RAILBUS PADANG-BIM SEGERA DIKIRIM                       
Senin, 06 Februari 2012 03:32

MODA ANGKUTAN DARAT

PADANG, HALUAN — Jalur Railbus kereta api Padang-Bandara Internasional
Mi­nang­kabau (BIM), telah sele­sai dirakit. Kementerian Perhubungan
segera mengi­rimnya ke Sumatera Barat. Namun karena jalur kereta api
menuju BIM belum diker­jakan, maka untuk sementara railbus ini akan
dioperasikan sebagai penunjang kereta api wisata Padang-Pariaman.

Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Sumbar, Akmal kepada Haluan,
Minggu (5/2), di Padang menjelaskan, pem­buatan railbus itu sudah
ram­pung 100 persen. Pemprov Sum­bar sudah meminta pada Ke­menterian
Perhubungan untuk segera mengirimnya ke Sumbar.

“Railbus untuk Sumbar itu sudah selesai dikerjakan. Dan kita sudah
sampaikan ke Kementrian Perhubungan untuk secepatnya dikirim ke
Padang. Dan saat ini, pusat tengah mengurus proses pe­ngirimannya yang
diren­cana­kan menggunakan kapal laut,” terang Akmal.

Tetapi pembangunan jalur kereta menuju BIM masih belum selesai. Dan
direncanakan untuk sementara waktu railbus itu akan digunakan sebagai
transportasi penunjang wisata ke Pariaman, mendampingi kereta yang
sudah ada.

Presiden Direktur PT INKA Roos Diatmoko yang memproduksi railbus,
beberapa waktu lalu ketika berua­diensi dengan  Gubernur Sumbar
menjelaskan, pihaknya telah mem­buat program kereta api untuk Sumbar,
yaitu untuk angkutan bandara, angkutan wisata dan angkutan batubara
dan biji besi. Sedangkan saat ini, pihaknya tengah merampungkan
pembuatan railbus untuk Sumbar yang akan dioperasikan melayani
penumpang Padang-BIM.

Railbus untuk Sumbar  merupa­kan produknya yang ketiga setelah produks
serupa untuk Palembang dan Solo. Tetapi diharapkan men­jadi railbus
pertama untuk KA Bandara dengan kapasitas 150 penumpang/set.

Plafon dan interior kereta dibuat sedemikian rupa menggambarkan
promosi wisata di Sumbar, terma­suk hasil kerajinannya seperti songket
asli Sumbar. Dengan motif objek wisata dan kerajinan khas Minang pada
dinding kereta, diha­rap­kan menjadi salah satu media promosi wisata
daerah ini. Dan harapan lebih jauh, tingkat kun­jungan wisata dapat
lebih diting­katkan.

Sementara itu tentang pekerjaan fisik jalur kereta api, kata Akmal,
diperkirakan dapat dimulai Maret mendatang. Saat ini propses
tender­nya sedang berlangsung. Pekerjaan itu langsung ditangani Satker
dari Kementrian Perhubungan dengan alokasi dana sebesar Rp50 miliar.
Tahap awal ini akan dikerjakan pembangunan jembatan menuju BIM
sepanjang 110 meter.

Sedangkan pembebasan lahan untuk jalur kereta sepanjang 4,2 km lebar
30 meter, tengah berlang­sung. Dan diharapkan dapat segera
dituntaskan. Apalagi anggaran ganti ruginya sudah dianggarkan dalam
APBD Sumbar 2011 sebesar Rp5 miliar.
“Kita harapkan pembebasan tanahnya selesai secepatnya. Anggaran untuk
ganti ruginya sudah dianggarkan dalam APBD 2011 sebesar Rp5 miliar,”
jelas Akmal.

Pembangunan jalur KA itu me­ma­kai lahan yang sedikit lebih luas dari
biasanya, karena pada sisi kanan dan kiri rel KA akan dibangun lajur
pengaman agar tidak memba­hayakan masyarakat. Tidak seperti sekarang,
banyak rumah liar yang berdiri di bantaran rel kereta api.

Jika pembangunan tersebut selesai nantinya, jalur tersebut langsung
dioperasikan untuk me­ngan­gkut penumpang langsung dari Simpang Haru
hingga ke BIM.
“Pengoperasian jalur kereta api ini akan memudahkan transportasi ke
bandara dan juga dapat me­ngurangi dampak kemacetan” katanya lagi.
(h/vie)

http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=12437:railbus-padang-bim-segera-dikirim&catid=1:haluan-padang&Itemid=70

-- 
Wassalam
Nofend | L-35 | CKRG

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke