Jo sur, Akhmad Sahal ko urang Ahmadiyah kalau ndak salah. Di bawah ko ambo kirimkan ungkapan dari Irene Handono, mantan suster nan masuak Islam. (lengkapnyo cubo klik link di bawah) http://www.youtube.com/watch?v=YDTC5n8mfzI&feature=related ambo kutipkan kecek Irene ko saketek : Seringkali gereja memakai metoda menangkap ayam dengan umpan. Artinya kalau saya ingin menangkap ayam saya tidak perlu mengejar ayam, tidak efektif. Maka kalau saya ingin mendapatkan ayam, cara yang paling tepat adalah saya hanya cukup bermodal segenggam umpan yang tidak ada nilainya. Dan saya cukup duduk menebar umpan. Setelah umpan saya tebar maka justru ayam-ayam dari berbagai penjuru akan berdatangan, merekapun akan saling patok antar ayam memperebutkan umpan. Ketika si ayam sedang makan umpan, maka ayam itu saya tangkap, diam saja, bahkan lehernyapun digorok si ayam diam saja. Ummat Islam saat ini diperlakukan seperti ayam itu. Umpannya apa ?, umpannya adalah contoh : sembako, pakaian bekas, obat-obatan, beasiswa dan yang sekarang marak dilakukan oleh gereja adalah Khitanan massal gratis, gereja menyelenggarakan khitanan massal gratis. Termasuk ini nanti, Natal, mereka mengganti dengan "Maulid Nabi Isa as.". Mereka mendahului memberikan ucapan selamat Idul Fitri, itu umpannya, ayamnya yang ingin mereka dapatkan adalah "pengingkaran kita ummat Islam dari aqidah kita, karena mengucapkan Selamat Natal". Itu yang mereka kehendaki. Ibu dan bapak yang dirahmati oleh Allah, sekaligus saya di sini menyatakan bahwa "fatwa MUI tentang Natal, bahwa Natal itu haram untuk diikuti atau memberi ucapan selamat Natal itu masih berlaku", mengapa ?. Karena ummat Islam ketika mengucapkan selamat Natal berarti dia mengucapkan selamat atas lahirnya Tuhan Yesus. Ini bertentangan dengan aqidah kita. Kemudian ada dari kelompok Islam jaringan Liberal yang mengatakan semua agama sama. Ia mengatakan kami tidak memperingati Yesus sebagai Tuhan tapi memperingati lahirnya Nabi Isa. Nah terhadap pendapat yang kedua ini, mereka yang berpendapat kedua ini juga terjerumus. Kenapa ?, karena Yesus atau nabi Isa as. bagi kita, beliau tidak dilahirkan tanggal 25 Desember. Dan yang lahir tanggal 25 Desember adalah justru "dewa matahari". Jadi siapa yang memperingati Natal berarti juga memperingati lahirnya dewa matahari, inipun merupakan perbuatan Syirik. Ibu dan bapak yang dirahmati oleh Allah, Itulah sebabnya saya bawakan contoh buku yang saya tulis, buku ini judulnya adalah "Perayaan Natal 25 Desember antara dogma dan Toleransi". Buku ini mengupas habis natal itu apa. Sejarahnya apa, kemudian kenapa pakai pohon cemara, padahal seluruh palestina bapak dan ibu tau nggak ada pohon cemara yang hidup di sana. Dan Yesus lahirnya di mana ?, di Palestina, di Betlehem. Betlehem nggak ada pohon cemara sampai hari ini. Dan lalu kenapa pakai pohon cemara ?, ada alasan apa ?. Ini adalah masalah kepentingan politik Romawi untuk menjajah Jerman saat itu. Kemudian kenapa Yesus dikatakan lahir 25 Desember ?. Padahal Bible tidak bicara begitu. Baru mulai abad ke 5 mereka merayakan Natal. Mengapa ?, kembali lagi alasan politik. Saat itu rakyat Romawi tidak mau masuk dalam agama Katolik, sedangkan kaisarnya sudah masuk Katolik, maka kenapa dicari sebabnya. Orang Romawi kenapa tidak mau masuk agama Katolik ?, karena mereka takut kehilangan pesta pora yang menjadi pesta rakyat tiap tangal 25 Desember dalam rangka memperingatikelahiran dewa matahari. Pesta itu demikian meriah, lelaki perempuan, tua muda, besar kecil keluar dari rumah, bawa makanan bawa minuman, bawa alat musik, mereka nari, nyanyi, sampai mabuk, sampai teler, sepanjang malam sampai pagi. Ketika kemudian mereka disuruh pindah agama, diinstruksikan oleh kaisarnya begitu, mereka nggak mau, takut kalau pesta itu hilang. Di sinilah pintarnya, pintarnya gereja dan pintarnya kaisar, kemudian diumum kan oleh Constantine, kamu semua nggak perlu khawatir, pesta 25 Desember akan tetap berlangsung, karena Yesus itu lahirnya pada tanggal 25 Desember. Orang Romawi yang menyembah dewa matahari, diberitahu bahwa Yesus lahirnya tanggal 25 Desember, mereka menyimpulkan ooo kalau begitu Yesus adalah putra dewa matahari ?. Diiyakan oleh gereja dan oleh Constantine. Maka sejak saat itulah semua atribut dewa matahari disebut sebagai atribut Yesus. Itu sebabnya maka salib itu, di tengahnya dan orangnya selalu memakai lingkaran. Ini simbol apa ?, matahari. Demikian pula, kemudian orang-orang, atau patung-patung bagian kepala juga pakai lingkaran, ini simbol apa ?, simbol matahari. ..... dan sataruihnyo caliak di link di ateh.... sero... Semoga bermanfaat Wassalam St. Sinaro --- On Sat, 24/12/11, [email protected] <[email protected]> wrote:
From: [email protected] <[email protected]> Subject: Re: [R@ntau-Net] Dari tetangga sebelah To: [email protected] Received: Saturday, 24 December, 2011, 6:05 AM Tadi pagi kami mendapat pelajaran dari Prof. Tengku Zulkarnain. Beliu menjelaskan Fatwa Haram yang dikeluarkan oleh Buya Hamka sebagai ketua MUI dijamannya untuk mengucapkan Natal. Terkait dengan kepercayaan merayakan Kelahiran anak Tuhan. Yang jelas2 dalam Al-Qur'an disebutkan Bahwa Allah itu Esa. Advise buya hamka kepada president Soeharto dalam menghadiri acara Natal adalah untuk datang pada pembukaan dan setelah pidato yang dirancang oleh tim keperesidenan untuk tidak mengucapkan "Selamat Natal" dan presiden meninggalkan lokasi kegiatan perayaan Natal segera. Karena Ulama2 yang sudah diakui keilmuannya untuk menFatwakan menyatakan selamat kepada orang2 yang memperingati kelahiran Anak Allah itu artinya fasik. Mudah2an kita jangan memperpanjang hal2 yang sudah jelas ini. Salam, Darwin Chalidi, 62+, Tangsel Powered by Telkomsel BlackBerry® From: Lies Suryadi <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 24 Dec 2011 21:26:55 +0800 (SGT) To: [email protected]<[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: [R@ntau-Net] Dari tetangga sebelah Salam Mamak2 sarato Sanak sudaro di lapau. Ado lo tetangga subalah nanmanulih co iko. Baa pandapek ahli agamo di lapau ko? Salam, Suryadi =============== Akhmad Sahal -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
