Pak BTS,... dan rekanmilist lainnya 

Maaf, nih pak, kembali ke topik ini,... 
Mungkin Bapak mau sedikit bagi info, kira-kira mengapa "surplus TIDAK MUNGKIN 
BISA terserap semua"

Kalau bicara efisiensi pembiayaan pembangunan, mungkin lebih baik kalau dana 
tidak terserap semua,.....
tapi kalau bicara upaya efektifitas pembiayaan pembangunan, pertanyaannya 
kenapa dana yang tidak terserap dimanfaatkan seefektif mungkin untuk memberikan 
efek stimuli dalam sistem geliat pembangunan ....

Kalau beralasan: "dananya terlalu besar" , wah ini khan alasan yang mungkin 
belum memadai,.... walaupun valid. 
Seperti dalam sebuah episode sketsa kartun Benny & Mice (di buku mereka "Lagak 
Jakarta"),  
orang yang dapat "uang kaget" di acara TV,... memang tidak baik kalau mereka 
yang tadinya mendapat "durian runtuh" lalu dipaksa untuk menghabiskan duitnya 
dalam sekian waktu,.. alih-alih memang jadinya mereka malah membelanjakan utk 
hal2 yang tak berguna seperti peralatan golf, dll... 
jadi seperti orang itu, kepada pemda harusnya memang yang dipaksakan ke pemda 
adalah memanfaatkan dana tersebut utk hal2 lain yang memang 
untuk pembangunan,.. 
Kalau dengan 10Jt bisa bikin kegiatan yang memberikan stimuli 10%,.. jadi patut 
dipikirkan bagaimana membuat dengan 20jt bisa membuat kegiatan yang memberikan 
stimuli pembangunan sebesar 20%,..... daripada berpikir seperti seorang 
akuntan, yang penting bisa ketabung 20jt, sudah baik,... 
tapi apakah seperti itu?
Jadi yang di-address mungkin kemampuan pemda memanfaatkan, mengutilisasi, 
(bukan sekedar kemampuan "menyerap", atau men-spend) dana nganggur dalam 
surplus dan silpa,.... 
Mungkin masalahnya pada kapasitas dan jumlah SDMnya dalam management 
proyek,...atau kreativitas mendesain kegiatan2 utk stimuli pembangunan yang 
baru,... 
itu khan bisa dipikirkan bersama caranya,.... tidak lantas menyerah, "yah,.. 
dananya terlalu banyak sih,.... jadi jangan berharap diserap semua"
inovasi2 ini yang harus didorong ke pemda,..... 
- rekruit dan bentuk unit pelaksana program-proyek, rekruit tenaga2 
professional baru, outsourcing untuk desain, implementasi program/proyek
- bisa saja buat grant ke kab/kota, buat agreement  based on performance
- atau dana bergulir utuk institusi, aktor2 lain,........ grant/atau loan utk 
asosiasi Restorant Kapau, misalnya :) .... 
- atau beri loan ke kabupaten di luar provinsi,..... Pemda Balik papan bisa 
kasih loan ke Madiun,.... 

Berpikir seperti seorang enterpreneurs, pemda mungkin bisa mencari 
kemungkinan-kemungkinan lain "menggunakan" dana surplus dalam SILPA itu,... 
seorang enterpreneur tentunya gak akan puas sekedar memarkir dananya tidak 
termanfaatkan dengan maksimal,....  jangan sekedar main safe, tumpuk terus dana 
dalam Surplus/SILPA, taruh di SBI,.... memang dapat bunga lumayan,.... tapi apa 
cukup seperti itu?


salam,


 
B. Dwiagus Stepantoro   
Jakarta, INDONESIA
http://bdwiagus.blogspot.com 
Just be open,... who knows lightning will strike!!



----- Original Message ----
From: Bambang Tata Samiadji <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, October 24, 2007 9:53:04 PM
Subject: Re: [referensi] LAKIP dan Gula-Gula - TATA RUANG DAN PERMENDAGRI 
13/2006

Pada beberapa kasus, terjadi surplus yang sangat mencolok, khususnya daerah 
yang mendapat hasil bagi bukan pajak yang besar, misalnya Kaltim. Surplus yang 
mencolok tersebut sama sekali tidak terkait dengan kinerja, tetapi karena 
memang pendapatannya terlampau besar dan tak mungkin harus diserap semua. Kalau 
harus diserap semua, malah tidak efisien, wasting, atau pemborosan.
Recent Activity
 6New Members
 3New Files
Visit Your Group 
Search Ads
Get new customers.
List your web site
in Yahoo! Search.
Y! Messenger
Quick file sharing
Send up to 1GB of
files in an IM.
Stay in Shape
on Yahoo! Groups
Find a fitness Group
& get motivated.. 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke