Dear pak Eka Dj, Pak Aby, pak Okky,dan rekan lainnya,...
Saya baru beberapa menit lalu mendapatkan sebuah buku, judulnya: "Membedah Jantung Negara: Buku Pegangan Dakwah Anggaran Mustadl'afien",... dibuat oleh Dewan Peduli Anggaran NTB dan Koalisi LSM Pro-Poor Budget ( kok pro-poor budget,ini gak salah nih?,..apa bukan baiknya Pro-Budget for Poor ?), Dewan Peduli Anggaran NTB ini ternayta adalah koalisi organisasi2 agama seperti NU, Muhammadiyah, dan PP Darul Muhajirin). lalu saya ingat diskusi soal perencanaan dan agama ini,.... memasukkan unsur-unsur nilai agama dalam proses perencanaan yang diset-up oleh lembaga pemerintah sepertinya memang barangkali agak susah , tapi bukan tidak mungkin ketika bisa diterjemahkan secara universal,, sehingga memperkecil konflik akibat mis-interpretasi kepentingan dan maksud dari upaya tersebut. Tapi sebuah keniscayaan bahwa dalam proses perencanaan yang menyeluruh itu yang tidak hanya terfokus pada proses menyusun rencana, proses pengesahan rencana tapi juga sampai pada implementasi rencana tersebut, butuh advokasi yang persistent tak kenal lelah, dan pengawalan yang tiada henti.... dan upaya tersebut bisa dilakukan sambil melihat dari sudut pandangan nilai agama yang membawa kebaikan untuk semua,.... Membaca buku tersebut menunjukkan juga bahwa setiap orang termasuk para organisasi agama, bisa ambil bagian dl proses perencanaan, belajar ttg perencanaan dan bahkan berpotensi jadi ahli perencanaan..... sementara, vice-versa, yang sudah jadi perencana, dan sudah ahli perencanaan mencoba menginternalisasi nilai-nilai agama dalam kegiatan merencana mereka ..... B. Dwiagus Stepantoro Jakarta, INDONESIA http://bdwiagus.blogspot.com Just be open,... who knows lightning will strike!! ----- Original Message ---- From: hengky abiyoso <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Cc: [EMAIL PROTECTED] Sent: Sunday, November 4, 2007 7:42:21 AM Subject: [referensi] Re: Sains (Perencanaan) dan Agama Bapak2 Risfan, Eka, Achmad, BTS, Okky dan milisters ysh, Saya senang belajar sains tetapi saya merasa tidak kunjung banyak mengerti …. demikian juga saya senang belajar agama …… namun juga seperti terasa belum banyak juga yang saya mengerti ……… Dan ketika ada ide “menggabungkan sains (planning) dan agama” ….. saya semakin tidak dapat membayangkan bagaimana saya akan mampu menyerap semua itu ……… Berkait dengan itu…… dari “Masalah-Masalah Islam Kontemporer” yang memuat wawancara dengan Dr. Yusuf al Qardhawi alumni al-Azhar pada acara berjudul “Saksi Zaman” sekitar 2 dasa warsa lalu pada sebuah serial siaran radio di Kairo, Mesir ……… ada yang menarik hati saya … dan mudah-mudahan juga sama bagi teman-teman yang belum pernah mendapatkannya ……….. mohon maaf atas keterbatasan saya dan salam, aby - - - - - - - - - Pada sebuah seri wawancara, pewawancara membuka diskusi : “…. Wawancara dengan Ustadz Dr. Yusuf al Qardhawi banyak berkaitan dengan apa yang terjadi dewasa ini didunia Islam……. Yang lalu beliau telah mengatakan : …“Kita telah membicarakan realitas dunia Islam kontemporer dan sebab-sebab kemunduran yang dialami oleh mayoritas kaum muslimin dibeberapa negara…… Telah kita diskusikan juga problema dakwah, peringkat para da’i, dan yang berkait dengannya ….. seperti kekosongan jiwa keagamaan pada sebagian pemuda…. dan kefanatikan dalam pemahaman dan perilaku pada sebagian yang lain………. Demikian pula masalah-masalah kontemporer lainnya seperti pelaksanaan syariah Islam, perang antara Iran-Iraq khususnya, dan perselisihan diantara kaum Muslimin pada umumnya serta cara mengatasinya…….. Telah kita bicarakan pula bersama Dr Qardhawi dengan rinci sekitar ijtihad dan sejauh mana kebutuhan kita ketika banyak timbul masalah baru terutama dalam masalah muamalat yang memerlukan kepastian hukum sehingga melegakan kaum muslimin……… Mengenai realitas kaum muslimin dewasa ini dan sebab-sebab kemunduran mereka setelah dahulu mereka memegang pucuk kepemimpinan dalam banyak bidang kehidupan………., Dr. Qardhawi berkata :…” Apa yang kita alami sekarang ini adalah akibat dari sikap kaum muslimin sendiri….. yaitu ketika mereka memahami Islam dan menerapkannya dengan buruk serta mengambil satu segi dan melalaikan segi-segi lainnya………….. Mereka lebih memperhatikan beberapa segi ibadah dan perilaku………., sedangkan segi-segi sosial, segi ilmiah dan segi yang berkait dengan eksistensi ummat telah dilupakan……., padahal Islam banyak memberi perhatian kepada segi segi ini………… Marilah kita ambil sabda Rasullulah SAW sebagai contoh : “… Maukah kamu aku beritahu sesuatu yang lebih utama daripada shalat, puasa dan sedekah?... Mendamaikan orang yang bertikai”……. Disini Nabi SAW mengutamakan bidang sosial lebih daripada bidang ibadah yang bersifat individu……….”. Dr. Yusuf Qardhawi menambahkan : “…… Para fuqaha menetapkan bahwa semua ilmu yang diperlukan oleh kaum Muslimin untuk keperluan agama atau dunia mereka itu fardu kifayah mempelajarinya………. semua ummat khususnya pemerintah berdosa jika melalaikannya………. Kedokteran, teknik, ilmu bedah, fisika, kimia dan lainnya adalah ilmu-ilmu yang diperlukan oleh kaum muslimin……… tetapi ilmu-ilmu itu belum mendapatkan haknya untuk dipelajari….. . dan kaum muslimin sibuk dengan ilmu-ilmu yang mereka sebut ilmu agama…………. Mereka mempelajarinya sehingga melampaui para ulama salaf yang saleh……, padahal lebih utama bagi mereka untuk menyibukkan diri terhadap hal-hal yang penting dan mengangkat martabat mereka dalam urusan dunia…… Hal inilah yang menyebabkan Eropa mengambil sistem peradaban Islam dari kita……. Penelitian dengan sistem eksperimen itu justru mereka yang memanfaat-kannya… ., sehingga mereka maju….., sedangkan kita tidur dan menjadi terbelakang……..lalu ketika kita terjaga … maka jarak antara kita dan mereka telah sangat jauh ….. Kita ingin mengejar mereka… tetapi tidak bisa.”……. ____________ ___ ____________ _________ _________ _________ _________ __ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail. yahoo.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com

