Pd.Panjang, Singgalang, Kamis, 01 Desember 2011

Kamis (1/12) ini, Padang Panjang genap berusia 221 tahun. Hari Jadi Kota
(HJK) yang dijuluki Serambi Mekah itu akan diperingati dengan menggelar
rapat paripurna istimewa DPRD di gedung dewan.

Kabag Humas Setdako Padang Panjang, H. Ampera Salim kepada wartawan di
balaikota setempat, Rabu (30/11) menyebutkan, rapat paripurna yang dipimpin
Ketua DPRD Novi Hendri Dt. Bagindo Saidi itu rencananya akan dihadiri
Gubernur Sumbar, Prof. Irwan Prayitno, Walikota H. Suir Syam, Wawako H.
Edwin, mantan walikota, tokoh masyarakat, serta ratusan undangan lainnya.

"Guna memeriahkan HJK tersebut, sejumlah kegiatan sudah digelar oleh
pemerintah maupun masyarakat. Bahkan setelah acara puncak besok (hari ini
-red) masih ada kegiatan. Seperti HJK sebelumnya, di kantor-kantor
pemerintah dan pinggir jalan utama juga sudah dipasangi spanduk dan
umbul-umbul," katanya.

Terkait ulang tahun ke-221 itu, Walikota H. Suir Syam secara terpisah kepada
sejumlah wartawan di ruangan kerjanya mengajak segenap elemen pemerintahan
dan seluruh lapisan masyarakat agar menjadikannya sebagai momentum untuk
mengevaluasi apa yang sudah diperbuat setahun ke belakang, lalu apa yang
akan diperbuat setahun ke depan.

"Sebagaimana yang diingatkan Rasulullah SAW, hari ini harus lebih lebih baik
dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Jangan
sampai hari ini atau hari esok sama saja, apalagi lebih buruk, karena itu
sebuah kecelakaan (kerugian besar) bagi kita semua," ucapnya.

Walikota mengaku, setahun terakhir kemajuan yang diperoleh Padang Panjang
sudah cukup bagus, mulai dari pelayanan masyarakat, sektor kesehatan,
pendidikan, ekonomi dan sektor lainnya. Untuk pelayanan masyarakat misalnya,
peningkatan itu terbukti dengan diraihnya piala Citra Bhakti Abdi Negara
(CBAN) tingkat provinsi.

Bukan hanya tingkat provinsi, Padang Panjang bahkan berpeluang besar meraih
CBAN tingkat nasional, yang penilaiannya sudah dilakukan belum lama ini.

"Namun bagi kita jajaran pemerintahan, yang terpenting itu bukan pialanya,
melainkan seberapa puas masyarakat dengan pelayanan kita. Sebab, pemerintah
ini dibentuk memang untuk melayani, bukan sebaliknya untuk dilayani.
Karenanya, kalau ada aparatur yang tidak siap melayani, mundur saja,"
tegasnya.

Dalam bidang kesehatan yang menjadi salah satu prioritas utama dan unggulan
Padang Panjang, raihan yang dicapai setahun terakhir terbilang luar biasa.
Hal itu terbukti dengan diperolehnya penghargaaan Swastisaba Wistara
(penghargaan tertinggi kota sehat) dari Kemenkes RI pada pertengahan
November baru lalu.

"Pada tahun 2007 dan 2009 kita hanya memperoleh Swastisaba Wiwerda
(menengah), sedangkan tahun ini kategori tertinggi. Ini semua kita dapatkan
bukan hanya karena kerja keras pemerintah, tetapi juga berkat kesadaran
segenap lapisan masyarakat. Tanpa kesadaran mereka, mustahil Padang Panjang
bakal jadi kota sehat," tandasnya.

Meski memperoleh banyak keberhasilan, walikota mengingatkan segenap pihak
agar berpuas diri, apalagi sampai lupa diri. Sekaran masih ada sejumlah
persoalan yang membutuhkan perhatian agar ke depannya lebih baik lagi.
"Seperti yang saya katakan tadi, hari esok mesti lebih baik dari hari ini.
Ini menuntut kita terus berkarya dan memperbaiki kekurangan yang ada,"
ucapnya.

Hampir senada dengan walikota, Wawako Edwin secara terpisah kepada
Singgalang juga mengaku sudah cukup banyak kemajuan yang diraih dalam
setahun terakhir.

Salah satu kemajuan yang tidak bisa dipandang sebelah mata adalah semakin
banyaknya orang luar datang ke Padang Panjang, baik melanjutkan pendidikan,
berobat, berwisata ataupun urusan lainnya.

Dengan banyaknya orang luar datang, ekonomi masyarakat pun turut menggeliat.
"Kota ini miskin sumber daya alam, makanya kita harus mencari sumber lain.
Mendatangkan orang sebanyak-banyaknya merupakan salah satu cara yang paling
tepat. Alhamdulillah, dengan fasilitas dan objek yang kita punya, serta
iven-iven yang kita gelar, orang luar yang datang ke Padang terus
meningkat," ujarnya.

Menurut wawako, selain mendatangkan orang luar berkunjung, Pemko dengan
dukungan DPRD juga sudah melakukan banyak terobosan untuk mensejahterakan
masyarakat, seperti memberikan pelatihan, modal usaha dan pemasaran. Agar
niat yang dituju tercapai, sangat dibutuhkan kemauan masyarakat itu sendiri.
"Peluang sudah kita buka, tinggal bagaimana masyarakat mengambil peluang
itu. Jangan sampai peluang itu terbuang sia-sia atau justru orang lain yang
mengambil peluang tersebut. Demi kemajuan masyarakat, kami dari jajaran
pemerintahan dengan dukungan DPRD akan selalu berbuat yang terbaik untuk
masyarakat," janjinya.

Ketua DPRD Novi Hendri yang ditemui di sela-sela rapat anggaran di aula
Bappeda setempat menilai memang sudah cukup banyak kemajuan yang diraih
dalam waktu setahun terakhir, terutama sektor ekonomi, pendidikan dan
kesehatan. Ia pun memujikan partisipasi masyarakat dalam berbagai aspek
pembangunan yang terus membaik.

"Meski mengalami banyak kemajuan, bukan berarti tidak ada persoalan. Satu
persoalan krusial yang harus segera dicarikan jalan keluarnya adalah pasar.
Setelah pembangunan tidak kunjung jelas kapan dimulai, kita justru
dihadapkan pada musibah kebakaran pasar itu sendiri. Persoalan ini harus
segera diselesaikan, karena pasar pusat ekonomi masyarakat," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Novi juga memberikan catatan khusus tentang pelayanan
bagi masyarakat. Walaupun Padang Panjang baru saja memperoleh CBAN tingkat
provinsi dan berpeluang meraih CBAN tingkat nasional, namun politisi muda
dari Partai Golkar itu melihat pelayanan belum maksimal di semua sektor.

"Tugas pokok pemerintah kan memberikan pelayanan kepada seluruh lapisan
masyarakat. Mereka berhak mendapatkan pelayanan terbaik dan jangan sampai
terjadi diskriminasi. Artinya, pelayanan tidak memandang pangkat dan
jabatan, strata ekonomi, strata pendidikan ataupun kedekatan personal.
Siapapun masyarakatnya, aparatur pemerintah harus memberikan pelayanan
terbaik," tegasnya.

(205)

http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=9831

 

 

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke