Mbak Nur'Aini, [Kalau boleh saya mengaddresskan "Mbak" kepada Rangkayo Nur'Aini B.Prapdanu karena saya lihat Last Namenya berbunyi Jawa, walaupun saya tidak pasti. Address term (panggilan) Mbak dalam Bahasa Jawa saya kira adalah panggilan terhormat untuk wanita].
Cerita teman saya si Carol (postingnya belum dipotong dan yang masih terlampir di bawah) belum selesai dengan joke "Bak Me", yang mungkin sebagian orang masih belum mengerti. Walaupun demikian biarlah saya teruskan penambah bumbu Garah Akhir Pekan dari kisah nyata ini. Jadi, selama di Yogya summer 1974 itu, Carol sangat disayangi kenalan-kenalan sekitarnya, sehingga dia dipanggilkan dengan panggilan julukan terhormat, "Mbak Yu". Carol yang pada mulanya mendengar kata "Bak You" itu agak shock karena dalam budayanya di Amerika kata "Bak You" itu kurang enak kedengarannya. Tetapi sebagai mahasiswa anthropologi di lapangan dia maklum bahwa dia tidak dalam lingkungan budayanya lagi dan orang sekitar itu pun tidak tahu pula rasa budaya si Carol. Carol terima panggilan itu dengan baik dan senang hati, walaupun perutnya sendiri sering dipegangnya menelan ketawa di dalam hati. Orang kedai tempat dia sering makan Bak Mie itu pun senang sama dia, juga memanggilkan Carol dengan panggilan Mbak Yu. Suatu kali ketika Carol datang ke kedai makanan itu untuk makan siang ..., Orang Kedai bertanya: "Bak You! Mau apa?"" Carol jawab dengan senyum dan angkat bahu dan dada ke dapan sedikit genit: "Bak Me, Bak Me!" :) Salam, Sekedar tambah Garah -- MakNgah Sjamsir Sjarif Nov 18, 2011 --- In [email protected], "Nur'Aini B.Prapdanu " <nur4you5@...> wrote: > > tukuak sangenek .......panambah rami galak > > LOGIKA > Di sebuah sekolah dasar, suatu saat seorang guru bertanya pada salah > satu muridnya. > Bu Guru : "Hei Udin tolong jawab pertanyaan ibu yaach..., Kalo ada 5 > ekor burung di jendela, kemudian ditembak satu, berapa yang masih > tinggal? " > Udin : "Habis dong Bu, kan lainnya pada terbang." > Bu Guru : "Salah, harus! nya dijawab masih tinggal 4 ekor, tapi saya > seneng kok cara kamu berpikir. " > Di saat yang lain Udin balik bertanya pada Bu Guru. > Udin : "Bu Guru tolong jawab pertanyaan saya...Kalo ada tiga orang > cewek, masing-masing membawa es krim, cewek pertama makan es krim > dengan menggenggam contongnya, yang kedua dengan menjilati es krim > tersebut, yang ketiga langsung mengulumnya, manakah diantara cewek itu > yang sudah menikah?" > Bu Guru : "Haaahhhh ..... pasti yang makannya dengan mengulum langsung ya." > Udin : "Salah..... harusnya dijawab yang sudah pake cincin kawin, tapi > saya senang lihat cara berpikir Bu Guru." > Bu Guru : ??!!!#@$%^ > Pada 17 November 2011 18:16, sjamsir_sjarif <hambociek@...> menulis: > > Iko iyobana garah nan urang Indonesia indak mangarati garahnyo. > > > > Tahun 74 ado kawan ambo, padusi, bule, a graduate student di Dept of > > Anthropology University of Illnois. Namonyo si Carol, namo sabananyo, lupo > > last namenyo. Inyo anak gadih rancak, manih, ceriahan, sanang bana maota. > > > > Wakatu baliak dari pajalanan ka Indonesia tu inyo bacarito ka ambo jo > > kawan-kawan tantang pangalamannyo di Indonesia dengan senyum simpul, > > tagalak-galak manih. "They have good foods!" keceknyo. > > "Sometimes, when I wanted to eat I asked and insisted with a smile: > > ... "Bak Me, Bak Me!" ... :) > > > > "But," keceknyo, "Nobody understood my joke! > > "Bak Me, Bak Me!" > > > > Salam, > > -- MakNgah > > Sjamsir Sjarif > > Nov 17, 2011 > > > > > > --- In [email protected], ajo duta <ajoduta@> wrote: > >> > >> Tukuak sangenek: > >> > >> Hari demi hari Bunga mulai bisa cakap Inggeris. Suatu kali suaminya > >> pulang bersama teman kantornya bernama John. Si Bunga rupanya sdg > >> menikmati mi instan. Sebagai mana biasa di Ina, tentu dia berbasa > >> basi: "Hi John, do you like me?" > >> > >> On 11/17/11, AnwarDjambak <alhaqirwalfaqir@> wrote: > >> > Dunsanak Sapalanta..! > >> > > >> > Iko ado garah sangenek dari bbm kawan : > >> > > >> > "Bunga adalah seorang cewek kampung yang beruntung, nikah dengan bule > >> > Inggris dan tinggal disana.=D > >> > > >> > Masalahnya timbul karena Bunga kurang paham berbahasa Inggris. > >> > Sekali waktu Bunga pergi ke pasar beli daging kaki sapi, karena tidak > >> > tahu > >> > bahasa Inggris Bunga mengangkat rok dan menunjukan kakinya. Untunglah > >> > pedagang mengerti akhirnya Bunga dapat kaki sapi. > >> > > >> > Esoknya Bunga datang lg utk beli dada ayam. Tanpa buang waktu Bunga buka > >> > baju & menunjukkan dadanya. Pedagang masih mengerti dan Bunga pun pulang > >> > dengan dada ayam. > >> > > >> > Esoknya lagi, Bunga ingin beli pisang, lalu diajaknya suaminya. > >> > > >> > Dan tahukah anda apa yang terjadi? > >> > X_X Ëšââ€"¦Â°â€¢hmm...(―˛―â€Å") > >> > . > >> > > >> > Jangan mikir yang aneh-aneh deh! > >> > suami nya kan bisa bhs Inggris..? > >> > =))ĥǻĥǻĥǻĥǻ=))ªªª" > >> > > >> > > >> > Wassalam, > >> > AnwarDjambak43+, L Pyk, Kualalumpur, -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
