Dinda Ajoduta, Sanak Darwin Chalidi, sedikit pertanyaan yang agak menggelitik: siapa atau lembaga mana yang masih mengurus adat di Sumatera Barat sekarang ? Apa yang telah dilakukannya dalam soal maraknya organ tunggal ini ? Dan apa hasilnya ? Wassalam, Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
-----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Mon, 19 Dec 2011 00:13:34 To: <[email protected]>; <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Organ Tunggal, Bukti Hilangnya Adat Sato sneak Jo Duta sarato Palanta RN NAH. Orgen tunggal iko sabana panyakik masyarakat karano malam muda mudi kalau indak ba orgen tunggal sarato Bir indak ado anak mudo nan ka datang. (Konon kabarnyo distribusi Bir di Sumbar tertinggi ti Tanah Air). Kalau ado sanak kami nan ka baralek di Kampuang, biasonyo minta bantuan untuak dana sarato ado pulo nan minta bantuan mambali Bir, tantu kami indak lo amuah manjorokkan barang haram itu. Makonyo kami salingka kampuang dirantau alah pulo basamo indak ka manyumbang alek kalau ado orgen tunggal jo malam muda mudi nan alah salah arah tu. Ukatu kami kalua masuak kampuang sasudah G30S 2009, tabukak carito. Pesta gilo malam muda mudi iko sampai jam 11 malam lai sopan2 je nyeh. Sasudah nan gaek2 pulang tapi gaek agogo (urang gaek bajiwa mudo) tingga barulah dimulai acaranyo. Saweran untuak mananggakan baju penyanyi nan tadinyo bajilbab dimulai. Tambah tinggi sawerannyo tambah banyak nan tabukak. Panyanyinyo kabanyak io lai indak urang awak doh, tapi transmigran di Lintas Sumatra. Makonyo induak2 nan kami ajak maota mangeceakkan gampo iko sabana azab dari Allah untuak kami2 nan banyak salah keceknyo. Kalau ajo pai karumah makan di Piaman boto aia pancuci tangan kabanyakan bakeh boto BIR. Nan mambuktikan peredaran Miras sangek tinggi. Salam, Darwin Chalidi, 62+, Tangsel Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: ajo duta <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 18 Dec 2011 18:10:38 To: <[email protected]>; <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [R@ntau-Net] Organ Tunggal, Bukti Hilangnya Adat Baa lague ko kawan? *Orgen *tunggal, meskipun kehadirannya banyak yang menolak, namun tidak sedikit yang membutuhkan. Sebenarnya tidak jadi masalah, jika permainan orgen tunggal, menampilkan penyanyi dengan busana sopan dan musik yang tidak berdentum-dentum. Namun lain cerita jika kondisinya, seperti yang marak ditemui saat ini. Hiburan orgen tunggal khususnya malam hari, sudah tidak lagi jadi hiburan yang ”sehat”. Karena hiburan ini disajikan dengan penyanyi yang menggunakan kostum yang amat sangat tidak sopan, dengan goyangan yang memancing birahi. Bahkan setahun terakhir, musiknya pun sudah mirip dengan musik di diskotik, dengan teriakan-teriakan ajib-ajib di tengah nyanyian sang penyanyi. Makin miris, karena biasanya penonton hiburan ini biasanya melengkapi diri dengan minuman keras. http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=19307 -- Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), suku Mandahiliang, lahir 17 Agustus 1947. nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau Deli, Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA ------------------------------------------------------------ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
