Padang Ekspres . Sabtu, 03/12/2011 09:28 WIB

Padang, Padek-Jembatan Pasar Usang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten
Padangpariaman dikhawatirkan bernasib sama dengan jembatan Kutai
Kertanegara, Kalimantan Timur yang roboh Sabtu (26/12) lalu. Ini disebabkan
truk bermuatan di atas 20 ton tetap saja bebas melintas. Diperparah lagi,
fondasi tiang penyangga sudah tergerus air sehubungan adanya penambangan
pasir (galian C) di sungai tersebut.

(lengkapnya di: http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=18168

Iba hati menyaksikan berbagai dilema yang dihadapi Pemprov Sumbar dalam
masalah infrastruktur ini. Angkutan barang harus lancar agar harganya tetap
bersaing, tetapi jalan harus perlu dijaga dari kerusakan, sebab jika jalan
rusak akhirnya angkutan barang terganggu juga di samping lebih mahal.

Meningkatnya arus angkutan barang melalui jalur Padang-Padangpanjang-Solok
ini merupakan konsekuensi dari ditutupnya Jalan Padang-Solok lewat Sitinjau
Laut untuk angkutan barang selama dua tahun yang akan mengalami
perbaikan/peningkatan secara signifikan; permukaan jalan akan diganti dari
aspal biasa menjadi aspal beton (Haluan, Rabu, 23 November 2011)

Hal ini pilihan logis karena teriakan Pak Gubernur kepada pemerintah/PT KAI
agar 'short-cut' jalur kereta api Padang-Solok segera dibangun, belum tentu
bersambut dalam waktu dekat ini. Sementara tanpa ada "dana dukungan
langsung" (viability gap fund/VGF)  seperti yang dikucurkan pemerintah untuk
beberapa proyek infrastruktur di bawah skema kerja sama pemerintah dengan
swasta (KPS), tidak akan ada investor swasta yang berani masuk ke sana,
karena investasi per-km-nya tentunya relatif sangat tinggi.

Alternatif lain adalah mengaktifkan kembali Mak Itam Padang-Padangpanjang .
Tapi ini juga memerlukan dana untuk merehabilitasi jembatan di Lembah Anai
yang rusak karena gempa 2009 yang lalu.

Baa tu sanak kamanakan di MPKS?

Tapi siapalah pula awak ini. 

Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 68+), asal Padangpanjang, tinggal di Depok
Alam Takambang Manjadi Guru

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke