By. Masykur A. Baddal **. Mengawali tahun 2012, Indonesia telah dihebohkan dengan lahirnya, sekaligus peluncuran cikal bakal mobil nasional Esemka. Bahkan, Walikota Solo Joko Widodo, langsung memelopori penggunaan mobil produksi SMK 2 Surakarta tersebut, yang bermerek Kiat Esemka. 1326051624489827724
Apakah ini Esemka Digdaya 2.0 SUV? Tanpa diduga, demam mobil nasional langsung membahana ke seluruh nusantara. Tidak ketinggalan, sederetan pejabat tinggi negara, selebritas serta tokoh nasional lainnya, seakan berlomba-lomba untuk melakukan test-drive mobil kiat Esemka itu. Sekaligus membayar DP untuk pemesanan mobil dimaksud. Walaupun mobil itu hingga saat ini, sebagaimana disampaikan oleh Walikota Solo Joko Widodo, belum didukung oleh kelengkapan surat protokolernya, demi kelaikan jalan secara resmi. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat para calon pembeli. Bahkan mereka siap untuk mendaftar di indent list, demi mendapatkan mobil idaman tersebut. Hingga tanggal 8 Januari 2012. Daftar indent yang sudah terdaftar, telah menembus angka 2000. Capaian angka tersebut, oleh beberapa pengamat otomotif nasional dianggap sebagai suatu yang luar biasa, jika dibandingkan dengan qualitas mobil itu sendiri, yang secara resmi belum diekspose. 1326051741685945903 Foday pick-up lansiran pabrikan China. Beberapa tokoh nasional, serta para selebritas ibu kota mengatakan. Bahwa tujuan mereka membeli mobil anak-anak SMK 2 Surakarta tersebut, adalah untuk koleksi pribadi saja. Disamping sebagai wujud rasa apresiasi, atas kerja keras dari putra-putri terbaik bangsa, dalam mewujudkan mimpi rakyat Indonesia untuk memiliki mobil nasional karya anak bangsa. Namun, hal yang sangat mengejutkan adalah. Setelah melakukan browsing di google, secara tidak terduga kami mendapatkan tautan ke tipe model mobil Esemka, dengan kombinasi warna berbeda. Semula kami menganggap bahwa itulah mobil-mobil sample yang telah diproduksi oleh anak-anak SMK 2 Surakarta. Tetapi setelah mengikuti dengan seksama tautan-tautan tersebut, ternyata mengantarkan kami ke situs http://www.fdqc.com dan situs tersebut berbahasa China. 13260518531690573327 Inikah Esemka Rajawali? Dari situlah, debaran jantung kami semakin cepat. Karena semua model dan aksesoris Kiat Esemka, secara utuh adalah cloningan dari mobil bermerek Foday hasil lansiran pabrik yang berlokasi di Guangdong China tersebut. Padahal dari statement yang diberikan oleh pihak-pihak yang berwenang, sekitar proyek mobil Esemka, bahwa kandungan lokal mobil itu telah mencapai 80%. Namun, dengan kenyataan yang baru saja kami temukan tersebut, apakah mungkin kandungan lokal masih di level 80%? Lalu, kalaupun benar Kiat Esemka secara utuh merupakan cloningan mobil Foday lansiran pabrik Guangdong, jadi apa bedanya dengan program mobnas yang dulu pernah dicanangkan, dengan merek Timor? 13260520561738914661 Apakah ini Foday Explorer III China, atau Esemka Digdaya 1.5 SUV ? Harapan kami sebagai anak bangsa, semoga semua kemiripan tersebut hanyalah kebetulan belaka. Yang terpenting adalah, bagaimana kita mendorong semangat para putra-putri bangsa, untuk terus berkarya demi kemajuan bangsa di masa depan. Adios. 1326052198666251379 Apakah ini Esemka Digdaya 1.5 SUV, atau Foday Explorer III China? beritanya: http://teknologi.kompasiana.com/otomotif/2012/01/09/astaga-esemka-kanibalisme-apa-cloning/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
