Dd Darwin Chalidi n beberapa orang sanak palanta nn sadang risaau dek
'orgen tunggal di Piaman sajo?
Manarik memang fenomena keberadaan Orgen Tunggal(OT) ini di beberapa daerah
di Sumbar cq Piaman laweh.
Manariknyo.Partamo OT tu bisa menyedot banyak penonton sehingga meramekan nn
punyo hajat.Penonton ini datang Tanpa diundang baik dek sipunyo hajaik ataupun
dek pemuda didesa tanpek didakan OT tu.
Kaduo,hampia kasado alahe para penonton tu mulai anak2,anak mudo,ughang tuo
nn bakopiah n urang padusi nn basalendang,ba ugamo islam.
Mereka datang bukan karna tidak ba ugamo or beradat.Mereka datang karna haus
akan hiburan.Sajak zaman baheula nn namo'e jinih hiburan tu salalu diminati
penonton.
Ambil zontoh,permaian indang di laga2 selalu penuh dengan penonton tua
mudo,gadih n bujang.Bapomple n lirik2an sering terjadi sesama penonton,"baanak
jawi" dikalangan pemain indang jan disabuik lai.Baa dulu kok ndak diribuikkan
kok kini hiburan OT dipermasalahkan.
Menuruik hemat JB,OT n para penarinya TIDAK berarti apa2 karna nn membuat
bearti adalah masyarakat penonton nn datang dari salinka nagari dengan naik
motor beramai2.
Barangkali masalah pokok nn perlu menjadi perhatian kita adalah fenomena
kenapa penggemar OT tu begitu membludak.Mereka semua ughang nn baugamo n
beradat.Jaan cubo2 menegor or mangatokan mereka nn hadir ndak baradaik n ndak
baugamo.
Tentu kita bisa berasumsi sementara,masyarakat kita haus akan hiburan.Hanya
itu,tentu tidak.Mungkin ada faktor lain nn perlu disigi.Peranan agamo n adaik
istiadat salinka nagari tegasnya bagaimana memberikan peluang kepada para ulama
n penghulu serta para cadiak pandai nn mumpuni nn bisa memahami nn mengetahui
kemajuan IpTek di dunia global sekarang bagi nn tingga di salingka nagari,n
kemudian mengaplikasikannya secara terpadu kepada anak "didik" di salingka
nagari tu.
Jan sampai para panutan di salingka nagari tu Gaptek or lebay terhadap
IpTek.Pada umumnya anak2 muda nn dipedesaan sebagian terbesar sudah melek alat2
Iptek.
Nan indak kalah pentingnya kini adalah membenahi system pendidikan non formal
nn bisa menggapai kemajuan Iptek itu.Pendidikan formal barangkali perlu
ditambah muatan lokal.
Ikolah senek buah pikiran nn cetek dari JB semoga kita dapat mendudukkan
masalah OT secara bijaksana.
JB,DtRJ,72 thn,sk Mandahiliang,Kanp.Gadang,Padusunan,kini di Bonjer,DKI.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Mon, 19 Dec 2011 05:17:48
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Organ Tunggal, Bukti Hilangnya Adat
Uda Saaf, io indak tajaok tanyo uda tu. Sa lamah2nyo usaho tantu babuek sneak.
Paliang kurang salingka kaluarga ketek awak.
Insya Allah nan saketektu diridhoi Allah SWT
Salam, Darwin Chalidi, 62+, Tangsel
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: "Dr Saafroedin Bahar" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 19 Dec 2011 00:24:07
To: Rantau Net Rantau Net<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Organ Tunggal, Bukti Hilangnya Adat
Dinda Ajoduta, Sanak Darwin Chalidi, sedikit pertanyaan yang agak menggelitik:
siapa atau lembaga mana yang masih mengurus adat di Sumatera Barat sekarang ?
Apa yang telah dilakukannya dalam soal maraknya organ tunggal ini ? Dan apa
hasilnya ?
Wassalam,
Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Mon, 19 Dec 2011 00:13:34
To: <[email protected]>; <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Organ Tunggal, Bukti Hilangnya Adat
Sato sneak Jo Duta sarato Palanta RN NAH.
Orgen tunggal iko sabana panyakik masyarakat karano malam muda mudi kalau indak
ba orgen tunggal sarato Bir indak ado anak mudo nan ka datang. (Konon kabarnyo
distribusi Bir di Sumbar tertinggi ti Tanah Air).
Kalau ado sanak kami nan ka baralek di Kampuang, biasonyo minta bantuan untuak
dana sarato ado pulo nan minta bantuan mambali Bir, tantu kami indak lo amuah
manjorokkan barang haram itu. Makonyo kami salingka kampuang dirantau alah pulo
basamo indak ka manyumbang alek kalau ado orgen tunggal jo malam muda mudi nan
alah salah arah tu.
Ukatu kami kalua masuak kampuang sasudah G30S 2009, tabukak carito.
Pesta gilo malam muda mudi iko sampai jam 11 malam lai sopan2 je nyeh. Sasudah
nan gaek2 pulang tapi gaek agogo (urang gaek bajiwa mudo) tingga barulah
dimulai acaranyo.
Saweran untuak mananggakan baju penyanyi nan tadinyo bajilbab dimulai. Tambah
tinggi sawerannyo tambah banyak nan tabukak. Panyanyinyo kabanyak io lai indak
urang awak doh, tapi transmigran di Lintas Sumatra.
Makonyo induak2 nan kami ajak maota mangeceakkan gampo iko sabana azab dari
Allah untuak kami2 nan banyak salah keceknyo.
Kalau ajo pai karumah makan di Piaman boto aia pancuci tangan kabanyakan bakeh
boto BIR. Nan mambuktikan peredaran Miras sangek tinggi.
Salam, Darwin Chalidi, 62+, Tangsel
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: ajo duta <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 18 Dec 2011 18:10:38
To: <[email protected]>; <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] Organ Tunggal, Bukti Hilangnya Adat
Baa lague ko kawan?
*Orgen *tunggal, meskipun kehadirannya banyak yang menolak, namun tidak
sedikit yang membutuhkan. Sebenarnya tidak jadi masalah, jika permainan
orgen tunggal, menampilkan penyanyi dengan busana sopan dan musik yang
tidak berdentum-dentum.
Namun lain cerita jika kondisinya, seperti yang marak ditemui saat ini.
Hiburan orgen tunggal khususnya malam hari, sudah tidak lagi jadi hiburan
yang ”sehat”. Karena hiburan ini disajikan dengan penyanyi yang menggunakan
kostum yang amat sangat tidak sopan, dengan goyangan yang memancing birahi.
Bahkan setahun terakhir, musiknya pun sudah mirip dengan musik di diskotik,
dengan teriakan-teriakan ajib-ajib di tengah nyanyian sang penyanyi. Makin
miris, karena biasanya penonton hiburan ini biasanya melengkapi diri dengan
minuman keras.
http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=19307
--
Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman.
rantau Deli, Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/