Gus Mus (KH A Mustofa Bisri) Bila kutitipkan dukaku pada langit. Pastilah langit memanggil mendung. Bila kutitipkan resahku pada angin. Pastilah angin menyeru badai. Bila kutitipkan geramku pada laut. Pastilah laut menggiring gelombang. Bila kutitipkan dendamku pada gunung. Pastilah gunung meluapkan api. Tapi. Kan kusimpan sendiri mendung dukaku. Dalam langit dadaku. Kusimpan sendiri badai resahku. Dalam angin desahku. Kusimpan sendiri gelombang geramku. Dalam laut fahamku. Kusimpan sendiri.
Salam Ta'zim; Aslim Nurhasan ST SATI | [email protected] 22BC124D | +62811918886 | www.haragreen.co.id -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
