________________________________
From: [email protected]
Date: Wed, 28 Dec 2011 03:05:49 +0000
To: rantau net<[email protected]>
ReplyTo: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Bencana Alam Bukan Adzab!
Assalamualaikum apak ibu sadonyo,
Dari kapatang awak alah menimpali topik iko tapi email awak dak muncul2 doh.
Sebelumnya juga gitu kirim email malah ga pernah muncul. Moga yang kini ko
muncul lai.
Tentang topik iko sabananya ga ada yang salah, semua punya nilai kebenaran
sesuai sudut pandang masing2. Perihal tulisan uda adrianof awak terus terang
satuju. Ada benarnya juga. Karena uda adrianof ma ajak awak sadonyo untuk
berjuang merubah nasib kampuang sebagai daerah rawan bencana. Maksud uda
adrianof nan awak tangkok 'Beriman kepada allah swt wajib tapi sebagai manusia
awak juga wajib berusaha mengurangi dampak ujian tuhan tu dengan memberikan
masyarakat pengetahuan yang benar soal gempa jo tsunami serta mempersiapkan
secara detail mekanisme penyelamatan diri kalo2 terjadi tsunami.' Kalo nan
terjadi kini kan pemimpin daerah lebih ngajak warga kampuang untuk beriman sajo
tapi kurang di mempersiapkan mekanisme penyelamatan diri warga'. Pas gampo 2009
kebetulan awak lagi di padang. Setelah gampo yang begitu dahsyat tu baranti
kami nan selamat bingung apokah adoh tsunami apo indak. Dak adoh pengumuman
adoh tsunami atau indaknyo. Adoh juo sebagian warga
yang pai ka pantai malahan pai maliek aia lauik suruik atau indak. Iko kan
bahaya, nyampang kok tsunami sabananyo habihlah warga nan pai maliek aia lauik
tu. sedang kami yang dak mangungsi batanyo ka garin surau apo dapek info dari
yang berwenang ko tentang tsunami mereka juga indak tau. Jadinya kami menunggu
ajo didepan rumah lai. Nio pai menyelamatkan diri ka unand atau indarung juga
susah karena jalan alah macet parah dak bisa bergerak walau motor sekalipun.
Kok nyampang terjadi tsunami dulu itu yo banyak korbannyo mah karano warga
terjebak macet dijalan sedang nan dak lari juga manunggu ajo dirumahnyo.
Tambahan lagi warga awak satiok mangungsi taruih mambawo banyak barang,
termasuk baju kasua dan semua oto onda dikaluaannyo. Itu kan salah karano
mambuek lari awak lamban dan macettt.
Soal ucapan pemimpin kampuang jo alim ulama tentang azab tuhan ko adoh eloknyo
adoh buruaknyo. Eloknyo bisa mangajak masyarakat lebih dekat lagi ka tuhan.
Buruaknya jadi semacam penghakiman kepada ranah minang sebagai negeri kutukan,
banyak dosa, tuhan lah muak, atau adoh gai nan bilang sabananyo tuhan ingin
memusnahkan suku minang dari muka bumi karano pelit dan sebagainya. Apo iko
batua? Soal korban yang alah maningga apo pasti mereka banyak dosa dan yang
hidup diselamatkan tuhan. Awak kan indak tahu. Siapa tau yang meninggal tu
lebih bagus amalannyo dari nan hiduik kan.
Sedangkan secara keilmuan sudah dinyatakan kalo sumatra barat dan pantai barat
sumatra ko adolah jalur gempa yang sangat aktif didunia yang jalurnya sampai ka
japang. Apo indak sebaiknyo para pemimpin jo ulama ko mengajak lebih dekat ka
tuhan dan maajak warga manambah ilmu soal gempa ko dan cara menghadapinya
tanpa embel2 penghakiman. bukannya bersikap pasrah saja dengan nasib juga
dibenci tuhan? Bukannya ayat pertama nan diturunkan allah swt ka nabi muhammad
iko adalah manyuruh umat islam mambaco dengan menyebut nama allah swt? Pemimpin
awak juga setelah maajak warga dakek ka tuhan bukan berarti tugas mereka lah
salasai. Mereka juga musti mempersiapkan warga dengan ilmu dan koodinasi nan
batua bia kok nyampang tajadi lagi korban bisa diminimalisir.
segitu dulu dari awak nan masih matah ko. Maaf kok babeda jo pandapaik apak ibu
sadonyo disiko.
Wassalam
Trisna/29 thn/koto/padang/jkt
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
________________________________
From: Eri Bagindo Rajo <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 27 Dec 2011 18:05:31 -0800 (PST)
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Bencana Alam Bukan Adzab!
Assalamu'alaikum WW
Tulisan sanak Ridha iko sakaligus mambukti kan ajaran minang;
Batanyo ka nan tau, baguru ka nan cadiak
Tarimo kasih sanak Ahmad Ridha...Chair
EBR (54,jkt)
--- Pada Rab, 28/12/11, Sutan Sinaro <[email protected]> menulis:
>Dari: Sutan Sinaro <[email protected]>
>Judul: Re: [R@ntau-Net] Bencana Alam Bukan Adzab!
>Kepada: [email protected]
>Tanggal: Rabu, 28 Desember, 2011, 1:48 AM
>
>
>Terima kasih dik Ridha,
>iko nan boneh. Dan maafkan ateh kemalasan ambo, awak lah gaek-gaek ko
>kadang-kadang mambukak-bukak baliak ko maleh.
>Semoga kita semua mendapat rahmat.
>
>Billahil hidayah wat taufiq
>
>Wassalam
>
>St. Sinaro
>
>
>--- On Tue, 27/12/11, Ahmad Ridha <[email protected]> wrote:
>
>
>>From: Ahmad Ridha <[email protected]>
>>Subject: Re: [R@ntau-Net] Bencana Alam Bukan Adzab!
>>To: [email protected]
>>Received: Tuesday, 27 December, 2011, 3:33 AM
>>
>>
>>Bismillah,
>>
>>Sedikit tambahan yang semoga dapat bermanfaat:
>>
>>1. Seorang mu'min sepatutnya memiliki dua hal terhadap Allah Ta'aala yakni
>>khauf (rasa takut) (lihat QS. 3.175) dan raja' (pengharapan) (lihat QS 18.110
>>dan 29.23). Keduanya merupakan ibadah penting dan ketimpangan salah satunya
>>akan merusak hubungan seorang hamba kepada-Nya.
>>
>>2. Tidaklah Allah Ta'aala ditanya akan apa yang Ia perbuat, justru kitalah
>>yang akan ditanya (lihat QS 21.23). Kita pun tidak dapat mengetahui hakikat
>>segala sesuatunya dengan pasti, serta tidaklah pula kita dapat
>>mengatur-atur-Nya. Tidak ada yang luput dari-Nya, dan tidak ada yang semata
>>kebetulan atau mengikuti di luar Kehendak-Nya (lihat QS 10.107; 13.26).
>>
>>3. Seorang atau suatu kaum dapat terkena ujian atau hukuman adalah karena
>>keadaan dirinya. Dapat juga seorang mu'min terkena hukuman jika ia lalai
>>dalam menolak kemungkaran (lihat QS 8.25). Juga jangan sampai seorang
mu'min terlalu pede akan keadaan dirinya (kelebihan raja', kurang khauf).
>>
>>4. Tidaklah seorang mu'min yang bersalah dapat mengingkari hukuman atasnya
>>dengan alasan bahwa ada yang lebih buruk darinya. Hukuman pun berbagai
>>bentuk, termasuk istidraj (pembiaran dalam keadaan nikmat, sedangkan
>>hukumannya akan datang di kemudian hari, bisa di dunia atau di akhirat; lihat
>>QS 7.182, 3.178, 17.18).
>>
>>5. Marilah kita ambil pelajaran dari perang Uhud. Pasukan yang dipimpin
>>manusia terbaik umat ini, yakni Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam,
>>menderita kekalahan dari pasukan kafir, karena mereka melanggar aturan Allah
>>Ta'aala yakni kewajiban taat kepada Rasul-Nya (lihat QS 3.165)
>>
>>6. Begitu pula keberkahan akan datang, jika kita beriman dan bertaqwa (lihat
>>QS 7.96). Perhatikan, bukan karena kejelekan kita lebih sedikit dibandingkan
>>orang lain.
>>
>>7. Ujian adalah bagian dari hidup seorang mu'min (lihat QS 29.2, 3.186),
>>sehingga setiap
musibah perlu dilihat hikmahnya.
>>
>>8. Sepatutnya setiap penyebutan ayat dan hadits jelas no ayat atau riwayatnya
>>agar dapat diambil pelajarannya bersama.
>>
>>9. Semoga Allah Ta'aala memperbaiki diri kita semua agar lebih siap menjalani
>>dunia dan menyiapkan bekal akhirat.
>>
>>Mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan.
>>
>>Allahu Ta'aala a'laam.
>>
>>Wassalaamu'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh,
>>--
>>Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
>>(l. 1400 H/1980 M)
>>--
>>.
>>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
>>wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
>>http://groups.google.com/group/RantauNet/~
>>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>>===========================================================
>>UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>>- DILARANG:
>>1. E-mail besar dari 200KB;
>>2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>>3. One Liner.
>>- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
>>http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
>>- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>>- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>>- Untuk topik/subjek baru buat email
baru, tdk
mereply email lama & mengganti subjeknya.
>>===========================================================
>>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>>http://groups.google.com/group/RantauNet/
>>
--
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
>wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
>http://groups.google.com/group/RantauNet/~
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>- DILARANG:
>1. E-mail besar dari 200KB;
>2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>3. One Liner.
>- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
>http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
>- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
>subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>http://groups.google.com/group/RantauNet/
>
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/