"B. Dwiagus Stepantoro" <[EMAIL PROTECTED]> wrote :
   
  “…..Saya baru beberapa menit lalu mendapatkan sebuah buku, judulnya: 
"Membedah Jantung Negara: Buku Pegangan Dakwah Anggaran Mustadl'afien" ,... 
dibuat oleh Dewan Peduli Anggaran NTB dan Koalisi LSM Pro-Poor Budget ( kok 
pro-poor budget,ini gak salah nih?,..apa bukan baiknya Pro-Budget for Poor ?), …
…”.
   
  -   -   -   -   -   -   -
   
  Mas Dwi yang baik,
   
  ‘Pro-Poor’ adalah idiom khas LSM, khususnya LSM yang bergerak dibidang-bidang 
katakanlah  ‘Pemihakan Kepada si Miskin’ …… 
  Jadi kalau mereka bikin istilah ‘Pro-Poor Budget’…. ya maksudnya kurang lebih 
adalah ‘Kebijakan Anggaran Yang Pro-Poor’ atau  ‘Kebijakan Anggaran Yang 
Berpihak Pada Si Miskin’  gitu deh kira-kira……..
  Apakah menurut TOEFL-nya yang benar adalah ‘Pro-Poor Budget’nya NTB tadi itu  
atau ‘Pro-Budget for Poor’-nya mas Dwi …… entahlah… saya tidak mengerti …..
  Mungkin kita bisa tanyakan kepada ahli bahasa dimilis  ini …. atau kalau 
nggak ya  mungkin tanya kepada rumput yang bergoyang …’kale …….
  aby


"B. Dwiagus Stepantoro" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:              
  Dear pak Eka Dj, Pak Aby, pak Okky,dan rekan lainnya,... 
   
   
  Saya baru beberapa menit lalu mendapatkan sebuah buku, judulnya: "Membedah 
Jantung Negara: Buku Pegangan Dakwah Anggaran Mustadl'afien",... dibuat oleh 
Dewan Peduli Anggaran NTB dan Koalisi LSM Pro-Poor Budget ( kok pro-poor 
budget,ini gak salah nih?,..apa bukan baiknya Pro-Budget for Poor ?), 
  Dewan Peduli Anggaran NTB ini ternayta adalah koalisi organisasi2 agama 
seperti NU, Muhammadiyah, dan PP Darul Muhajirin).
   
  lalu saya ingat diskusi soal perencanaan dan agama ini,.... 
   
  memasukkan unsur-unsur nilai agama dalam proses perencanaan yang diset-up 
oleh lembaga pemerintah sepertinya memang barangkali agak susah , tapi bukan 
tidak mungkin ketika bisa diterjemahkan secara universal,, sehingga memperkecil 
konflik akibat mis-interpretasi kepentingan dan maksud dari upaya tersebut. 
  Tapi sebuah keniscayaan bahwa dalam proses perencanaan yang menyeluruh itu 
yang tidak hanya terfokus pada proses menyusun rencana, proses pengesahan 
rencana tapi juga sampai pada implementasi rencana tersebut, butuh advokasi 
yang persistent tak kenal lelah, dan pengawalan yang tiada henti.... dan upaya 
tersebut bisa dilakukan sambil melihat dari sudut pandangan nilai agama yang 
membawa kebaikan untuk semua,.... 
   
  Membaca buku tersebut menunjukkan juga bahwa setiap orang termasuk para 
organisasi agama, bisa ambil bagian dl proses perencanaan, belajar ttg 
perencanaan dan bahkan berpotensi jadi ahli perencanaan.....  sementara, 
vice-versa, yang sudah jadi perencana, dan sudah ahli perencanaan mencoba 
menginternalisasi nilai-nilai agama dalam kegiatan merencana mereka .....
   
  B. Dwiagus Stepantoro   
      Jakarta, INDONESIA
    http://bdwiagus.blogspot.com 
Just be open,... who knows lightning will strike!!


  

  ----- Original Message ----
From: hengky abiyoso <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Sunday, November 4, 2007 7:42:21 AM
Subject: [referensi] Re: Sains (Perencanaan) dan Agama

        

  Bapak2 Risfan, Eka, Achmad, BTS, Okky dan milisters ysh,
   
  Saya senang belajar sains tetapi saya merasa  tidak kunjung banyak mengerti …
.  demikian juga saya senang belajar agama …… namun juga seperti  terasa belum 
banyak juga yang saya  mengerti ……… 
  Dan ketika ada ide “menggabungkan sains (planning) dan agama” ….. saya 
semakin tidak dapat membayangkan bagaimana saya akan mampu menyerap semua itu ……
…
  Berkait dengan  itu…… dari “Masalah-Masalah Islam Kontemporer” yang memuat 
wawancara dengan  Dr. Yusuf al Qardhawi alumni al-Azhar pada acara berjudul  
“Saksi Zaman” sekitar 2 dasa warsa lalu pada  sebuah serial  siaran radio di 
Kairo, Mesir ……… ada yang menarik hati saya … dan mudah-mudahan juga sama bagi 
teman-teman yang belum pernah mendapatkannya ………..
  mohon maaf atas keterbatasan saya dan salam,
  aby
  -  -  -  -  -  -  -  -  -
   
   
  Pada sebuah seri wawancara, pewawancara membuka diskusi :
   
  “…. Wawancara dengan Ustadz Dr. Yusuf al Qardhawi banyak berkaitan dengan apa 
yang terjadi dewasa ini didunia Islam…….
  Yang lalu beliau telah mengatakan : …“Kita telah membicarakan realitas dunia 
Islam kontemporer dan sebab-sebab kemunduran  yang dialami oleh mayoritas kaum 
muslimin dibeberapa negara…… 
  Telah kita diskusikan juga problema dakwah, peringkat para da’i, dan yang 
berkait dengannya ….. seperti kekosongan jiwa keagamaan pada sebagian pemuda…. 
dan kefanatikan dalam pemahaman dan perilaku pada sebagian yang lain……….
  Demikian pula masalah-masalah kontemporer lainnya seperti pelaksanaan syariah 
 Islam, perang antara Iran-Iraq khususnya, dan perselisihan diantara kaum 
Muslimin pada umumnya serta cara mengatasinya……..
  Telah kita bicarakan pula bersama Dr Qardhawi dengan rinci sekitar ijtihad 
dan sejauh mana kebutuhan kita ketika banyak timbul  masalah baru terutama 
dalam masalah muamalat yang memerlukan kepastian hukum sehingga  melegakan kaum 
muslimin………
  Mengenai realitas  kaum muslimin dewasa ini dan sebab-sebab kemunduran mereka 
setelah dahulu mereka  memegang pucuk kepemimpinan dalam banyak bidang 
kehidupan……….,  
  Dr. Qardhawi berkata :…” Apa yang kita alami sekarang ini adalah akibat dari 
sikap kaum muslimin sendiri….. yaitu ketika mereka memahami Islam dan 
menerapkannya dengan buruk serta  mengambil satu segi dan melalaikan segi-segi 
lainnya…………..
  Mereka lebih memperhatikan beberapa segi ibadah dan perilaku………., sedangkan 
segi-segi sosial, segi ilmiah dan segi yang berkait dengan eksistensi ummat 
telah dilupakan……., padahal Islam banyak memberi perhatian kepada segi segi 
ini…………
  Marilah kita ambil sabda Rasullulah SAW sebagai contoh :
  “… Maukah kamu aku beritahu sesuatu yang lebih utama daripada shalat, puasa 
dan sedekah?... Mendamaikan orang yang bertikai”…….
   
  Disini Nabi SAW mengutamakan bidang sosial lebih daripada bidang ibadah yang 
bersifat individu……….”.
  Dr. Yusuf Qardhawi menambahkan :
  “…… Para fuqaha menetapkan bahwa semua ilmu yang diperlukan oleh kaum 
Muslimin untuk keperluan agama atau dunia mereka itu fardu kifayah 
mempelajarinya………. semua ummat khususnya pemerintah berdosa jika 
melalaikannya……….
  Kedokteran, teknik, ilmu bedah, fisika, kimia dan lainnya adalah ilmu-ilmu 
yang diperlukan oleh kaum muslimin……… tetapi ilmu-ilmu itu belum mendapatkan 
haknya untuk dipelajari….. . dan kaum muslimin  sibuk dengan ilmu-ilmu yang 
mereka sebut ilmu agama………….
  Mereka mempelajarinya sehingga melampaui para ulama salaf  yang saleh……, 
padahal lebih utama bagi mereka untuk menyibukkan diri terhadap hal-hal yang 
penting dan mengangkat martabat mereka  dalam urusan dunia……
  Hal inilah yang menyebabkan  Eropa mengambil sistem peradaban Islam dari 
kita…….
  Penelitian dengan sistem eksperimen itu justru mereka yang memanfaat-kannya… 
., sehingga mereka maju….., sedangkan kita tidur dan menjadi 
terbelakang……..lalu ketika kita terjaga  … maka jarak antara kita dan  mereka 
telah sangat jauh ….. 
  Kita ingin mengejar mereka… tetapi tidak bisa.”…….
   
  ____________ ___
   
  ____________ _________ _________ _________ _________ __
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail. yahoo.com 






__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com   

                         

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke