Inyiak Buyuang Dt Rajo Jambi & pak Marwan Paris sarato angku mamak, bundo jo adi dunsanak sapalanta RN nan ambo hormati,
Awal April 2011 nan lalu sabalun bakuliliang nagari jo mak Dutamardin sarato pak Afrijon ambo alah editkan file PDF Manajemen Suku dari blog pak Maifil Eka Putra. Alhamdulillah dari file nan gadangnyo 11 MB, alah manjadi dibawah 1 MB (tapeknyo 859 KB). Buku Manajemen Suku nan ko bisa diunduh pado tulisan nan barono biru atau bisa pulo jo caro mangklik foto cover depan ebook Manajemen Suku pado link nan alah ambo lampirkan dibawah nan ko. Akhia kato, samoga bermanfaat, amin ya Rabbal alamin. wasalam AZ/lk/33th/caniago/padang asa nagari Kubang, 50 Koto babako ka Canduang Koto Laweh, Agam e-book Manajemen Suku http://armenzulkarnain.wordpress.com/2011/04/10/e-book-manajemen-suku/ Assalamualaikum wr wb Alhamdulillah e-book Manajemen Suku yang diterbitkan oleh LKAAM Kabupaten Solok bersama Solok Saiyo Sakato (S3) Jakarta dan sekitarnya sudah selesai diedit dan bisa dirilis malam ini. Adalah pertemuan dengan Angku Drs. Hasan Basri Dt. Maharajo Indo asa nagari Cupak Kec. Gunung Talang Kab. Solok – yang secara tak sengaja difasilitasi pak Saafroedin Bahar – memberi ide kepada saya untuk mengedit file Majajemen Suku Pdf yang bersumber dari blog pak Maifil Eka Putra, S.Ag yang besar filenya 11,015 MB terdiri dari 263 halaman menjadi 859 kB dengan jumlah 124 halaman dengan ukuran print out A4. Mengapa hal ini sangat perlu dilakukan? Sebab menurut hasil diskusi saya dengan angku Hasan Basri Dt. Maharajo Indo, bahwa di era otonomi daerah amatlah perlu nagari-nagari bisa merilis peraturan nagari (Perna) yang sangat dibutuhkan untuk menjaga eksistensi nagari sebagai komunitas masyarakat adat. Hal inilah yang telah dilakukan oleh nagari-nagari di Kabupaten Solok yaitu dengan bersama-sama LKAAM Kab. Solok yang bersinergi dengan organisasi perantau Kab. Solok (Solok Saiyo Sakato) dengan merilis buku ini. Pastinya seorang anak Minang tidak akan menerima apabila ia dikatakan tidak beradat. Padahal sejak dikeluarkannya UU pemerintahan desa No. 5 tahun 1979 yang secara efektif menghapus nagari-nagari di Sumatera Barat paling akhir tahun 1983, mencerabut esensi struktural masyarakat adat Minangkabau. Dapat dipastikan saat ini, hanya orang Minang yang pernah bermukim di kampung halaman sajalah dan berusia paling tidak 50 tahun, yang pernah merasakan apa yang disebut dengan Pemerintahan Nagari di masa lalu. Dengan diberlakukannya kembali UU otonomi daerah No. 22 tahun 1999 dan direvisi dengan UU otonomi daerah No. 33 tahun 2004 dimana kembali diterapkannya sistem pemerintahan nagari di seluruh wilayah Sumatera Barat (kecuali Kepulauan Mentawai) mau tidak mau masyarakat Minangkabau baik yang di Nagari maupun di perantauan harus mempelajari kembali apa yang sebenarnya disebut dengan Pemerintahan Nagari yang sangat berkaitan erat dengan struktur masyarakat adat Minangkabau. Dalam e-book Manajemen Suku inilah kapado Angku, Mamak, Bundo, sarato adi dunsanak nan ambo muliakan bisa mempelajarinya kembali secara terperinci tentang struktur masyarakat adat minangkabau yang sangat dikenal semangat demokratis & tatanan organisasi lokal yang disebut dengan nagari. Harapan kami, semogo generasi muda minangkabau lebih memahami khazanah usali budaya bangsanya, mempelajari demokrasi yang egaliter, saling menghargai & mengenal nilai-nilai raso jo pareso nan barajo kepada musyawarah & mufakat sesuai alua jo patuik yang bermuara pada ajaran-ajaran Islam nan tagak sandirinyo. Akhir kata kami hanya bisa berpesan kepada dunsanak Minang dimano sajo barado , semoga kita bisa belajar bagaimana bermufakat dan bukannya berdebat. Mohon maaf pabilo ado nan takurang, semoga bermanfaat Amin ya rabbal alamin. wasalam -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
