Kemaren ada diskusi kita tentang siaran Natal di Minang TV Sebaiknya complaint ini disampaikan ke KPID Sumbar Ada yang tahu alamatnya ?
Kalau tidak tulis saja di Surat Pembaca pada Media Cetak Haluan/Singgalang/Padang Ekspres --TR ------------------------------ Haluan - Jumat, 30 Desember 2011 02:50 3.800 Pengaduan Masuk ke KPID SINETRON MERISAUKAN BATAM, HALUAN — Pengaduan masarakat terkait konten yang ditayangkan media, setiap tahunya mengalami peningkatan. Kondisi itu berdampa pada meningkatnya kekerasan dan seksualitas di kalangan generasi muda. Peningkatan konten penyiaran sudah ada mengalami perubahan dari tahun sebelumnya, namun hal tersebut belum sesuai denga keinginan publik. "Sudah ada perubahan untuk konten yang ditayangkan, namun belum sesuai dengan apa yang diinginkan oleh publik," ungkap Nini Mutmainnah Armando Wakil Ketua Komisi Penyiaran Imdonesis (KPI) Pusat, kepada wartawan usai acara pelantikan KPID Kepri Priode 2011-2014. Hali ini bisa dilihat kata Nini, masih banyaknya pengaduan masarakat terkait konten-konten ditayangkan, yang masuk ke KPI, serta dari pantauwan dari kita dilapangan. KPI hingga saat ini telah menerima pengaduan terkait konten yang ditanyangkan telah mencapai 3800 pengaduan. "Hingga akhir tahun ini kita telah menerima 3800 pengaduan," kata Nini Terangnya, sebagian besar, pengaduan yang masuk. dari masarakat terkait program tayangan sinetron yang banyak disiarkan. Letak geografis KEPRI yang merupakan salah satu daerah yang berada di daerah perbatasan, memiliki permasalahan tersendiri dalam hal pengawasan siaran. "Untuk di Kepri, permasalah siaran luar negeri yang membuat masarakat menjadi tidak sehat," kata Nini Menrutnya, siaran luar negeri yang masuk ke Indonesia yang terlalu banyak, mengakibatkan masarakat lebih menganal siaran luar, hal ini tidak sehat terhadap publik indonesia terutama yang ada diperbatasan. Karena siaran yang ditayakan tidak ramah untuk di komsumsi oleh remaja, anak-anak, dan keluarga. Untuk siaran yang berlangganan yang ada di Kepri yang belum memiliki izin, namun telah melakukan siaran, ini kedepannya yang menajadi salah satu tugas utama KPID Kepri untuk menyelesaikannya, terang dia. Jamhur Poti ketua KPID Kepri mengatakan, kita akan melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap siaran-siaran yang ada di Kepri. "Kami akan menarget, yang mana pada saat sekarang ini, status kelasa C yang kita sandang menjadi kelas A," ungkap Jamhur, kepada wartawan, yang baru saja di lantik Untuk Priode 2011-2014 oleh Wakil Gubernur Kepri Suryo Raspationo, Kamis(29/12) Kata dia, dalam hal ini, KPID Kepri akan mendatangkan pembicara langsung dari pusat untuk memberikan pengarahan dan pelatihan kepada sejumlah siaran yang ada di Kepri. Karena kita tidak saja sebagai pengawas tapi juga sebagai lembaga pembinaan, terangnya. Wakil Gubernur Kepri Suryo Respationo mengatakan, siaran-siaran luar yang masuk yang masuk khususnya di Kepri, perlu secara tegas dilakukan filterisasi. "Agar tidak sampai mengganggu budaya dan kearifan lokal kita"terang dia. Menurutnya, disadari atau tidak disadari aspek fisikologeis dari penyerapan konten-konten yuang tidak mendidik, berpotensi menimbulkan hal yang negatif terutama untuk anak-anak dan remaja. (cw57) Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
