Oh, taicia pulo awak ruponyo, dimaa Kantau Bupati Padang Pariaman Kini? Indak di Pariaman lai? -- MakNgah --- In [email protected], "Nofend St. Mudo" <nofend@...> wrote: > > Padang Ekspres • Jumat, 27/01/2012 09:10 WIB > > Padang, Padek—Kabar gembira bagi masyarakat Sumatera Barat dan Riau. > Impian memiliki jalan mulus dan bebas hambatan, dalam waktu tidak lama > lagi bakal terwujud. > Gagasan gubernur se-Sumatera untuk membangun jalan tol > Padang-Pekanbaru sejak 2008 lalu, akhirnya disetujui pemerintah pusat. > Komitmen itu disampaikan Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan kepada > Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. > > Pemerintah berencana membangun jalan tol sepanjang 200 km untuk jalur > Padang-Bukittinggi dan Bukittinggi-Pekanbaru. Untuk mewujudkan jalan > tol itu, Dahlan Iskan menggagas didirikannya PT Jasa Marga Sumbar > untuk berinvestasi dan mengelola jalan tol ini nantinya. > > Dukungan Meneg BUMN itu disampaikan Gubernur Irwan Prayitno saat rapat > dengan para kepala daerah di Gubernuran, kemarin. "Beberapa hari ini, > Meneg BUMN Dahlan Iskan menghubungi saya secara intensif, baik melalui > telepon ataupun SMS. Minggu depan kita jadwalkan ada pertemuan dengan > Pak Dahlan untuk menindaklanjuti ide ini," kata Gubernur di hadapan > para kepala daerah. > Irwan mengaku sejauh ini belum ada pembahasan teknis pembangunannya. > Pemprov dan pemerintah pusat melalui Dahlan Iskan masih mencari > beberapa alternatif jalur yang paling cocok untuk tol tersebut. "Kita > belum sampai membahas masalah teknis, namun keinginan itu sudah sangat > mungkin diwujudkan," ungkapnya. > > Irwan optimitis pembangunan jalan tol sebagai solusi paling realistis > menyelesaikan kemacetan Padang-Bukittinggi. "Dalam volume kendaraan > yang terus bertambah, sementara untuk pelebaran jalan rasanya sudah > sulit. Maka pembangunan jalan tol ini sangat realistis," ujar mantan > anggota DPR dua periode ini. > > Saat ini, kata Irwan, pemerintah masih memikirkan beberapa alternatif > untuk pembangunan jalan tol ini. Ada beberapa opsi yang muncul ke > permukaan. Di antaranya, Duku-Sicincin, melewati tepi bukit, lalu > sungai dan tembus ke Lembah Anai. Opsi kedua melewati > Sicincin-Malalak, melewati Kantor Bupati Padang Pariaman dan tembus ke > Ngarai Sianok. > > Selain itu, pemerintah juga mengkaji untung ruginya pembangunan itu > terhadap masyarakat sekitar. Sinyal dari Dahlan Iskan itu memotivasi > Gubernur untuk mendorong percepatan jalan Sicincin-Malalak. > > Dalam rapat, Gubernur menyatakan komitmennya membantu Pemerintah > Kabupaten Padangpariaman dan Agam menyelesaikan pembebasan lahan yang > selama ini menjadi kendala penyelesaian jalur Sicincin-Malalak. "Kalau > perlu saya yang akan turun ke lapangan untuk melobi pihak keluarga > yang belum mau membebaskan lahannya. Kalau katanya, pihak keluarga > mereka di Jakarta, kita akan datangi ke Jakarta," ujarnya. > > Jalur Sicincin-Malalak terkendala pembebasan lahan di dua titik di > Kabupaten Padangpariaman, dan 11 titik di Kabupaten Agam. Menjawab > komitmen Gubernur, Bupati Padangpariaman Ali Mukhni berjanji > menyelesaikannya dalam waktu dua hari. Sedangkan Sekkab Agam, berjanji > menginventarisir masalah dalam waktu seminggu. > > Gagasan jalan tol Padang-Pekanbaru ini sebenarnya sudah diapungkan > sejak 2008 silam sebagai jari-jari jalan tol lintas Sumatera. Namun > bagaimana kepastiannya, menunggu studi kelayakan yang dikerjakan Korea > Selatan sejak Agustus 2009 lalu, rampung. Gagasan itu disepakati antar > gubernur pada saat Rapat Kerja Gubernur se-Sumatera pada 21 Desember > 2009. > > Kesepakatan kerja sama Forum Gubernur se-Sumatera itu, dinyatakan > bahwa kebutuhan infrastruktur dan perhubungan sangat mendesak. Karena > itu, pemerintah pusat didesak mempercepat realisasi proyek yang > direkomendasikan untuk pembangunan jembatan Selat Sunda. > Dalam rapat itu, direkomendasikan agar tiap daerah yang akan dilalui > jalan tol Sumatera itu segera membebaskan lahan yang diperlukan. > Kepastian pembangunan jalan tol tersebut dituangkan dalam Surat > Keputusan Menteri PU No. 631/Kpts/M/2009 Tanggal 31 Desember 2009. > > Menurut Irwan Prayitno, perekonomian Sumbar akan berlari kencang bila > pemasaran hasil pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan Sumbar > ke Riau lancar. Volume dan peluang pasar pun bisa ditingkatkan hingga > ke Singapura dan kawasan Selat Melaka menjadi kawasan perdagangan > internasional. > "Jalan tol ini jelas akan berdampak luas terhadap perekonomian Sumbar. > Tak hanya akan memperlancar pemasaran produk pertanian, tapi juga > pariwisata, pendidikan dan pelayanan kesehatan yang menjadi andalan > Sumbar," ujar Irwan. > > Diperkirakan, lebih 2.000 kendaraan tiap hari melintasi jalan > Padang-Pekanbaru. Sekitar 2 juta orang dan 30 juta ton komoditi > pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan diangkut setiap tahun > melintasi jalur Ini. (*) > > [ Red/Redaksi_ILS ] > http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=22340 > > -- > Wassalam > Nofend | L-35 | CKRG
-- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
