Sanak sapalanta khususnyo sanak Trisnadewy yth. Sapandapek jo gagasan sanak ttg
penyertaan saham bagi pambangunan nan basingguangan jo tanah
pribadi/masyarakat/ulayat/pusako tinggi. Sapanjang manyangkuik tanah
pusako/ulayat harus jo kasapakatan kaum/suku/nagari (sasuai jo statusnyo) dan
hrs jaleh dan dikuatkan sacaro adat dan hukum. Sakitu sakadar tambahan dan
paralu dibicarakan sacaro proporsional jo institusi takait,Wass.
(Marwan Paris,Lk 68th,rang Salayo Slk tingga di Jaktim)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Sun, 5 Feb 2012 03:05:46
To: rantau net<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] RE: Meneg BUMN Bangun Tol Sumbar - Dibangun dan
Dikelola PT Jasa Marga Sumbar
Assalamualaikum apak ibu mamak sadonyo,
Manyimak bahasan rencana pembangunan tol di sumbar dan rencananya pembangunan
lainnya yg terkendala tanah juo dikampuang awak termasuk ribuik2 demo lb.
Basung, alangkah baiknyo sumbar menggunakan pendekatan/cara berbeda dlm
pembangunan nan beda jo daerah lain. Maksud awak, dengan karakter urang awak
nan sadar milik (termasuk tanah) dan sadar untung rugi ko bagusnyo masyarakat
nan punyo tanah disatoan ajo dlm kepemilikan saham prusahaan, semisal tol, jln
kereta api dsb. Pemerintah tetap pegang saham mayoritas tapi warga yang
tanahnyo takanai proyek dapek saham sesuai luas tanah mereka yg mereka agiahan
ka proyek ko. Iko mancontoh sistem bank petaninyo pak basril koto (moga batua
namonyo) nan melibatkan warga sbg pemilik saham bank petani tu. Dengan caro
itu, pemerintah dak paralu mangaluaan dana untuk ganti rugi tanah, tingga biaya
pembangunan sajo dan indak pulo pusiang dek biasonyo adoh ajo warga nan dak
namuah maagiahan tanahnyo untuk pembangunan walau dapek ganti rugipun. Dan
masyarakatpun akan dengan senang hati manjago jalan tu atau proyek lainnya
karena menyangkut untung rugi mereka juga.
Mungkin ide awak nyeleneh dan babeda jo proyek pemerintah salamo ko. Tapi iko
demi pertimbangan sosio kultural urang awak jo sekalian memajukan kesejahteraan
urang awak juo. Kalo awak pasoan cando dijawa juo ribuik juo jadinyo atau dak
ka jadi2 pembangunan ko doh.
Segitu dulu
Wassalam
Trisna/29 thn/koto/pdg/jkt
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: Ramadhanil pitopang <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 4 Feb 2012 18:34:20
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Bls: [R@ntau-Net] RE: Meneg BUMN Bangun Tol Sumbar - Dibangun dan
Dikelola PT Jasa Marga Sumbar
Dear Pak Suryadi dan sanak sapalanta,
Nampaknyo awak harus sedikit sabar untuk melihat terwujudnya impian dalam
rencana pembangunan khususnya Jalan Kereta Api di Sumatra.
Kalau dipakai caro Bulando nan membangun jalan Raya ANYER- PANARUKAN (1000 km)
zaman Daendels dulu, dilakukan secara paksa dan menelan banyak korban jiwa
mungkin indak cocok di zaman kemerdekaan kini lai. Apolai banyak tanah kini nan
bamiliak dan tidak bisa dirampas semena-mena, atau urang di paso karajo dengan
kekerasan .
Tapi kenapa sedikit mengherankan kenapa Belanda bisa lama bertahan di
Indonesia dan menjarah hasil bumi Indonesia, apakah karena politik Devide et
Imperanya, nan mamacah balah alias "tukang tongek" nan mambuek urang awak indak
bisa bersatu.
Kalau dicaliak pulo di nagari bulando tu, indak terlalu gadang bana, bahkan
menurut teman saya Prof. Stephan Robbert Gradstein (dari Utrech) bahwa yang
mendirikan kerajaan Belanda tu adalah turunan Jerman (William Van Orange), dan
seluruh jembatan-jembatan besi yang dibangun di Indonesia zaman dulu adalah
buatan Jerman. Termasuk Kebun Raya Bogor yang menjadi maskot Kota Bogor
dibangun oleh Reinward, seorang Botanist kebangsaan Jerman juga. Tapi iko
carito kawan ambo baik urang Balando ataupun Jerman.
Mungkin sanak Suryadi labiah tahu sejarahnyo, iyo baitu ko lah.
Wassalam,
Ramadhanil Pitopang
48 tahun- Palu- Indonesia
________________________________
Dari: Lies Suryadi <[email protected]>
Kepada: "[email protected]" <[email protected]>
Dikirim: Sabtu, 4 Februari 2012 8:59
Judul: Bls: [R@ntau-Net] RE: Meneg BUMN Bangun Tol Sumbar - Dibangun dan
Dikelola PT Jasa Marga Sumbar
Lah patuik. Lah labiah 60 thn mardeka. Urang Ulando sajo dulu lah mancanangkan
ide ko, dan sampai batas tertentu lah merealisasikannyo. Wakatu tu Sumatra ko
masih rimbo gadang juo baru lai. Babarapo insinyur Ulando nan melakukan
penelitian untuak mambuek jalan kuretapi ko rapun dek anyuik di batang aia atau
kanai pinyakik kanai malaria dll.. Kini insinyur2 kito pai kalapangan pakai oto
sedan balapik.
Kok alun juo jadi Trans Sumatra Railway ko, mungkin paralu awak tunggu mah
nagari ko dijajah Balando baliak (bagarah).
Salam,
Suryadi
Dari: kurnia chalik <[email protected]>
Kepada: "[email protected]" <[email protected]>
Dikirim: Sabtu, 4 Februari 2012 2:39
Judul: Re: [R@ntau-Net] RE: Meneg BUMN Bangun Tol Sumbar - Dibangun dan
Dikelola PT Jasa Marga Sumbar
Wa’alaikumsalam Pak Chairul Djamal sarato adi dunsanak kasadonyo,
Betul sekali Pak Chairul Djamal bahwa Proyek Trans Sumatra Railway sudah
dicanangkan oleh Kemenhub beberapa waktu yang lalu dan program ini juga sudah
didukung oleh 10 Provinsi yang ada di P.Sumatera,termasuk Pemprov Sumatera
Barat pada acara Sumatra Development Summit 22 Juli 2010 di Bandar Lampung.
Kalau program Trans Sumatra Railway ini terealisasi,efeknya akan sangat banyak
untuk menggairahkan kembali dunia PerkeretaApian di P. Sumatera,termasuk juga
Sumatera Barat nantinya,walaupun tidak akan terhubung langsung,dan mungkin akan
menjadi semacam feeder line saja.Tetapi efek positifnya insyaAllah akan
ada.Oleh karena itulah Pemprov Sumatera Barat juga sangat mendukung gagasan ini.
Mengenai Revitalisasi sendiri KA di Sumatera Barat sendiri seperti menghidupkan
kembali jalur lama Padang Panjang-Bukittinggi – Payakumbuh,sebetulnya Pemda dan
Masyarakat luas sudah mendukung untuk dihidupkan kembali.Pendekatan kepada
Pejabat berwenang (Pak Gubernur/Walikota/Bupati,DPRD,PT.KAI Divre II Sumbar,Pak
Wakil Menhub,Kalangan Pers,Dunia Pendidikan dsb) dan sebagian masyarakat yang
tinggal diatas rel pun beberapa waktu yang lalu sudah kita lakukan.Dan
alhamdulillah semuanya menyambut positif gagasan ini.Dan seperti kata Pak
Wamenhub Bambang Susantono beberapa waktu yang lalu kepada kita,bahwa dana
untuk mebersihkan jalur KA yang lama ini pun sebetulnya tersedia di Kementrian
Perhubungan.Silahkan saja Pak Gubernur dan Pemkab/Pemko berkoordinasi untuk
mematangkan rencana ini.
.
Wasalam,Kurnia Chalik
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/