Ajo Duta...
Kito tunggu hasianyo
----------------------------------
Haluan- Jumat, 30 Desember 2011 03:40 


Korban Gantung Diri di Sijunjung Diotopsi 


Mayat dua tahanan Polsek Sijunjung yang ‘gantung diri serentak’ diotopsi di 
RSUP M Djamil atas permintaan keluarga.


PADANG, HALUAN — Dua mayat bersaudara Faisal Akbar dan Budi M Zen yang 
dikabarkan ‘gantung diri serentak’ di sel tahanan Polsek Sijunjung kemarin 
dibawa ke RSUP M Djamil Padang untuk diotopsi. 
Kedua mayat itu tiba dengan ambulans di RSUP M. Djamil dan langsung dikirim ke 
ruang otopsi. Otopsi itu untuk mengetahui penyebab kema­tian keduanya, apakah 
benar bunuh diri atau tidak. Otopsi ini dilakukan atas permintaan pihak 
keluarga dan masya­rakat nagari asal kedua orang bersaudara itu. Belum 
diketahui bagaimana hasil otopsi tersebut.

Sementara itu ‘gantung diri seren­tak’ ini membuat Polda Sumbar segera 
me­ngambil tindakan. Satu tim pe­merik­sa dari Propam Polda dikirim ke 
Sij­un­jung untuk menyelidiki kasus ini. Se­belum itu, sebagaimana dise­butkan 
K­a­bid Humas Polda Sumbar AKBP Ka­wedar, pihak Satreskrim Polres Sijujnung 
sudah melakukan penyelidikan juga atas kasus ‘gantung diri serentak’ dua 
tahanan Polsek Sijunjung Rabu (28/12).

Kawedar, mengatakan, penyidik Reskrim sudah meminta dokter memvisum dua jenazah 
itu untuk memastikan apakah di badan korban ada tanda-tanda kekerasan atau 
penganiayaan. Pemeriksaan yang dilakukan penyidik Polres Sijunjung juga 
didampingi beberapa orang anggota dari Polda Sumbar.


Laporan sementara tanda-tanda kekerasan belum ada. Indikasi unsur sengaja yang 
dilakukan petugas Polsek terhadap korban juga belum ada.

“Untuk sementara kita belum bisa menduga-duga. Penyidik juga belum menyimpulkan 
itu murni bunuh diri atau tidak. Jadi kita masih menunggu hasil pemeriksaan 
penyidik,” kata Kawedar.

Menurut Kawedar, jika nantinya memang diketahui kejadian gantung diri dua 
tahanan itu ada keterlibatan petugas Polsek, Propam Polda yang akan turun 
tangan untuk menindak.

Kronologis Kasus

Dua tahanan gantung diri tersebut merupakan tersangka pencurian sepeda motor 
yang ditahan Polsek Sijunjung dua hari sebelum mereka ditemukan gantung diri. 
Asep ditangkap ketika sedang berada di Terminal Kiliran Jao Kecamatan Kamang 
Baru, sedangkan Faisal Akbar ditangkap warga sekitar seminggu sebelumnya di 
Pematang Panjang Sijunjung dan diserahkan ke Polsek Sijunjung.

Mereka berdua terlibat dalam pencurian sepeda motor merek Yamaha Mio Soul di 
Batu Gando. Uang sebesar Rp60 juta milik salah seorang pedagang emas yang ada 
dalam jok motor itu juga berhasil dibawa lari. Kemudian keduanya juga terlibat 
lagi dalam pencurian sepeda motor merek Yamaha Jupiter di Kulampai Nagari Aie 
Angek Keca­matan Sijunjung.

Yamaha Jupiter berhasil ditemu­kan polisi di rumah Anto di Pasar Sangir 
Kabupaten Solok Selatan, sehari setelah penangkapan Asep. Sedangkan Yamaha Mio 
masih dalam penyelidikan. Sebelum ditemukan tergantung dalam tahanan, tersangka 
tersebut memberikan keterangan bahwa Mio itu telah dijual kepada salah seorang 
penadah di luar Kabupaten Sijunjung.(h/


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: ajo duta <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 30 Dec 2011 07:43:06 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] POLSEK SIJUNJUNG - Kakak Beradik Gantung Diri di Sel

Banyak kajadian tahanan alah mati dulu. Kemudian baru digantuang.
Kalau mau jujur seharusnyo mayat di autopsi dulu.

On 12/30/11, [email protected] <[email protected]> wrote:
>
>
>
> Berita Singgalang | Hukum & Kriminal
>
> Tanggal 29 December 2011
>
>
> POLSEK SIJUNJUNG | Kakak Beradik Gantung Diri di Sel
>
> Sijunjung, Singgalang
> Kakak beradik Budri M. Zen (17) dan Faizal Akbar (14), warga Jorong
> Ambacang, Nagari Pulasan, Kecamatan Tanjung Gadang, Sijunjung, gantung diri
> di kamar mandi ruang tahanan Polsek Sijunjung, sekitar pukul 16.15 WIB, Rabu
> (28/12). Keduanya diketahui telah meregang nyawa oleh petugas piket sekitar
> pukul 16.30 WIB.
> Faizal ditahan, (22/12), sedang kakaknya (25/12). Tiga hari kemudian, mereka
> ditemukan tewas. Begitu informasi tahanan gantung diri, warga Sijunjung dan
> sekitarnya tumpah memenuhi lokasi Polsek yang berada di dekat Pasar
> Sijunjung.
> “Yo nak mancaliek lo wak mah, bisa lo adiek kakak samo-samo gantung diri
> dalam sel,” ujar sejumlah warga yang datang mengerumuni Polsek setempat.
> Kapolres Sijunjung, AKBP Sumarto, begitu menerima informasi dari Polsek
> Sijunjung AKP Syamsul Bahri, langsung meluncur ke TKP dengan para Kasat dan
> pejabat Polres lainnya. Su-
>
> marto langsung mengamankan TKP dan melakukan pertemuan dengan jajarannya.
> Hadir dalam pertemuan itu Kepala Jorong Ambacang, Awardi Tongga dan
> Walinagari Pulasan Aprizal.
>
> Kotak infak
>
> Menurut Sumarto, kasus yang membuat kakak beradik dari empat bersaudara itu
> ditahan, bermula dari tertangkapnya Faizal Akbar. Ia ditangkap warga Nagari
> Pematang Panjang saat menjarah kotak infak di Mesjid Nurul Yaqin, Kamis
> (22/12).
> Setelah diproses Walinagari Pematan Panjang, AM. Dtk Pengulu, tersangka
> langsung diserahkan ke Polsek Sijunjung. Setelah dilakukan pemeriksaan, ujar
> Sumarto, dari Faizal terungkap ia melakukan penjarahan kotak infak sudah dua
> kali.
> Namun naas baginya, kali yang ketiga kepergok karena aksi itu dilakukan
> siang bolong. “Nekat, aksinya siang bolong,” terang Kapolres.
> Faizal “bernyanyi” ia bersama kakaknya Budri M. Zen, juga melakukan aksi
> curanmor. Tak tanggung-tanggung, anak yang sudah ditinggal bapak dari
> keluarga miskin ini telah mencuri motor di sembilan belas lokasi.
> Berdasarkan pengakuan si adik ini, Minggu (25/12) sang kakak diamankan oleh
> jajaran Polres Sijunjung di Kiliran Jao. Sejak itu pula kakak beradik ini
> sudah berkumpul dalam tahanan Polsek Sijunjung.
> Ketika ditanya apa indikasi kedua tersangka gantung diri? “Sedang kita
> selidiki, tim dari Polda akan turun,” kata Kapolres.(519
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
Sent from my mobile device

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman.
rantau Deli, Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke