Pak Ambiar, saya sudah membaca tulisan pak Ambiar yang menanggapi tulisan pak
Mochtar tersebut. Memang, masalah dasar yang dihadapi Minangkabau adalah
terjadinya rangkaian gelombang perobahan sosial ('social change') yang
berlangsung tanpa rencana, tanpa arah, dan tanpa kendali, oleh karena tidak
adanya institusi sosial Minangkabau di atas tingkat nagari.
Terhadap rangkaian perubahan sosial tersebut, yang terjadi adalah rangkaian
reaksi perseorangan yang tanpa pola, tanpa organisasi, dan tanpa kepemimpinan,
tidak jarang dalam bentuk saling menghujat secara pribadi.
Dalam SKM GM 2010 yang lalu, kita sudah mencoba memprakarsai tiga jenis reaksi
yang lebih terencana dan lebih melembaga, yaitu 1). Mendorong adanya rumusan
yang lebih jernih terhadap ABS SBK; 2) mendorong diadakannya rangkaian
pembekalan terhadap unsur- unsur masyarakat Minangkabau; dan 3) mendorong
terbentuknya Forum Tungku Tigo Sajarangan sebagai unsur kepemimpinan sosial
yang bersifat kolektif. Nagari, sebagai unit paling dasar dari masyarakat
Minangkabau, tetap menjadi fokus dari keseluruhan konsep kesepakatan dalam SKM
GM 2010 ini, dengan merujuk pada paradigma nagari yang digagas pak Mochtar Naim.
Pada saat ini, kita baru berada pada taraf sosialisasi kesepakatan SKM GM 2010
tersebut, yang syukur Alhamdulillah telah mulai diterima dengan baik.
Wassalam,
SB.
Dikirim dari iPad saya
Pada 9 Jan 2012, at 14:38, Ambiar Lani <[email protected]> menulis:
> Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
>
> Rantau Net beserta dengan para pengunjungnya yang kami hormati.
>
> Sehubungan dengan tulisan Pak Mochtar Naim dengan judul "Membangun Sumbar
> dengan Membangun Nagari" yang ditayangkan oleh Rantau Net tanggal 02 Januari
> 2012 yang lalu, kami juga terpanggil untuk menanggapinya.
>
> Sehubungan tanggapan kami tersebut agak panjang, maka dengan ini kami
> kirimkan kepada Rantau Net dalam bentuk attachment atau lampiran.
>
> Kami mengharapkan kiranya Rantau Net berkenan untuk memuatnya sehingga dapat
> menjadi pembanding bagi para pengunjung yang lainnya. Terima Kasih.
>
> Wassalam,
>
> Ambiar Lani
> L/59/Jakarta-Bekasi.
> <CATATAN UNTUK PAK MOCHTAR NAIM - MEMBANGUN SUMBAR.doc>
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/