda ini. Hal yang menarik dari pertandingan ini adalah sewaktu kedua
> Kapten bertukar cendra mata. Kapten Iran mengangkat dan menunjukan kepada
> penonton foto Ayatollah Khomeini yang cukup besar (garis tengah satu
> meter) sebelum diserahkan. Waktu itu Ayatollah Khomeini sang tokoh
> Revolusi yang bermukim di Paris baru saja menggulingkan Raja Iran Shah
> Mohammed Reza Pahlevi. Sejak itu sampai sekarang Iran berubah menjadi
> Republik.
>
> Persib vs Petrokimia Putra
>
> Kalau nggak keliru ini pertandingan final Galatama. Jakarta membiru oleh
> supporter Persib. Aku ngajak Saudara yang nggak pernah nonton bola.
> Kataku, kau nggak usah nonton bola, liat suasana aja, bujukku. Sampai di
> Stadion karcis habis karena pentonton membludak. Seorang preman nawarin
> kami masuk tanpa karcis asal dibayar, kami ikut dari belakangnya melewati
> barisan penjaga kurang lebih 10 orang kiri kanan. Sampai di dal am Stadion
> baru kami bayar. Tadinya, Preman ini minta bayaran sebelum masuk. Nggak
> usah yeee...(khawatir kena tipu).
>
> Luar biasa ya!
>
> Dalam Stadion yang membiru kami berdiri saking penuhnya dan berteriak
> menjagokan Persib karena disekeliling kami penonton Persib. Bisa-bisa kena
> tonjok kalau jagoin Pertrokimia. Cari aman aja he he he
>
> Pertandingan ini dimenangkan oleh Persib, Kalau Persib kalah, panitia
> takut Stadion di bakar oleh pendukung Persib. Begitu komentar sebagian
> besar penonton. Bisa-bisa aja…
>
> Perang Bintang : Timur vs Barat
>
> Ini pertandingan amal yang diselenggarakan setelah Kompetisi berakhir.
> Karcis diundi untuk menentukan penonton yang berhak menendang penalty
> sebelum pertandingan dimulai. Kalau gol hadiahnya mobil Daihatsu,
> sedangkan bila kiper dapat menahan hanya dapat Rp 1 juta. Yang beruntung
> jadi penendang adalah seorang penjual bubur. Sebelum nendang, dia salto
> dan berlari keliling lapangan tanpa alas kaki. Penendang ini diberikan
> kursus kilat oleh Dede Sulaiman, mantan Striker yang terkenal licik.
> Penonton bersorak-sorai dan berteriak, lepasin ajaaaaa, ntar mobilnya
> dibagi dua ha ha. Ternyata memang gol dan keesokan harinya, foto sipenjual
> bubur dan mobilnya jadi Head Line di Surat Kabar
>
> PSSI VS Singapore. Piala Tiger
>
> Sebelumnya aku nonton PSSI yang kalah lawan Malaysia. Penonton lemas
> karena kecewa dan aku bersumpah nggak mau nonton lagi. Ternyata, saat
> tandang di Malaysia PSSI justru menang telak dan masuk semifinal lawan
> Singapore. Berkaca dari kemenangan di Malaysia, stadion merah menyalah
> dengan jumlah penonton lebih dari 100 ribu, dengan harapan PSSI menang.
> Apa nyana ! PSSI kalah, dan aku pulang dengan langkah gontai. Kecewa
> dech……..PSSI payah…………
>


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke