Wa'alaikum salam. w.w.
 
Pak Asmardi, pertanyaan ko iyo barek-barek.
Dan sayangnyo ditujukan ka urang nan indak tapek, dek karano indak
berkecimpung di dunia politik, atau di sekitar senayan Jakarta, hanya sebagai 
pengamat
dari jauah sajo.
Pertanyaan ko harusnyo di alamatkan ka urang-urang nan berkecimpung di dunia 
politik
atau mantannyo sarupo pak Mochtar Naim, atau politis mudo kito IJP, atau sia 
sajo
urang-urang nan ba plat merah nan abeh urusan iko.
Kalau ambo manjawek kecek urang beko ambo "mengigau". 
Mintak maaf ambo.
 
Wassalam
 
St. Sinaro


--- On Fri, 9/12/11, Asmardi Arbi <[email protected]> wrote:


From: Asmardi Arbi <[email protected]>
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] OOT: Enam Koridor Ekonomi untuk Konektivitas 
ASEAN
To: [email protected]
Received: Friday, 9 December, 2011, 7:05 AM




Assalamu'alaikum wr.wb.
 
Sanak Sutan Sinaro, ado 2 pertanyaan nan muncul  dari 2 pertanyaan sanak 
sasudah mambaco tulisan sanak Asmun:
 
1. Apo pamarentah RI kini iyo alah takabek jo skenario Protokol Yahudi  
sahinggo menggiring RI kearah ekonomi Imperialis Kapitalis Liberal?
2. Apo dengan demikian pamarentah alah bisa disabuik melanggar Pembukaan dan 
Batang tubuh UUD-45. Khusus psl 33?
 
Maaf kalau duo pertanyaan ko lansuang to the point. or  indak tapek, tolong  
delete sajo.
 
Wassalam,
Asmardi Arbi 70, Tangsel.




From: Sutan Sinaro 
Sent: Thursday, December 08, 2011 12:01 PM
To: [email protected] 
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] OOT: Enam Koridor Ekonomi untuk Konektivitas 
ASEAN






Wa'alikum salam. w.w.
 
Pak Asmun, what a bright and glaring idea.
Tapi sebelum ke sana, how many people thinking like you ?.
Berapa gelintir manusia Indonesia yang berpikir ke arah sana ?.
 
Wassalam
 
St. Sinaro

--- On Wed, 7/12/11, asmun sjueib <[email protected]> wrote:


From: asmun sjueib <[email protected]>
Subject: Bls: [R@ntau-Net] OOT: Enam Koridor Ekonomi untuk Konektivitas ASEAN
To: "[email protected]" <[email protected]>
Cc: "[email protected]" <[email protected]>, "M.C. 
Baridjambek" <[email protected]>, "zulhasril nasir" <[email protected]>, 
"[email protected]" <[email protected]>, "[email protected]" 
<[email protected]>, "[email protected]" 
<[email protected]>
Received: Wednesday, 7 December, 2011, 5:33 AM





aaa) Aww. Menarik apa yang telah direncanakan dan dipersiapkan oleh Team 
Ekonomi Presiden R.I. dengan koridor2 ekonomi. Hanya saja kita tahu bagaimana 
dan siapa yang berkepentingan untuk program tersebut kalau bukan Imperialisme 
Kapitalisme Liberal yang akan menggasak habis Nusantara dengan kekayaan 
resourcesnya.
bbb) Lihat saja pergeseran kekuatan dalam tubuh pemerintahan yang lebioh 
berpihak pada kepentingan ekonomi liberal para kaum kapitalis baik Barat maupun 
Kuning, sementara SB tidak begitu punya banyak resources yang diperlukan oleh 
pihak2 Neo VOC di Indonesia.
ccc) Pasal 33 UUD R.I. yang notabene adalah pemikiran cerdas Bung Hatta dengan 
menggerakkan koperasi/ekonomi rakyat jelas2 tersingkirkan dan disingkirkan oleh 
kepentingan2 global. Kalau kita ingin melihat secara lebih jernih bahwasanya 
kawasan koridor ekonomi pantai Barat Sumatera adalah sangat menggiurkan bagi 
usaha ekonomi rakyat. Kenapa tidak, prasyarat2 untuk pelabuhan laut, udara dan 
lainnya jelas sangat menguntungkan.
ddd) Bagaimana dengan kecerdasan Pemda Prov./Kab/Kota dan "Nagari di SB untuk 
membuka sendiri koridor tersebut artinya membuka pembangunan regional SB dan 
kawan2 seperti Bengkulu, Sumut, Aceh dan lainnya di kawasan pantai Barat adalah 
hal yang jelas dan sangat menguntungkan kearah Eropah Barat dan Eropah Timur. 
Disini jelas nampak bahwa kepentingan ekonomi nasional untuk kepentingan 
tertentu bukan? Solusi? Please ask me if you would like to do so. Mari kito 
bicarokan dalam musyawarah ekonomi rakyat regional SB, kami bisa datangkan 
pakar ekonomi Edi Swasono, M.C. Baridjambek, dan lain2 ataupun kerjasama 
ekonomi internasional dengan negara2 yang berkepetingan untuk ekonomi nasional 
mereka? Baa gak ati?
Semoga bermanfaat untuk menggugah Nasionalisme Lokal SB sementara kita bicara 
back to Nagari, Mambangkiekkan batang nan tarandam, dst.
Wassalam, H.Aspermato, MA.
Catatan : Kito juopunyo koridor ekonomi regional untuk wilayah Barat Sumatera, 
mampukah cerdik pandai, kaum  ulama, bundo kanduang, mulai berpikir "nuchter", 
kata Bung Karno.





 


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================

konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/


-- 
.

 
 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke